Teman-teman sekalian

Saya ingin ikut berbagi pengalaman.
Rumah saya di Montreal Canada. Montreal terkenal sbg pusat studi Islam di 
Amerika Utara, disamping Leiden Belanda. Hampir semua IAIN se Nusantara 
mengirimkan dosen2nya untuk ambil S2 dan S3 di Montreal, School of Islamic 
Studies McGill University. Disamping itu juga hampir semua tokoh Islam 
Indonesia spt Nurcholis Madjij, Syafiie Maarif, Abdurachman Wahid, Amin 
Abdullah,  Komaruddin Hidayat, dll menjadi dosen tamu untuk periode 3 sd 9 
bulan bergantian.

Rumah saya sering menjadi tempat pengajian masyarakat Indonesia sambil pot luck 
makanan Indonesia. Saya yg tidak kenal Islam, tapi untuk pergaulan, nimbrung 
ikut diskusi. Tentu pertanyaan apapun saya lemparkan tanpa ada pretensi apapun 
juga. Kegelisahan saya seputar "bias jender" pernah saya lontarkan dalam 
pengajian di Montreal, berikut saya kutipkan dari buku saya MENEMBUS BATAS di 
bagian pengantar soal tsb sbb: 

"..........Ahmad Syafii Maarif, sang tokoh Muhammadiyah, adalah guru ngaji saya 
waktu di Montreal, Kanada. Ketika itu beliau menjadi dosen tamu di Mcgill 
University, School of Islamic Studies, tempat teman-teman dosen IAIN seluruh 
Indonesia, mengambil program Master dan Doktor. Saya bersyukur pernah tinggal 
di Montreal dan memiliki kesempatan belajar Islam dari teman-teman dengan 
berbagai latar belakang dan tentusaja berbagai aliran Islam, yang sebelumnya 
tidak saya kenal. Pemikiran Buya amat melekat di benak saya, justru karena dia 
menampilkan sesuatu yang berbeda dari ilmu yang saya peroleh di ITB.  Sebagai 
santrinya, bisa dibilang saya santri yang “mbeling” karena 
pertanyaan-pertanyaan saya bisa amat arogan kala itu. Saya malu kalau 
mengingatnya. Namun karena itu pula saya mendapatkan pencerahan. Pernah, dalam 
sebuah forum, saya menentang seorang ustadz tradisional dengan berkata: “Maaf 
pak ustadz, kalau deskripsi Tuhan dan surga sebagaimana yang anda ungkapkan, 
saya dikasih voucher gratis masuk surga pun, maaf ya, pasti saya tolak”. Waktu 
itu tentang penjelasan sang ustadz yang bias jender, sementara saya aktif dalam 
gerakan feminis, green-peace dll. di Amerika Utara. Buya dengan arif dan 
bijaknya menengahi dengan ilustrasinya yang piawai mengemukakan bagaimana 
ayat-ayat Al-Quran yang begitu egaliter dan tidak membedakan jender. 
Menjelaskan konteks struktur sosial masyarakat Arab ketika jaman Nabi serta 
makna-makna simbolis yang digunakan untuk menjelaskan ayat-ayat agar dipahami 
masyarakat waktu itu. Beberapa bulan yang lalu, saya mengajak Umar Ibrahim 
Vadillo untuk bertemu dengan Buya, dan ditinjunya jidad saya sambil berkata: 
“Kamu ini gila kok tidak selesai-selesai, malah makin gila”. Dan saya jawab: 
“Ini gara-gara ajaran Buya waktu di Montreal, jadi Buya yang harus 
tanggung-jawab”. Buya cuma ketawa........".  

Di Montreal itulah perjalanan saya mengenal Islam yg rahmatanlil alamin mulai 
membawa saya mengembara ke mana-mana mulai mengenal gerakan Islam kulit hitam 
di Amerika Utara yg dipimpin Louis Farahan. Gerakan ini yg memimpin ONE MILLION 
MARCH ke Washington DC tahun 96 shg hari2 Islam diakui di USA. Saya juga 
mengenal gerakan Murabitun yg memprakarkasai WITO World Islamic Trade 
Organization untuk mengoreksi tata dunia yg didominasi keuangan global untuk 
kembali ke matauang emas dan model masyarakat ekonomi mandiri dg manajemen 
oirganis dan saling ketergantungan secara setara. Dll. 

Pemimpin Gerakan Feminis Amerika Utara adalah mantan pelacur. Dia pidato di 
banyak Universitas bilang sbb: "Yang pantas masuk neraka adlh para politisi yg 
kerjanya menjual kemiskinan sementara kami kami para pelacur tetap 
termarjinalkan. Kebijakannya mengakibatkan kami sengsara n tidak punya pilihan 
sbg yg terhina di masyarakat. Mk kalau para pelacur masuk neraka nanti Tuhan 
kami demo. Krn kami hanya akibat. Yg pertama masuk neraka harusnya adlh para 
politisi itu. Tolong para pemuka agama tidak jadi orang bayaran atau corong 
para politisi2 dg ayat2 Tuhan dg menistakan kami". Dan gemuruh tepuk tangan 
selalu luar biasa.......... 

Semua tokoh yg saya jumpai dlm perjalanan spriritual saya setuju dg pernyataan 
Pemimpin Feminis tsb, lantas mengapa masih ada saja PEMBODOHAN, PENGKERDILAN 
dan PENYESATAN ajaran Islam yg seperti itu di Negeri dg mayoritas muslim di 
dunia???????
 

Wassalam
Liem Siok Lan

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "abdul" <[email protected]>
Date: Thu, 21 Jan 2010 00:16:48 
To: <[email protected]>
Subject: [kmnu2000] Re: Kenapa Profesi Tukang Ojeg Perempuan kok diharamkan?

sdr Sofwan...
Peranan ulama2 sangatlah penting dlm masarakat,krn mereka dekat dgn umat. maju 
dan mundurnya umat Islam sangat tergantung kpd ulama2.

Ulama2 itu menurut hadits ada 2 golongan.

1,Ulama2 pewaris nabi.
2,Ulama2 seburuk buruk manusia di kolong bumi ini.

Kalau banyak ulama2 pewaris nabi,maka majulah umat islam ini
Kalau banyak ulama2 seburuk buruk manusia,maka terbelakanglah umat ini

Apakah umat Islam ada kemajuan sekarang ini?
Siapa yang megusai ekonomi,technologi dan science sekarng ini?

Ulama2 yg mengeluarkan fatwa2 yang tdk berdasarkan al quran, tapi berdasarkan 
kpd Fatwa2 ulama2 Arab, kitab2 sejarah khalifah yg sudaj direkayasa 
penulis2,sesungguhnya ulama2 itusudah tersesatkan akirnya umat islam sangat 
terbelakang.

Dlm al quran;
----haram wanita keluar rumah, tidak ada
----haram wanita menyopir, tidak ada
----haram wanita bekerja di kantor,2 tidak ada.
----haram wanita2 jadi pemimpin, tidak ada
----haram wanita2 nikah dgn umat non Islam, tidak ada

Mereka merujuk kpd selain al quran
akirnya umat islam kita begini jadinya.

Perlu ada perbaikan2 dan pelurusan2 kembali.
Demikian,semoga ada manfaat

Salam, alatif






--- In [email protected], sofwan nadi <de_a...@...> wrote:
>
> Salam,
> 
> Tahu dari www.lintasberita.com diberitakan bahwa komunitas pontren putri 
> berfatwa mengharamkan perempuan jadi tukang ojeg. Silahkan telusuri melalui 
> www.lintasberita.com
> 
> Ojek Wanita, Melawan 'Haram' Demi Sesuap Nasi
> Semangat Lasmi sempat mengendur saat mengetahui adanya keputusan Forum 
> Musyawarah Pondok Pesantren P... 
> 
> 
> JAKARTA -
> Semangat Lasmi sempat mengendur saat mengetahui adanya keputusan Forum
> Musyawarah Pondok Pesantren Putri se-Jawa Timur (FMP3), yang salah
> satunya memfatwakan haram bagi perempuan untuk naik ojek atau
> berprofesi sebagai tukang ojek.
> 
> “Lalu siapa yang mau nanggung
> hidup saya dan keluarga?” ujar pengojek perempuan yang biasa mangkal di
> kawasan Karet, Jakarta Pusat ini, saat ditemui okezone, Selasa 
> (19/1/2010).Komentar:
> Proses fatwa yang melihat sebelah mata dari "cara pandang teks buku", yang 
> menutup mata dari "cara pandang konteks masyarakat dan budaya" dapat 
> menghasilkan ke-"tidak-memihak"-an produk fatwa kepada umat.
> 
> Ajaran samawi datang untuk mengangkat umat manusia dari kesulitan hidup di 
> dunia. Sehingga seyogyanya ulama datang untuk mengentaskan masyarakat dari 
> kesulitan; atau paling tidak, tidak menambah-nambah kesulitan pada kehidupan 
> masyarakat yang sudak cukup sulit. Inilah hikmah dibalik sabda "pertanda 
> akhir zaman adalah ulama yang ditinggalkan umat"
> 
> Memaknai sabda ini: Kenapa Ulama ditinggalkan ummat? Sebab Ulama tidak peduli 
> ummat. Ulama lebih peduli dengan kesukaan pada diri mereka sendiri.
> 
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke