Waduh, saya senang banget kalau ada pertemuan untuk para instruktur first aid. Walau saya mungkin belum bisa dikatakan instruktur first aid tapi sering juga dapat tugas seperti itu dari kantor untuk para karyawan BATAN. Jadi kalu ada pertemuan itu nanti tolong jangan lupakan saya ya . salam sejawat. kemala
Agung Sarono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Kawan-kawan: Itulah point saya... Banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam memberikan suatu pelatihan, tidak hanya sekedar menyampaikan materi terus selesai... Saya sering mendapatkan keluahan dari berbagai peserta pelatihan di tempat kami, bagaimana pelatihan untuk first aid untuk awam sudah seperti paramedik; misalnya harus melakukan CPR dengan standar paramedik (bayankgan seorang awam dituntut melakukan skill CPR setara dengan paramedik!), atau harus mampu melakukan pengangkatan "fireman' lift"! Kalau menurut saya, nampaknya para instruktur first aid suatu saat perlu bertemu bersama saling 'sharing' dan lebih bagus lagi kalau seorang instruktur mampu memahami dunia pertolongan kedaruratan pra rumah sakit, akrena first aid nyatanya lebih banyak dilakukan di luar rumah sakit... BTW, Mas Masykur di 118 atau dari RSCM? Thanks, AgungS kukun masykur <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Ass.wr.wb Cukup rame komentar dan saran mengenai first aid atau apapun namanya. Saya tergelitik untuk memberi sedikit komentar Saya kebetulan menjadi instruktur PPGD dan BTCLS dan juga memberi pelatihan BCLS tenaga non medis. Memang ada perbedaan dari jenis peltihan tersebut, namun prinsipnya hampir sama yaitu berusaha memberi pertolongan terhadap kondisi emergency dan darurat pada keadaan yang tertentu. Yang membedakan adalh siapa yang dilatih. sebab melatih paramedi berbeda dengan melatih dokter apalagi melatih tenaga non medis karena ada perbedaan tingkat kemampuan dasar yang dimilikinya. Tentunya segala pelatihan tidak ada yang tidak berguna. Ada perbedaan metode pelatihan untuk masing masing jenjang sesuai dengan latar belakang pendidikan yang dimiliki. Di luar negri, mereka yang berkecimpung dalam dunia pelatihan ini bahkan punya metode pelatihan untuk anak anak mulai dari preschool, sampai setingkat SD, SMP, SMA dan Universitas. Dan materi ini juga bahkan diberikan pada hampir semua orang yang mau, bukan untuk memberi pengobatan tapi memberi pelatihan bagaimana cara pertolongan awal sebelum ditindak lanjuti oleh mereka yang profesional, sebab seperti yang kita ketahui, tindakan awal yang tepat memberi tambahan waktu bagi tenaga profesional untuk dapat memberi pertolongan lebih lanjut. Jadi kesimpulannya ... apapun jenis pelatihan yang diberikan sangat berari bagi pertolongan lanjutan oleh tenaga yang lebih profesional dan tidak ada pelatihan yang tidak berguna sepanjang diberikan oleh tenaga yang benar benar mengerti tentang apa yang diajarkan. terimakasih kukun ([EMAIL PROTECTED]) 25 Juni 2005: 2 Tahun IndoFirstAid.com ======================================= Donaatur IndoFirstAid Bank BNI cab UGM Yogya 0038436942 A/n. Yudhistira O. Kirimkan pesan melalui [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indofirstaid/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

