setuju, sebab itu adalah Pranata adat, jadi tidak bisa diganti begitu saja. 
sampai kapanpun induk marga tetap Merga Silima... 
seperti konstitusi dasar dalam tata negara...

sibar em...

bujur, mjj
/John Karo-karo


  ----- Original Message ----- 
  From: jrmtony 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, June 26, 2007 9:16 AM
  Subject: [infokaro] Re: pencantuman nama/marga orang Karo


  Maaf(sentabi) senina Alex, sedikit menyimpang dari topik awal, tapi 
  ada yang ingin saya luruskan dari komentarnya. Saya kira marga induk 
  orang Karo sampai kapanpun hanya 5. Ditengah perjalanan yang mungkin 
  bertambah adalah sebutan untuk cabang-cabangnya. Contoh "Karo-karo 
  empat senina" yang berasal dari Lingga Raja (cabangnya adalah 
  Sinulingga, Kacaribu,Surbakti dan Kaban) ditengah perjalanan 
  muncul "Torong" tapi itu adalah keturunan Surbakti, dan mereka tetap 
  mengaku bahwa mereka Karo-karo. Itu sekedar penjelasan dari saya.Tks

  Salam. 

  - In [email protected], Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]> 
  wrote:
  >
  > Mejuah Juah
  > 
  > Enda Sitik Tambahen ibas aku nari, ija menurutku kita kalak karo 
  lanai bo terdiri ibas 5 merga ngenca, tapi enggo lebih ibas si lima 
  merga nari i. Engkai maka bage ningku sebab gundari kita kalak karo 
  lanaibo erbahan merga arah pudi gelarna si terdidi ibas: karo-
  karo, tarigan, ginting, sembiring, bagepe perangin-angin tapi engo 
  buen si erbahan merga arah pudi gelarna : Sitepu, Surbakti, 
  Sinuhaji, Tarigan, Ginting, Meliala, Depari, Pelawi, Pinem, 
  Sebayang, Perangin-angin Ras Sidebanna. Makana adi menurut sienda 
  ndai maka merga kalak karo gundari enggo lebih dari 5.
  > 
  > Bagem kuakap sitik kerna merga-merga ibas kita kalak karo ibas 
  jaman gundari enda, janah ija akapndu si kurang tengteng si 
  kutulisken idatas, maka mari radu ras ka kita pehulisa.
  > 
  > Bujur 
  > 
  > jrmtony <[EMAIL PROTECTED]> 
  wrote: Saya pernah 
  membaca sebuah buku kecil yang diterbitkan berdasarkan 
  > seminar atau musyawarah (saya sudah lupa) tentang kriteria 
  pencantuman 
  > nama/marga yang harus komplit , contoh : Hendrik Sembiring 
  Meliala.
  > Sementara sampai saat ini kebanyakan pencantuman adalah Hendrik 
  > Sembiring saja atau Hendrik Meliala saja.
  > Demikian juga katanya untuk membedakan laki-laki dan perempuan 
  maka 
  > untuk perempuan harus dibubuhi kata "br" contoh: Engelina br 
  Tarigan 
  > Gersang, sementara kalau kita lihat pada saat ini kata "br" 
  jarang 
  > dicantumkan. Contoh penyiar dari VOA menyebutkan namanya Irna 
  > Sinulingga ( bukan Irna beru Karo-karo Sinulingga).
  > Artinya sesuatu keputusan/ketentuan yang dibuat tapi tidak bisa 
  > efektif.
  > Ada yang punya pendapat??
  > Tks & salam
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > Best Regarts
  > 
  > 
  > ---------------------------------
  > Sucker-punch spam with award-winning protection.
  > Try the free Yahoo! Mail Beta.
  >



   

Kirim email ke