Ck .. ck .. ck

Heboh benar membela Megawati ! Satu hari dapat posting dari Gigih sampai
empat kali. Isinya : Maju Tak Gentar Membela Megawati !

Fanatik ! Nggak kalah seperti agama ! Atau memang ada agama baru ?
Namanya Megawati, hehehe.




GIGIH NUSANTARA wrote:
> 
> Formula
> 
> Berbagai hujatan, olokan, sinisan, obral-ketakutan, seolah-olah, dan
> lain sebagainya, begitu banyak disebar di milis, kumpul-kumpul,
> ceramah, kalau ditimbang, lebih banyak dan berat yang mengarah ke
> PDI-Perjuangan (dhi. Megawati) di banding ke arah yang lain.
> 
> Jika kita coba pelajari bagaimana bentuk hujatan, olokan, sinisan,
> obral-takut dan penyeolah-olahan tersebut, maka formulanya kurang lebih
> sebagai berikut.
> 
> Carilah segala sesuatu yang pasti tidak mungkin dimiliki PDI-Perjuangan
> dan Megawati, sesuatu yang spesifik dan sulit diubah dalam waktu dekat.
> Apa saja itu?
> 
> MEGAWATI PEREMPUAN. Dalam tempo kapanpun Mega tak mungkin berubah,
> diubah, ingin berubah, minta berubah, dipaksa diubah, menjadi
> laki-laki. Mempersoalkan soal jenis kelamin seperti ini, sampai kapan
> pun, pasti menang. Menjadi lebih menang, dan membuat takut lawan
> berdiskusi, kalau dibumbui dengan ayat-ayat dan surat-surat.
> 
> MEGAWATI GENDUT (AM bilang overweight). Merubah dari gendut ke kurus,
> bukan tak bisa dilakukan. Cuma perlu waktu banyak, dan pengurangan
> bobot pun tak bisa terlalu banyak. Dalam 1-2 bulan ke depan Megawati
> akan tetap overweight. Mungkin AM itu manajer tinju, atau malah
> petinju, yang ingin ketemu di kelas yang sama dengan Megawati.
> Mempersoalkan soal kegendutan kayak begini, ya, memang bakal menang
> terus.
> 
> MEGAWATI BUKAN SARJANA. Jelas sulit mencari univ yang bisa
> mempersiapkan kurikulum S1 yang bisa ditempuh dalam 1-2 bulan saja. Isu
> ini jangan coba-coba dipakai 5 tahun depan. Ada kesempatan untuk kuliah
> dan mengambil gelar. Untuk pemakaian sata ini, masih bisa. Dan pasti
> menang debatan.
> 
> CALEG NON-MUSLIM. Ya, namanya juga partai non-Islam. Kalau
> mempersyaratkan caleg mesti muslim jelas jauh dari platform. Bukan mau
> menghina dan anggap remeh. Toh jumlahnya tak lebih dari 30 persen. Ini
> sudah teramat cukup sebagai representasi bangsa. Bukankah caleg muslim
> sudah diajukan oleh lebih dari 30 partai lain, dan itu artinya 30 kali
> lebih banyak dibanding PDI-Perjuangan secara keseluruhan, atau lebih 90
> kali banyaknya dibanding jumlah caleg non-muslim yang ada dalam daftar
> PDI-Perjuangan. Siapa bisa merubah daftar caleg kalau sudah lewat
> tahapan pemilunya? PDI-Perjuangan jelas tak bisa merubahnya (lagi).
> 
> MEGAWATI TIDAK NULIS BUKU (kata Tuti Allawiyah). Kalau itu ada di UU,
> sangat boleh jadi Megawati akan menulis buku banyak-banyak sejak ia
> mulai memimpin partainya. Kalau dalam waktu pendek ini dijadikan soal,
> buku apa yang bisa ditulisnya, dan akan seperti apa kualitas buku yang
> ditulis dalam waktu terburu-buru? Pasti tidak akan bisa. Sebuah target
> yang enak dicecar, kan?
> 
> Selain formula 'cari unsur yang tak mungkin dimiliki PDI-Perjuangan dan
> Megawati' seperti di atas, maka ada beberapa formula lain yang salah
> pilih, dan cenderung masuk ke wilayah yang bisa diperdebatkan. Kalau
> yang model begini ini dilakukan dengan cara lempar dulu, dan kalau
> kira-kira tak bisa dipertahankan, maka diam-diam ngacir. Yang seperti
> ini seperti 'MEGAWATI NON-MUSLIM' yang membuat tak kurang dari Cak Nur
> gerah, 'wong Megawati itu muslim, kok'.
> 
> Juga ada cara lain, yaitu dengan membuat sesuatu yang tak ada dalam
> pakem, lalu membuatnya menjadi sebuah acara wajib, yang seolah-olah
> menjadi prasyarat yang mengenyampingkan sebuah UU. Misalnya 'debat
> caprez'. Jika ini dituruti, dan dikembangkan, maka akan ribuan hal bisa
> diadakan.
> 
> Yang konyol lain adalah mencoba mengambil porsi milik Allah, dengan
> mempertanyakan keimanan Megawati. Masya Allah.
> 
> GIGIH
> _________________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
> 
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke