Kalo tiket ke indonesia timur lebih mahal, itu cuma hukum penawaran permintaan 
saja. Karena wisatawan yang ke
indonesia timur relatif sedikit dan maskapainya memang tidak mendapat subsidi, 
(dan jarak tempuh lebih jauh),
ya jadi mahal lah. Tapi lion air sepertinya mulai membangun rute2 ke indonesia 
timur. Karena sepertinya semakin
banyak orang kaya baru di indonesia timur hehehe Jangan salah bisnis perkebunan 
pala di ternate ato sagu di
maluku ato perikanan di papua itu bisnis kaya raya loh :)

Lagipula, maskapai seperti air asia itu kan sebenarnya disubsidi pemerintah 
malaysia. Maskapai memang boleh rugi,
tapi yang lebih penting bagi mereka adalah semakin banyak turis yang datang. 
Kalau dalam permainan catur kan, itu
namanya pengorbanan bidak. Gak apa2 satu pion,luncur ato kuda hilang, tapi yang 
penting bisa menang skak mat :)

Spt yang saya bilang, orang wisata ke luar negeri karena pertimbangan2 
tertentu. Faktor yang paling masuk akal sih "rasa aman".
Wisatawan perempuan terutama, tentu merasa lebih aman berwisata ke spore atau 
bangkok atau hongkong daripada ke
danau singkarak. Rasa aman bukan artinya singapore ato bangkok aman dari 
maling. Tapi rasa aman karena informasi jelas,
transportasi jelas, harga2 jelas, dan segalanya jelas..dst dst.

Bagi saya singapore tidak lebih baik dari kota bandung atau cibodas. Singapore 
punya apa sih? Bandung punya tangkuban perahu
dan cibodas punya gunung gede. Saya bisa wisata bersepeda sampai puncak 
tangkuban atau saya berwisata jalan cepat sampai
ke puncak gede. Tapi tetep saja saya perlu ke singapore, karena di sana 
terdapat lomba lari paling baik di asia tenggara
(www.singaporemarathon.com). Jadi ya setiap tempat memang sama nilainya bagi 
saya.


salam,
muara rs

  ----- Original Message ----- 
  From: elok dyah
  To: muara sianturi
  Cc: [email protected]
  Sent: Tuesday, October 14, 2008 6:26 PM
  Subject: Re: [indobackpacker] Unek unek Pariwisata Indonesia



        Bung Muara,
        saya sepakat dengan Anda bahwa kita tidak bisa "mengarah-arahkan" orang 
untuk berwisata di dalam negeri saja. kalo memang 
budget terbatas, ya silahkan di dalam negeri. tapi jangan salah lho, kalau kita 
tinggal di jakarta dan berwisata ke kawasan timur 
Indonesia...wow, ongkos pesawatnya lebih mahal daripada anda pergi ke bangkok.

        bung Indra,
        menginap di jalan dagen/sosrowijayan yogyakarta dengan rate kamar Rp 
60.000, kita dapat kamar jelek dan bathroom yang jorok 
bener, sementara dengan 7$US Anda dapat kamar dan bathroom bagus di cambodia, 
vietnam dan thailand.... so, siapa bilang ke luar 
negeri harus mahal?

        tapi jangan disangka saya tidak cinta Indonesia.... hmm, saya sudah 
habiskan semua pulau2 besar dan kecil di indonesia 
kok... jadi jangan sebut orang yang backpacking ke luar negeri itu tidak 
mencintai indonesia. saya promosikan indonesia di multiply 
saya kok, dan banyak teman2 backpacker dari luar negeri yang datang ke 
indonesia karena melihat indahnya indonesia dari multiply 
saya.

        so, alangkah bijaksananya jika kita tidak menakar hanya dari sudut 
pandang kita semata. kalo ada yang punya mimpi 
menghabiskan negara2 di dunia ini, so what gitu lho? apakah anda akan meredam 
mimpi2 seperti ini? no way.....
        buat saya hidup cuma sekali...realisasikan mimpi2 kita semua... kalo 
mimpinya keliling indonesia ya monggo saja. kalo 
mimpinya menghabiskan dunia, anda bisa mengeremnya????

        regards,
        http://elokdyah.multiply.com




        --- On Mon, 10/13/08, muara sianturi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

          From: muara sianturi <[EMAIL PROTECTED]>
          Subject: Re: [indobackpacker] Unek unek Pariwisata Indonesia
          To: [email protected]
          Date: Monday, October 13, 2008, 10:07 AM


          saya hendak mengomentari komentar nomor 3.

          Menurut saya kemana seseorang hendak berwisata, kita tidak berhak 
untuk
          menilai. Karena itu hak setiap orang. Dan setiap orang punya 
preferensi dan
          pertimbangan masing-masing.

          Dan menilai bahwa tempat wisata di indonesia lebih baik dari luar 
negeri ATAU
          tempat wisata luar negeri lebih baik dari indonesia, bukanlah 
pemikiran yang bijak
          dari seorang pelancong. Setiap tempat di muka bumi ini sama nilai, 
dan patut
          untuk dinikmati.

          salam,
          muara rs

          ----- Original Message ----- 
          From: Neng Ayoe
          To: indobackpacker@ yahoogroups. com
          Sent: Sunday, October 12, 2008 9:51 PM
          Subject: Re: [indobackpacker] Unek unek Pariwisata Indonesia

          --- On Sun, 10/12/08, Indra <indrapatriasandi@ yahoo.com> wrote:

          From: Indra <indrapatriasandi@ yahoo.com>
          Subject: [indobackpacker] Unek unek Pariwisata Indonesia
          To: indobackpacker@ yahoogroups. com
          Date: Sunday, October 12, 2008, 1:52 PM

          3. Katanya turis Indonesia yang ke luar negeri terkenal mewah, suka
          belanja, dan selalu bawa uang banyak..(katanya lho), coba turis
          tersebut milih untuk berwisata di negeri kita. Kadang saya juga suka
          heran, kenapa masyarakat kita sendiri begitu tergila-gila sama yang
          namanya "luar negeri".."eh, kamu udah ke Amrik belum ?".. gila keren
          amat.. padahal kalo saya pribadi lebih seneng ngomong "Gile.. kamu
          udah pernah ke Papua ?.. hebaat..", dari hal diatas mungkin kita bisa
          bertanya pada diri kita sendiri, cinta nggak kita sama negeri sendiri
          ?, coba tanya pada diri sendiri, anggap kalo kita punya uang yang
          cukup untuk berlibur, pilih ke mana ?, ke Bali/Lombok atau ke SG atau
          Thailand ?

          



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke