itu juga sama seperti masuk kaleng sarden mas. tinggal nunggu di-angetin dan
disantap.

ASROFI

Address 1 : Jl. RA Kartini No.14 Kebumen Sukorejo Kendal Jawa Tengah
Address 2 : Jl. Attahiriyah No.33H Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta
Selatan
Address 3 : Ds. Getas Blawong Rt.02 Rw.04 Pageruyung Kendal

Mobile  : +6281 311 661 479
Yahoo : asrofism
G-Talk : [email protected]
Email : [email protected]
Blog : www.asrofi.web.id
Office : www.sentraproperty.com


2010/8/27 aburayhan <[email protected]>

>
>
> Pilihan Naik KRL dari Depok masuk mana mas Rofi?
> sudah ada gerbong wanita lho.... aman dari keong racun
>
> aburayhan
>
> *
> *
>
> ------------------------------
> *Dari:* samsul ulum <[email protected]>
>
> *Kepada:* [email protected]
> *Terkirim:* Jum, 27 Agustus, 2010 09:33:05
>
> *Judul:* Re: [kendal-online] undangan aksi damai di jakarta
>
>
>
> nomor satu ... bisa menikmati suasa Jakarta yang sesungguhnya euy..
>
> samsul ulum
> The Forest Trust
> wildlife&HCVF specialist
> kaliwungu city, kendal, central java
> www.tft-forests.org
>
> --- Pada *Kam, 26/8/10, [email protected] 
> <[email protected]>*menulis:
>
>
> Dari: [email protected] <[email protected]>
> Judul: Re: [kendal-online] undangan aksi damai di jakarta
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Kamis, 26 Agustus, 2010, 9:29 AM
>
>
>
> Insya allah pulang kampung tgl 11 Sept dan balik lg di tgl 19 Sept.
>
> Btw, pilih no 3 dgn pertimbangan faktor keamanan dan kenyamanan. Disamping
> itu juga resikonya lebih ringan dibanding yg no 1 dan 2.
> Saya pernah mengalami semua, dr yg mulai jalan kaki, naik bus umum, naik
> taxi dan jg naik motor.
> Keputusan dr keluarga saya akhirnya mengharuskan saya pilih yg no. 3.
> Walaupun mobilnya biasa2 aja sing penting nggelinding nyampe kantor dgn
> selamat...
>
> Sebenarnya ada solusinya, cuma kelihatannya pemerintah ragu dalam mengambil
> keputusan. Salah satunya memindahkan ibu kota dan pusat pemerintahan ke
> tempat lain. Wacana yg saya denger pindah ke Jonggol atau Palangkaraya...
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * ASROFI <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 26 Aug 2010 23:15:24 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [kendal-online] undangan aksi damai di jakarta
>
>
>
>
>    1. Apalagi mas Alfian yang sudah kecukupan, saya yang belum mampu beli
>    mobil pribadi aja milih nomor 3 mas.
>    2. Saat ini ketika saya di Jakarta saya milih nomor 2 karena belum
>    mampu ambil nomor 3.
>    3. Jadi nomor 1 masih belum manjadi pilihan siapapun di Jakarta.
>
> maka., teruslah macet. macet teruslah.
>
> Mas Alfian lebaran mudik ga mas?
>
> ASROFI
>
> Address 1 : Jl. RA Kartini No.14 Kebumen Sukorejo Kendal Jawa Tengah
> Address 2 : Jl. Attahiriyah No.33H Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta
> Selatan
> Address 3 : Ds. Getas Blawong Rt.02 Rw.04 Pageruyung Kendal
>
> Mobile  : +6281 311 661 479
> Yahoo : asrofism
> G-Talk : [email protected]
> Email : [email protected]
> Blog : www.asrofi.web.id
> Office : www.sentraproperty.com
>
>
> 2010/8/26 <[email protected]>
>
>
>
> Pilih 3 mas
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * ASROFI <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 26 Aug 2010 20:04:57 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [kendal-online] undangan aksi damai di jakarta
>
>
>
>
>    1. Jakarta tidak akan pernah terbebas dari macet sampai pemerintahnya
>    bener2 serius, bukan hanya main2.
>    2. 3 in one pun seperti main2
>    3. busway pun seperti main2, target "kaum ekonomi menengah" naik busway
>    tidak akan pernah terlaksana karena naik busway seperti masuk ke dalam
>    kaleng sarden, ngantri terminal busway di harmoni juga seperti demo di
>    tengah jalan, kita harus empet2an dan sambil menikmati bau keringat, kaum
>    menengah ke atas ga bakal bertahan lama di busway, mereka lebih memilih 
> naik
>    mobil pribadi walau macet (dan itu akan terus menambah macet)
>    4. penyangga monorail yg sudah dibangun begitu banyak di kuningan dan
>    senayan pun seperti mainan anak tk yg sedang belajar menggambar. duit
>    milyaran dibuang sia2.justru lebih bodoh dari anak tk.
>    5. melarang motor roda 2 boleh2 saja, tapi nanti itu setelah alat
>    transportasi massal sudah OK, tanpa ini pemerintah sama aja bunuh diri,
>    tidak bakal ada yg dukung. boro-boro berharap populer..
>    6. Kalau melarang motor roda 2 jangan lupa pembatasan mobil pribadi
>    roda 4 juga, karena itu juga biang kemacetan.
>
> Hanya ada 3 cara solusi anti macet jakarta
>
>    - Pemerintah harus berani, jangan takut dengan pengusaha.
>    - PERBAIKI SARANA TRANSPORTASI UMUM / transportasi masal (sumber uang
>    ada di nomor berikutnya)
>    - Pajak mobil dan motor harus dinaikkan sampai 300%, Parkir naikkan
>    500% (uangnya bisa digunakan untuk memperbaiki sarana transportasi masal
>    tadi)
>
> Tahukah anda bahwa kredit mobil bsia samapi dengan 0% sementara di negara
> lain harga mobil sangat mahal, di Hongkong dan Singapore harga mobil sangat
> mahal. Di Hongkong hanya orang super kaya saja yang bisa membeli mobil
> mewah.
>
> Tulisan ini saya tutup dengan sebuah pernyataan dari bos saya dulu waktu
> saya bekerja untuk perusahaan yang berkedudukan di Singapore, Dulu ketika
> saya dikasih tugas cari harga mobil box dan saya dapat harganya bos
> Singapore itu kaget "it is very affordable, in Singapore car is very
> expensive, our government doesn't encourage their people to buy a car".
>
> Kuis
> ===
> Jika anda berada di Jakarta, dengan keadaan ekonomi anda sekarang, pilih
> model transportasi yang mana dari 3 hal di bawah ini:
> 1. Naik kendaraan umum
> 2. Naik motor
> 3. Naik mobil pribadi
> Pilihan anda adalah NYATA. Dan pilihan anda adalah jawaban tentang
> kemacetan Jakarta. Dan Jakarta akan seperti pilihan anda.
> --
>
> ASROFI
>
> Address 1 : Jl. RA Kartini No.14 Kebumen Sukorejo Kendal Jawa Tengah
> Address 2 : Jl. Attahiriyah No.33H Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta
> Selatan
> Address 3 : Ds. Getas Blawong Rt.02 Rw.04 Pageruyung Kendal
>
> Mobile  : +6281 311 661 479
> Yahoo : asrofism
> G-Talk : [email protected]
> Email : [email protected]
> Blog : www.asrofi.web.id
> Office : www.sentraproperty.com
>
>
> 2010/8/26 witono hidayat <[email protected]>
>
>
>
> Press Release:
>
> ***
>
> Rencana pemerintah untuk membatasi ruang gerak dan populasi sepeda motordi DKI
> Jakarta tetap mengemuka.  Meskipun pemberitaan kebijakan ini sempat
> meredup tertimpa isu-isu sosial lainnya, kebijakan kontroversial ini terus
> menuai pro dan kontra di masyarakat.
>
> Reaksi kontra datang dari berbagai komunitas dan organisasi pengguna roda
> dua. Sejumlah besar anggotanya yang sebagian besar menggunakan moda
> transportasi roda dua ini sebagai kendaraan sehari-hari menolak keras
> kebijakan pemerintah tersebut.
>
> Road Safety Association (RSA), sebagai lembaga swadaya masyarakat yang
> peduli terhadap permasalahan keselamatan jalan pun bereaksi. “Masyarakat
> rela memakai sepeda motor bahkan dengan cara kredit sekalipun, karena
> transportasi publik tidak cukup layak mengakomodasi kebutuhan transportasi
> mereka, Hendaknya pemerintah tidak membuat kebijakan semena-mena dengan
> membatasi sepeda motor tanpa dibarengi dengan  perbaikan kualitas layanan
> transportasi publik” tukas Rio Octaviano, ketua umum RSA.
>
> Sebagai implementasi kontra kebijakan pemerintah, RSA yang memperoleh
> dukungan dari lebih dari 70 klub dan komunitas roda dua itu tengah
> merencanakan aksi damai. Dengan tema “Tolak Pembatasan  Sepeda Motor,
> Sediakan Transportasi Publik Yang Aman, Nyaman dan Terjangkau”, RSA akan
> menggelar aksi damai pada tanggal 28 Agustus 2010.
>
> Aksi akan berpusat pada orasi di bundaran HI dan konvoi dari Senayan hingga
> Silang Monas. Sebagai hasil dari aksi tersebut, RSA akan mengajukan tuntutan
> kepada pemerintah, diantaranya penolakan pembatasan sepeda motor sebelum ada
> perbaikan transportasi publik.
>
> Diharapkan dengan adanya aksi damai ini pemerintah kota DKI Jakarta dan
> instansi terkait dapat meninjau kembali bahwa pengguna sepeda motor bukanlah
> pihak yang paling berkontribusi terhadap kemacetan dan maraknya penggunaan
> kendaraan pribadi akan terus bertambah sampai transportasi publik yang aman,
> nyaman dan terjangkau diwujudkan.
>
>
>
>
>
>
>
>  
>

Kirim email ke