mungkin keterbatasan pengetahuan saya ini bisa membantu sedikit. untuk no 1 dan 4: sebenarnya ini masalah jamak. tidak hanya urusan pemerintah tapi juga urusan masyarakat indonesianya sendiri. peranan masyarakat lokalpun sebagai penduduk yang menjaga dan menerima tamu di daerah wisata harusnya turut digalakkan juga. saat ini sendiri rasanya cukup banyak gerakan-gerakan memajukan pariwisata indonesia yang dilakukan secara pribadi maupun organisasi non pemerintahan. secara individual mungkin yg bisa kita lakukan adalah:- buatlah penulisan mengenai wisata negei ini di blog-blog, keberadaan kita disini yang banyak menulis multiply ataupun blog-blog rasanya bisa menjadi virus untuk mengenalkan wisata-wisata dalam negeri sendiri.tulisan-tulisan itu pastinya sangat inspiring buat saya juga untuk orang lain. saya pribadi sampai saat ini masih kagum dengan tulisan2 milik anggota IBP. - berbicaralah kepada para penduduk lokal suatu tempat wisata tentang masukan dan saran untuk mereka. apa yang bisa mereka lakukan untuk mengambil keuntungan dari daerahnya sendiri. membuka hostel murah dengan manajemen yang baik mungkin atau membuat souvenir yang cantik dan layak untuk dibeli. - perbanyaklah sahabat pena (sahabat elektronik lebih tepatnya hehehe :D ) dari luar negeri melalui situs-situs wisata internasional atau saat kita melakukan wisata keluar negeri. - mungkin ada anggota2 IBP yang memiliki ide-ide brilian..silahkan ditambahkan.
apa yang kita lakukan saat ini memang tidak terlihat secara langsung , tapi rasanya efeknya akan terasa di masa-masa yang akan datang. paling tidak selama kita masih bisa mengandalkan diri kita sendiri untuk memajukan wisata dalam negeri kenapa harus menunggu orang lain untuk melakukannya. untuk nomer 2: alasan kenapa pemerintah banyak melakukan promosi diluar negeri ketimbang didalam negeri karena saya rasa tujuannya adalah selain untuk mencari devisa yang nantinya masuk ke dalam negeri ini, beberapa waktu yang lalu indonesia sempat dilarang untuk dikunjungi oleh beberapa negara lain. untuk nomer 3: saya setuju sekali dengan mbak/mas muara sianturi, rasanya bukan hal yang bijak menilai kemana seorang pergi menikmati keindahaan perjalanannya. entah itu indonesia, entah itu amerika bahakan kutub utara sekalipun. pergi berwisata ke luar negeri rasanya tak akan mengurangi jiwa nasionalisme kita (bisa jadi justru menambah jiwa nasionalisme sendiri karena kita berada jauh dari negeri yang kita cintai). toh tuhan menciptakan dunia ini dengan keindahan tiada taranya di semua belahan bumi. mungkin itu yang bisa saya paparkan dimilis ini. salam -aswin- 2008/10/13 muara sianturi <[EMAIL PROTECTED]> > saya hendak mengomentari komentar nomor 3. > > Menurut saya kemana seseorang hendak berwisata, kita tidak berhak untuk > menilai. Karena itu hak setiap orang. Dan setiap orang punya preferensi dan > pertimbangan masing-masing. > > Dan menilai bahwa tempat wisata di indonesia lebih baik dari luar negeri > ATAU > tempat wisata luar negeri lebih baik dari indonesia, bukanlah pemikiran > yang bijak > dari seorang pelancong. Setiap tempat di muka bumi ini sama nilai, dan > patut > untuk dinikmati. > > salam, > muara rs > > > ----- Original Message ----- > From: Neng Ayoe > To: [email protected] <indobackpacker%40yahoogroups.com> > Sent: Sunday, October 12, 2008 9:51 PM > Subject: Re: [indobackpacker] Unek unek Pariwisata Indonesia > > --- On Sun, 10/12/08, Indra <[EMAIL PROTECTED]<indrapatriasandi%40yahoo.com>> > wrote: > > From: Indra <[EMAIL PROTECTED] <indrapatriasandi%40yahoo.com>> > Subject: [indobackpacker] Unek unek Pariwisata Indonesia > To: [email protected] <indobackpacker%40yahoogroups.com> > Date: Sunday, October 12, 2008, 1:52 PM > > 3. Katanya turis Indonesia yang ke luar negeri terkenal mewah, suka > belanja, dan selalu bawa uang banyak..(katanya lho), coba turis > tersebut milih untuk berwisata di negeri kita. Kadang saya juga suka > heran, kenapa masyarakat kita sendiri begitu tergila-gila sama yang > namanya "luar negeri".."eh, kamu udah ke Amrik belum ?".. gila keren > amat.. padahal kalo saya pribadi lebih seneng ngomong "Gile.. kamu > udah pernah ke Papua ?.. hebaat..", dari hal diatas mungkin kita bisa > bertanya pada diri kita sendiri, cinta nggak kita sama negeri sendiri > ?, coba tanya pada diri sendiri, anggap kalo kita punya uang yang > cukup untuk berlibur, pilih ke mana ?, ke Bali/Lombok atau ke SG atau > Thailand ? > > > [Non-text portions of this message have been removed]
