Ya memang tidak mudah,

Apalagi kalau anda berfikiran dengan membuat pemilahan kelompok aneh
seperti Golkar hitam dan Golkar Putih, hahahahaha ....

Jadi nanti Golkar hitam ditebak gandengan sama Poros Tengah gitu ?
Dan Golkar putih gandengan sama PDIP, harapannya gitu ?
Tetapi apa betul sih ada Golkar hitam dan Golkar putih. Saya merasa
lucu. Hanya karena seorang Kwik Kian Gie ngomong lantas diikuti,

Yang saya tahu di PDIP itu juga ada PDIP abangan dan PDIP santri,
Teman saya disitu bilang sama saya : Saya masuk PDIP biar orang non
Islam nggak sok ngatur-ngatur seperti dulu (Ini fakta lho ya),

Cuma saya yang orang luar jadi tersenyum, Ooooo ... ternyata PDIP juga
belum selesai toh dengan isu primordialismenya.

Sangat menyenangkan membaca wawancara Haji Taufik Kiemas (suami
Megawati) di Jawa Pos Minggu, 15 Agustus lalu. Coba deh anda ikutan
baca. Nanti kita tarik kesimpulan masing-masing.

Saya yakin bahwa kesimpulan saya akan berbeda dengan anda.
Yang jelas, saya baru tahu kalau Taufik jauh lebih taat beragama
dibandingkan Megawati.

S a m 


Martin Manurung wrote:
> 
> Kita lihat saja, apakah lucu atau tidak..., I think it's not that easy..
> 
> By the way, sudah ada advance information perihal pertemuan Amien Rais
> dengan "Boss nya Status Quo" Habibie (faksi ini yang disebut "Golkar
> Hitam")? Apakah ada aliansi "Poros Tengah" dengan Golkar Hitam-nya Habibie?
> Ataukah pertemuan itu cuma kompensasi dari kalahnya perhatian publik pada
> move Amien Rais?
> 
> Yaa...., (ini meniru "active listening"nya seseorang) jadilah Poros Tengah
> bergandengan tangan dengan Golkar Hitam.
> 
> Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
> _________________________________________________
> E-mail: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> Visit http://come.to/forma-kub
> 
> -----Original Message-----
> From: Sams <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: 15 Agustus 1999 16:12
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Poros bingungnya Amien Rais....? : siapa yang
> bingung ?
> 
> Sekedar setor informasi secret !
> 
> TNI-nya Wiranto sepakat mendukung Golkar. Ini berarti PDIP BUKAN
> pemenang Pemilu. Pemenang Pemilu adalah Golkar. Bukan dari segi moral
> politik lho ya, tetapi dari sisi jumlah suara. Soalnya kalau PDIP
> suaranya cuma 154, sedangkan Golkar (120) + TNI (37) maka suaranya sudah
> 157. Belum lagi PKB alias NU yang secara tradisional selalu bergandeng
> tangan dengan tentara.
> 
> Jadilah PDIP oposisi lagi, dan mungkin bergabung dengan Poros Tengahnya
> Amien Rais.
> 
> Lucu ya ?
> 
> S a m
> 
> ______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke