Insya allah pulang kampung tgl 11 Sept dan balik lg di tgl 19 Sept.

Btw, pilih no 3 dgn pertimbangan faktor keamanan dan kenyamanan. Disamping itu 
juga resikonya lebih ringan dibanding yg no 1 dan 2.
Saya pernah mengalami semua, dr yg mulai jalan kaki, naik bus umum, naik taxi 
dan jg naik motor.
Keputusan dr keluarga saya akhirnya mengharuskan saya pilih yg no. 3.
Walaupun mobilnya biasa2 aja sing penting nggelinding nyampe kantor dgn 
selamat...

Sebenarnya ada solusinya, cuma kelihatannya pemerintah ragu dalam mengambil 
keputusan. Salah satunya memindahkan ibu kota dan pusat pemerintahan ke tempat 
lain. Wacana yg saya denger pindah ke Jonggol atau Palangkaraya...

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: ASROFI <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 26 Aug 2010 23:15:24 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [kendal-online] undangan aksi damai di jakarta

   1. Apalagi mas Alfian yang sudah kecukupan, saya yang belum mampu beli
   mobil pribadi aja milih nomor 3 mas.
   2. Saat ini ketika saya di Jakarta saya milih nomor 2 karena belum mampu
   ambil nomor 3.
   3. Jadi nomor 1 masih belum manjadi pilihan siapapun di Jakarta.

maka., teruslah macet. macet teruslah.

Mas Alfian lebaran mudik ga mas?

ASROFI

Address 1 : Jl. RA Kartini No.14 Kebumen Sukorejo Kendal Jawa Tengah
Address 2 : Jl. Attahiriyah No.33H Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta
Selatan
Address 3 : Ds. Getas Blawong Rt.02 Rw.04 Pageruyung Kendal

Mobile  : +6281 311 661 479
Yahoo : asrofism
G-Talk : [email protected]
Email : [email protected]
Blog : www.asrofi.web.id
Office : www.sentraproperty.com


2010/8/26 <[email protected]>

>
>
> Pilih 3 mas
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * ASROFI <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 26 Aug 2010 20:04:57 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [kendal-online] undangan aksi damai di jakarta
>
>
>
>
>    1. Jakarta tidak akan pernah terbebas dari macet sampai pemerintahnya
>    bener2 serius, bukan hanya main2.
>    2. 3 in one pun seperti main2
>    3. busway pun seperti main2, target "kaum ekonomi menengah" naik busway
>    tidak akan pernah terlaksana karena naik busway seperti masuk ke dalam
>    kaleng sarden, ngantri terminal busway di harmoni juga seperti demo di
>    tengah jalan, kita harus empet2an dan sambil menikmati bau keringat, kaum
>    menengah ke atas ga bakal bertahan lama di busway, mereka lebih memilih 
> naik
>    mobil pribadi walau macet (dan itu akan terus menambah macet)
>    4. penyangga monorail yg sudah dibangun begitu banyak di kuningan dan
>    senayan pun seperti mainan anak tk yg sedang belajar menggambar. duit
>    milyaran dibuang sia2.justru lebih bodoh dari anak tk.
>    5. melarang motor roda 2 boleh2 saja, tapi nanti itu setelah alat
>    transportasi massal sudah OK, tanpa ini pemerintah sama aja bunuh diri,
>    tidak bakal ada yg dukung. boro-boro berharap populer..
>    6. Kalau melarang motor roda 2 jangan lupa pembatasan mobil pribadi
>    roda 4 juga, karena itu juga biang kemacetan.
>
> Hanya ada 3 cara solusi anti macet jakarta
>
>    - Pemerintah harus berani, jangan takut dengan pengusaha.
>    - PERBAIKI SARANA TRANSPORTASI UMUM / transportasi masal (sumber uang
>    ada di nomor berikutnya)
>    - Pajak mobil dan motor harus dinaikkan sampai 300%, Parkir naikkan
>    500% (uangnya bisa digunakan untuk memperbaiki sarana transportasi masal
>    tadi)
>
> Tahukah anda bahwa kredit mobil bsia samapi dengan 0% sementara di negara
> lain harga mobil sangat mahal, di Hongkong dan Singapore harga mobil sangat
> mahal. Di Hongkong hanya orang super kaya saja yang bisa membeli mobil
> mewah.
>
> Tulisan ini saya tutup dengan sebuah pernyataan dari bos saya dulu waktu
> saya bekerja untuk perusahaan yang berkedudukan di Singapore, Dulu ketika
> saya dikasih tugas cari harga mobil box dan saya dapat harganya bos
> Singapore itu kaget "it is very affordable, in Singapore car is very
> expensive, our government doesn't encourage their people to buy a car".
>
> Kuis
> ===
> Jika anda berada di Jakarta, dengan keadaan ekonomi anda sekarang, pilih
> model transportasi yang mana dari 3 hal di bawah ini:
> 1. Naik kendaraan umum
> 2. Naik motor
> 3. Naik mobil pribadi
> Pilihan anda adalah NYATA. Dan pilihan anda adalah jawaban tentang
> kemacetan Jakarta. Dan Jakarta akan seperti pilihan anda.
> --
>
> ASROFI
>
> Address 1 : Jl. RA Kartini No.14 Kebumen Sukorejo Kendal Jawa Tengah
> Address 2 : Jl. Attahiriyah No.33H Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta
> Selatan
> Address 3 : Ds. Getas Blawong Rt.02 Rw.04 Pageruyung Kendal
>
> Mobile  : +6281 311 661 479
> Yahoo : asrofism
> G-Talk : [email protected]
> Email : [email protected]
> Blog : www.asrofi.web.id
> Office : www.sentraproperty.com
>
>
> 2010/8/26 witono hidayat <[email protected]>
>
>>
>>
>> Press Release:
>>
>> ***
>>
>> Rencana pemerintah untuk membatasi ruang gerak dan populasi sepeda motordi 
>> DKI
>> Jakarta tetap mengemuka.  Meskipun pemberitaan kebijakan ini sempat
>> meredup tertimpa isu-isu sosial lainnya, kebijakan kontroversial ini terus
>> menuai pro dan kontra di masyarakat.
>>
>> Reaksi kontra datang dari berbagai komunitas dan organisasi pengguna roda
>> dua. Sejumlah besar anggotanya yang sebagian besar menggunakan moda
>> transportasi roda dua ini sebagai kendaraan sehari-hari menolak keras
>> kebijakan pemerintah tersebut.
>>
>> Road Safety Association (RSA), sebagai lembaga swadaya masyarakat yang
>> peduli terhadap permasalahan keselamatan jalan pun bereaksi. “Masyarakat
>> rela memakai sepeda motor bahkan dengan cara kredit sekalipun, karena
>> transportasi publik tidak cukup layak mengakomodasi kebutuhan transportasi
>> mereka, Hendaknya pemerintah tidak membuat kebijakan semena-mena dengan
>> membatasi sepeda motor tanpa dibarengi dengan  perbaikan kualitas layanan
>> transportasi publik” tukas Rio Octaviano, ketua umum RSA.
>>
>> Sebagai implementasi kontra kebijakan pemerintah, RSA yang memperoleh
>> dukungan dari lebih dari 70 klub dan komunitas roda dua itu tengah
>> merencanakan aksi damai. Dengan tema “Tolak Pembatasan  Sepeda Motor,
>> Sediakan Transportasi Publik Yang Aman, Nyaman dan Terjangkau”, RSA akan
>> menggelar aksi damai pada tanggal 28 Agustus 2010.
>>
>> Aksi akan berpusat pada orasi di bundaran HI dan konvoi dari Senayan
>> hingga Silang Monas. Sebagai hasil dari aksi tersebut, RSA akan mengajukan
>> tuntutan kepada pemerintah, diantaranya penolakan pembatasan sepeda motor
>> sebelum ada perbaikan transportasi publik.
>>
>> Diharapkan dengan adanya aksi damai ini pemerintah kota DKI Jakarta dan
>> instansi terkait dapat meninjau kembali bahwa pengguna sepeda motor bukanlah
>> pihak yang paling berkontribusi terhadap kemacetan dan maraknya penggunaan
>> kendaraan pribadi akan terus bertambah sampai transportasi publik yang aman,
>> nyaman dan terjangkau diwujudkan.
>>
>
>   
>

Kirim email ke