Mungkin kita bisa mulai dari para instruktur atau
penggiat kegawatdaruratan sekaligus para
indofirstaider di sekitar Jagodebeta
(jakarta-bogor-depok-bekasi-tangerang) dulu kali ya?
Mungkin kita bisa ngumpul sambil sarasehan antar kita
dulu, kaya dulu komunitas K3LH...
Jadi kita bisa sharing pengalaman antar anggota...
Andai kata belum bisa mungkin ada baiknya kita
'sharing' via milis sehingga bisa nambah pengalaman...
Pro Mbak Lieta: Bogor di mana? Saya tinggal di Bogor
(Semplak / bogor country)
AgungS

--- lelita sari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> rekan-rekan,..
> saya setuju sekali tuh usulan mas Agung, sekali
> waktu ngumpul dong para instruktur/trainer/pelatih
> PP yang ada. Yha kita bisa sharing, terutama
> mengenai teknik menyampaikan materi, materi
> sendiri...dst,dst
> karena berdasarkan pengalaman saya, cara
> menyampaikan materi untuk setiap komunitas pasti
> akan berbeda tergantung dari latar belakang para
> peserta. Orang kantoran dengan orang lapangan, sudut
> pandang mereka didalam memandang risiko-risiko
> kecelakaan sangatlah berbeda. Belum lagi tingkat
> pendidikan, usia dll
> Senang sekali jika bisa ngumpul untuk berbagi
> pengalaman, syukur-syukur kita bikin semacam
> paguyuban (srimulat kali...)
> Ini penting, karena selama ini sepertinya kita tuh
> bergerak sendiri-sendiri..(kalo salah mohon
> dikoreksi yha ?)
> Ada 118, Basarnas, PMI, trus apalagi-apalagi (yang
> swasta mis :SOS,HSS,Medica Plaza?)
> Kalau semuanya memiliki standart kompetensi yang
> sama, bergerak bersama, mungkin di Indonesia bisa
> memiliki sistem semacam 911...
> Oia, saya pernah ditanya dalam suatu pelatihan,"Dok,
> kapan yha di Indonesia memiliki sistem seperti 911?"
> Wah, bingung juga...waktu itu saya jawab kalo
> kondisinya masih begini-begini saja, mungkin baru 50
> tahunan akan ada sistem seperti 911 di Indonesia..
> Nah, tentunya kita semua nggak ingin selama itu kan
> ?
> Apa yang bisa kita lakukan ?
> Mau ngumpul ? Saya ada tempat di Bogor...Kalo mau
> siapa yang mengorganisir ?
> salam
> lita
> 
> Agung Sarono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kawan-kawan:
> Itulah point saya...
> Banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam
> memberikan suatu pelatihan, tidak hanya sekedar
> menyampaikan materi terus selesai...
> Saya sering mendapatkan keluahan dari berbagai
> peserta pelatihan di tempat kami, bagaimana
> pelatihan untuk first aid untuk awam sudah seperti
> paramedik; misalnya harus melakukan CPR dengan
> standar paramedik (bayankgan seorang awam dituntut
> melakukan skill CPR setara dengan paramedik!), atau
> harus mampu melakukan pengangkatan "fireman' lift"!
> Kalau menurut saya, nampaknya para instruktur first
> aid suatu saat perlu bertemu bersama saling
> 'sharing' dan lebih bagus lagi kalau seorang
> instruktur mampu memahami dunia pertolongan
> kedaruratan pra rumah sakit, akrena first aid
> nyatanya lebih banyak dilakukan di luar rumah
> sakit...
> BTW, Mas Masykur di 118 atau dari RSCM?
> Thanks,
> AgungS
> 
> 
> 



(Anytime anywhere We are ready to help) 
Click: http://asarono.tripod.com


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 





25 Juni 2005: 2 Tahun IndoFirstAid.com
=======================================
Donaatur IndoFirstAid
Bank BNI cab UGM Yogya 0038436942 A/n. Yudhistira O. 
Kirimkan pesan melalui [email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indofirstaid/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke