Bu Nyai & Semangat Islam
http://www.jurnalismewarga.com/agama/545_bu+nyai+%26+semangat+islam+salaf.html
Hari ini (31 Mei 2008) saya mengikuti acara wisuda MI, MTS, MA, Ma’had
Aly dan Tahfidz al-Qur’an PP. Wahid Hasyim Jogjakarta. Saya jadi kangen
dengan suasana pondok yang religius.....
Dahulu, saya menyaksikan bu nyai hanyalah sosok istri kiai yang tak
memiliki kemampuan intelektual yang baik. Tapi, setelah saya saksikan
sendiri beberapa bu nyai di Jogja,....
Saya masih berkeyakinan bahwa Ihya Ulumuddin masih jauh lebih berharga
daripada buku-bukunya Hartono Ahmad Jaiz dan kawan-kawannya. Saya masih
yakin bahwa KH. Hasyim As’ary, KH. Ahmad Dahlan masih jauh lebih
religius dan lebih dekat kepada Allah dibanding Ust. Abu Bakar
Ba’asyir. Karena itu, belajar kepada orang-orang atau lembaga yang
masih mempertahankan islam yang memiliki referensi yang jauh lebih
mu’tabarah.
Komentar:
Tulisan Mas Hatim Ghazali ini .... ada-ada aja.
Yeah... cukup inspiratif.
Selamat merujuk ke naskah aslinya di:
www.jurnalismewarga.com
[Non-text portions of this message have been removed]