-----Original Message-----
From: Dadang Darmawan <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sunday, May 23, 1999 6:43
Subject: Re: [Kuli Tinta] Thanks Felix


>Mas Her...
>Saya juga nggak yakin kalau pak Harto punya harta "atas nama" sendiri,
>paling juga atas nama  anak cucunya...
>Yang jadi masalah, menurut saya, adalah penyalahgunaan kekuasaan yang telah
>dilakukan beliau selama ini.
>
>Coba kita lihat, hampir semua kasus "ketidakadilan" dilakukan berdasarkan
>"keinginan atau bantuan Pak Harto". Adanya BPPC, Mobil Timor, Tapos, dll,
>itu tidak terlepas dari kemauan Pak Harto untuk menggolkannya, sehingga
>hasil keuntungan yang didapat menjadi milik anak-cucunya dan menteri -
>menteri di sekitarnya...
>
>Jadi sebaiknya Pak Andi Ghalieb perlu meninjau aspek - aspek penyalahgunaan
>kekuasaan Pak Harto. Sedangkan harta Pak Harto (keluarga dan
>teman-temannya), bisa dilacak dari hasil ini. Kalau Mobil Timor memang
nggak
>beres, suruh aja Tommy mengembalikan asset ---trus ya dihukum...
>Kalau kasus Freeport memang ndak beres sesuai kata Prof. Winters, tangkap
>aja pak Ginanjar ....
>Buktikan melalui pengadilan....
>
>Gimana ?


Saya sependapat... memang kalau kita hendak mencari harta atas nama mbah
Harto, mungkin seperti mencari jarum di antara tumpukan jerami. mbah Harto
ngga sebodoh itu.

Karena itu memang seharusnya yang utama diteliti adalah soal penyalahgunaan
kekuasaan, baru kemudian harta hasil dari penyalahgunaan itu. Kalau
kejaksaan mencari bukti melalui hasil tentu sulit sekali, dibandingkan bila
kejaksaan mencari bukti penyalahgunaannya terlebih dahulu. Karena memang
sumbernya dari situ.

Inilah sandiwara yang sedang dimainkan oleh pihak kejaksaan. Karena semua
juga tahu, kalau harta atas nama HM Suharto ya tidak bakal ada. Apalagi
kalau benar-benar harus atas nama "HM Suharto".
Sama saja kita gunakan fasilitas FIND di komputer, FIND - CASE SENSITIVE :
HM SUHARTO...
Padahal mungkin waktu tahun 70-an, namanya masih SOEHARTO, atau JEND.
SOEHARTO, dst..

peace,
DEZIG!


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!



Kirim email ke