Nothing's debatable...

Jadi, cukup dibaca saja ya... tanpa dijawab.

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
_________________________________________________
E-mail: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Visit http://come.to/forma-kub

-----Original Message-----
From: Sam <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 16 Agustus 1999 18:20
Subject: Re: [Kuli Tinta] Poros bingungnya Amien Rais....? : siapa yang
bingung ?


Ya memang tidak mudah,

Apalagi kalau anda berfikiran dengan membuat pemilahan kelompok aneh
seperti Golkar hitam dan Golkar Putih, hahahahaha ....

Jadi nanti Golkar hitam ditebak gandengan sama Poros Tengah gitu ?
Dan Golkar putih gandengan sama PDIP, harapannya gitu ?
Tetapi apa betul sih ada Golkar hitam dan Golkar putih. Saya merasa
lucu. Hanya karena seorang Kwik Kian Gie ngomong lantas diikuti,

Yang saya tahu di PDIP itu juga ada PDIP abangan dan PDIP santri,
Teman saya disitu bilang sama saya : Saya masuk PDIP biar orang non
Islam nggak sok ngatur-ngatur seperti dulu (Ini fakta lho ya),

Cuma saya yang orang luar jadi tersenyum, Ooooo ... ternyata PDIP juga
belum selesai toh dengan isu primordialismenya.

Sangat menyenangkan membaca wawancara Haji Taufik Kiemas (suami
Megawati) di Jawa Pos Minggu, 15 Agustus lalu. Coba deh anda ikutan
baca. Nanti kita tarik kesimpulan masing-masing.

Saya yakin bahwa kesimpulan saya akan berbeda dengan anda.
Yang jelas, saya baru tahu kalau Taufik jauh lebih taat beragama
dibandingkan Megawati.

S a m


Martin Manurung wrote:
>
> Kita lihat saja, apakah lucu atau tidak..., I think it's not that easy..
>
> By the way, sudah ada advance information perihal pertemuan Amien Rais
> dengan "Boss nya Status Quo" Habibie (faksi ini yang disebut "Golkar
> Hitam")? Apakah ada aliansi "Poros Tengah" dengan Golkar Hitam-nya
Habibie?
> Ataukah pertemuan itu cuma kompensasi dari kalahnya perhatian publik pada
> move Amien Rais?
>
> Yaa...., (ini meniru "active listening"nya seseorang) jadilah Poros Tengah
> bergandengan tangan dengan Golkar Hitam.


______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke