Beras Impor dari Thailand Masuk ke Gudang Bulog Subang
 Senin, 19/09/2011 - 15:41
 [image: DODO RIHANTO/"PRLM"]
DODO RIHANTO/"PRLM"
PEGAWAI Perum Bulog Subdivre Subang-Purwakarta berdiri di depan tumpukan
stok beras di dalam gudang, beberapa waktu lalu. Guna memenuhui kebutuhan
raskin, pihak Perum Bulog Subdivre...

SUBANG, (PRLM).- Sebanyak 5.000 ton beras impor asal Thailand mulai masuk ke
gudang Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Subdivisi
Regional (Subdivre) Wilayah Subang-Purwakarta, awal pekan ini. Beras
sebanyak itu diarahkan untuk memenuhui stok beras bagi warga miskin
(raskin), operasi pasar, maupun kebutuhan tanggap bencana tahun 2012
mendatang.

Hal tersebut dikatakan Kepala Perum Bulog Subdivre Subang-Purawakarta, Wawan
Karyawan, ketika dihubungi, Senin (19/9). "Kami terpaksa memasukan beras
impor karena penyerapan pengadaan beras dari kalangan petani sangat
tersendat," ujar Wawan.

Menurut dia, seretnya pengadaan stok raskin karena harga beras di tingkat
petani pada tahun 2011 ini sangat tinggi, bahkan jauh melampaui harga
pembelian pemerintah (HPP)."Dari target pengadaan sebanyak 40 ribu ton, kami
baru mampu menyerap sekira 10 ribu ton saja," ujar Wawan.

Dikatakan, pada musim panen gadu ini harga gabah di sejumlah sentra produksi
padi di Kab. Subang menembus angka Rp 4.000 hingga Rp 4.200,00 per kilogram
untuk gabah kering pungut (GKP). Padahal pemerintah hanya mematok HPP GKP
pada angka Rp 2.640,00 per Kg.

Menurut Wawan, kesenjangan harga yang signifikan itu membuat Perum Bulog
kesulitan membeli gabah petani dan selalu kalang bersaing dengan para
tengkulak. Sedangkan, stok beras lokal yang dimiliki Perum Bulog Subdivre
Subang-Purwakarta tinggal tersisa 7.000 ton atau hanya cukup memenuhi
kebutuhan raskin hingga tiga bulan ke depan.

Oleh karena itu, pihaknya segera memasukan beras import Thailand ke
gudang-gudang miliknya sebagai stok."Kualitas beras import cukup bagus dan
sangat layak dikonsumsi, hanya agak bear saja," kata Wawan.(A-106/A-147)***

http://www.pikiran-rakyat.com/node/159007

Kirim email ke