Mas Indra,

Saya kok jadi ingat program Aku Cinta Indonesia era 80an ya. Dulu paradoks
sekali karena isinya adalah tentang film Indonesia yang diresensi menjadi
unggulan FFI (Festival Film Indonesia) yang ternyata beberapa tahun kemudian
mati suri karena dasyatnya Hollywood. Coba bayangkan sekarang deh, buanyak
film Indonesia nongol tapi hanya satu dua yang bisa 'bicara'.

Saya kira Visit Indonesia 2008 itu juga salah sasaran (he he he....maap ini
personal opinion). Maunya kan supaya orang asing banyak berkunjung ke negeri
kita ini, tapi lantas bagaimana dengan orang Indonesia sendiri? Sekarang ini
banyak banget program jalan2 di teve, tapi kenapa daya jelajah kita masih
stagnan? apakah ada yang tidak pas disini?

Menumbuhkan kesadaran bahwa Indonesia itu lebih cantik dari Singapura dan
Malaysia perlu perubahan mindset atau pola pikir. Seperti mas Indra bilang,
kebanyakan yang berduit berlibur ke LN. Pokoknya yang bau2 LN itu heibat,
tuob dan bergengsi. Lah kan dicontohkan oleh wakil rakyat kita yang lebih
memilih ke Paris ketimbang Belitung misalnya. Menurut saya, unek-unek Mas
Indra itu membangunkan kesadaran bahwa setiap jejak tanah di Indonesia itu
unik. Tinggal kita ini yang  mengapresiasi untuk lebih mencintainya.

Saya sering bilang ke beberapa calon backpacker untuk pergi ke LN agar bisa
membuka mata. Tidak melolo  belanja-belanji, maen sana-sini, beli segerobak
oleh2 (yang ternyata bikinan pekalongan). Tapi juga melihat dunia itu
seperti apa. Bagaimana negara lain menjual pariwisata. Bagaimana mereka
membungkus dengan begitu rapi dan layak dijual. Jadi esensi backpacker itu
juga membuka hati, membuka indra dan membuka kesadaran.

Membangun kebanggaan pada negeri sendiri itu susah, terlebih
mengapresiasikannya.


Salam,
Ambar

ps : indra, don't say sorry for your opinion. It's yours.

2008/10/11 Indra <[EMAIL PROTECTED]>

>
>
> Dari beberapa pendapat saya diatas, saya bermaksud mengajak rekan
> rekan penikmat pariwisata secara moral agar bisa lebih mencintai lagi
> negeri sendiri, kali aja ada rekan yang bisa atau punya kedudukan untuk
> menyampaikan unek2 ini ke pemerintah, tolong disambungin.. :)
> Saya ingin sekali mencanangkan "Visit Our Own Country"..
>
> Saya tidak pandai merangkai kata, maaf bila postingan ini kurang
> berkenan, anggap saja omong kosong.. saya hanya mengeluarkan isi hati
> setelah nonton acara TV tersebut
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke