Mejuah Juah
  
  Pertama Tama Bujur Ningku Man banta kerina,  ibas masuken-masuken  positif si 
enggo masuk ku milista enda, emekapken kerna Merga Silima.
  
  Ijenda sitik nari kel ateku nungkun, gia banci kataken enggo menyimpang  ibas 
topicta semula nari, ija engkai makana kecendrungen merga  "Karo-Karo, 
Sembiring, Perangin-Angin" saja ngenca si biasa erbahan  gelar sub merga i pudi 
gelarna, misalna "Sitepu Untuk Karo-Karo,  Meliala Untuk Sembiring, Sebayang 
Untuk Perangin-Angin" tapi adi untuk  merga Ginting bagepe Tarigan jarang kal 
si begi sub mergana ibahanna  ibas pudi gelarna.
  
  Bagem sitik nari kel penungkunenku men bandu kerina orang tua entah pe turang 
senina kami. Bujur ras mejuah juah kita kerina.

jrmtony <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                              
    Maaf(sentabi) senina Alex, sedikit menyimpang dari topik awal, tapi 
  ada yang ingin saya luruskan dari komentarnya. Saya kira marga induk 
  orang Karo sampai kapanpun hanya 5. Ditengah perjalanan yang mungkin 
  bertambah adalah sebutan untuk cabang-cabangnya. Contoh "Karo-karo 
  empat senina" yang berasal dari Lingga Raja (cabangnya adalah 
  Sinulingga, Kacaribu,Surbakti dan Kaban) ditengah perjalanan 
  muncul "Torong" tapi itu adalah keturunan Surbakti, dan mereka tetap 
  mengaku bahwa mereka Karo-karo. Itu sekedar penjelasan dari saya.Tks
  
  Salam. 
  
  - In [email protected], Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]> 
  wrote:
  >
  > Mejuah Juah
  >   
  >   Enda Sitik Tambahen ibas aku nari, ija menurutku kita kalak karo 
  lanai  bo terdiri ibas 5 merga ngenca, tapi enggo lebih ibas si lima 
  merga  nari i. Engkai maka bage ningku sebab gundari kita kalak karo 
  lanaibo  erbahan merga arah pudi gelarna si terdidi ibas:  karo-
  karo,  tarigan, ginting, sembiring, bagepe perangin-angin tapi engo 
  buen si  erbahan merga arah pudi gelarna : Sitepu, Surbakti, 
  Sinuhaji, Tarigan,  Ginting, Meliala, Depari, Pelawi, Pinem, 
  Sebayang, Perangin-angin Ras  Sidebanna. Makana adi menurut sienda 
  ndai maka merga kalak karo gundari  enggo lebih dari 5.
  >   
  >   Bagem kuakap sitik kerna merga-merga ibas kita kalak karo ibas 
  jaman  gundari enda, janah ija akapndu si kurang tengteng si 
  kutulisken  idatas, maka mari radu ras ka kita pehulisa.
  >   
  >   Bujur 
  > 
  > jrmtony <[EMAIL PROTECTED]> 
  wrote:                                                  Saya pernah 
  membaca sebuah buku kecil yang diterbitkan berdasarkan 
  >   seminar atau musyawarah (saya sudah lupa) tentang kriteria 
  pencantuman 
  >   nama/marga yang harus komplit , contoh : Hendrik Sembiring 
  Meliala.
  >   Sementara sampai saat ini kebanyakan pencantuman adalah Hendrik 
  >   Sembiring saja atau Hendrik Meliala saja.
  >   Demikian juga katanya untuk membedakan laki-laki dan perempuan 
  maka 
  >   untuk perempuan harus dibubuhi kata "br" contoh: Engelina br 
  Tarigan 
  >   Gersang, sementara kalau kita lihat pada saat ini kata "br" 
  jarang 
  >   dicantumkan. Contoh penyiar dari VOA menyebutkan namanya Irna 
  >   Sinulingga ( bukan Irna beru Karo-karo Sinulingga).
  >   Artinya sesuatu keputusan/ketentuan yang dibuat tapi tidak bisa 
  >   efektif.
  >   Ada yang punya pendapat??
  >   Tks & salam
  >   
  >   
  >       
  >                                     
  > 
  > 
  > Best Regarts
  > 
  >  
  > ---------------------------------
  > Sucker-punch spam with award-winning protection.
  >  Try the free Yahoo! Mail Beta.
  >
  
  
      
                                    


Best Regarts

       
---------------------------------
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect.  Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us.

Kirim email ke