Thanks Felix
Bukan main terimakasihnya aku kepada Felix Tampubolon, yang mengirimkan
somasi pada majalah Time.
Di wawancara di sebuah stasiun teve, bersama-sama dengan bapak
Atmakusumah (saya salah?) mengenai reaksi atas pemuatan berita di Time,
dengan gagah Felix bilang langsung melakukan somasi dan bukan
menggunakan hak jawab (seperti yang disarankan oleh bpk. Atmakusumah).
Bahkan Felix berujar, mereka akan menyeret Time ke pengadilan kalau
Time tidak bisa menunjukkan bukti-bukti otentik yang mendasari tudingan
Time. Pengadilan pun, menurut Felix lagi, bisa juga di luar negeri.
Wah, matur nuwun, mas Felix.
Bagaimana tidak aku berterimakasih, kalau sempat terjadi sidang
pengadilan di luar negeri, maka terbuka semua fakta, yang aku yakin
pasti dimiliki oleh Time. Lha gila apa, Time ngorbanin nama besarnya
untuk ikut ngopeni Indonesia. Ngruwet-ngruwetin aja...
Kalau sudah buka-bukaan seperti itu, akan keliatan semua kolor pak-ndut
dan bocah-bocah anak-tuyul yang mengekor di belakang 'bapak pemborong
bangunan' ini.
Padahal, kalau mereka (apa Felix yang goblog, ya?) mau memanfaatkan hak
jawab, adalah kewajiban Time untuk memuatnya. Setiadknya, untuk
sementara rada tenang, imbang, gitu.
Cuma, entah belakangan nanti. Bisa-bisa hak-jawab tersebut dianggap
sebagai kebohongan. Soalnya, lha bukti pak-ndut kaya itu sudah keliatan
jelas, je.. Lebih-lebih ada jagung-sempel yang bilang itu harta
anak-anak-tuyul. Setali sembilan uang, dong (pinjam istilah, karena
rupiah terdevaluasi 300 persen).
Felix, kamu pinter sekali. Dan lucu.
GIGIH
_____________________________________________________________
Do You Yahoo!?
Free instant messaging and more at http://messenger.yahoo.com
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!