Thanks Bung,

Beberapa mhs Norwegia juga meninggal.


----- Original Message -----
From: Yap C. Young <[EMAIL PROTECTED]>
Yang pertama, tentang setiap orang berbeda, saya setuju. Setiap
individu
adalah berbeda satu sama lain. Every person is unique. Sangat
menarik
membuat kesatuan dalam perbedaan. Itulah mengapa lingkungan saya
meyakini
perlunya demokrasi. Akan ketemu faktor kesamaannya atas nama
interest.
Keterwakilan.

��: Good!
        Polarisasi kelompok terjadi karena
        individual dierences itu, dan kesamaan
        dalam bidang tertentu adalah alasan
        mengapa individu bergabung kedalam
        kelompok.
        Tim yang solid terbentuk terjadi pada tahap
        Performing setelah melewati tahap-tahap
        Forming, Storming, dan Norming yang penuh
        dengan dinamika dan kemungkinan gagal
        dan berhasil besar. Kemampuan tune in
        masing-masing individu untuk menjadi
        kohesif sangat terantung komposisi masing
        -masing anggota kelompok. Bila individu
        merasa tidak fit untuk berinteraksi didalam
        sebuah kelompok maka defense mechanism-
        nya akan menghalangi dia untuk tune in
        atau melanjutkan proses.
        Selama ini, penelitian menunjukkan bahwa
        heterogenitas akan mempengaruhi
        kohesifitas, dan kohesifitas medium
        menghasilkan produktifitas kelompok
        lebih tinggi dibanding kelompok yang lebih
        kohesif atau kelompok yang kurang kohesif.


Yap:
Yang kedua, Baramuli, dia juga harus diperlakukan responsible
adult. Dalam
tim saya beberapa kali ditemui orang yang lebih ngeyel dari
Baramuli. Suka
membalik balikkan omongan dengan sangat tidak logis. Mau
menangnya sendiri.
Lagi-lagi demokrasi, transparansi dan profit sharing yang
diterapkan dengan
konsisten berdasarkan equality dan fairness yang sudah inclusive
dalam
prinsip itu, banyak diantara mereka lalu berubah kearah positip.

��: Pesonality adalah bawaan atau sangat besar
        dipengaruhi oleh heritage. Saya menamakan
        bawaan DNA atau bibit. Sedang, perilaku dan
        sistem nilai pada dasarnya bisa dipengaruhi
        atau diubah. Saya khawatir hal itu
        tercampuradukkan. Menurut saya, Baramuli
        adalah gawan bayi dan susah diwiradat.


del

Sepotong kecil yang saya ingat :
Fakta 1 : Ketika pers mengetahui dia yang menyuruh Novanto
mengembalikan
uang ke BI, dia bilang, 'keterlibatan' dia dalam skandal BB ya
hanya sebatas
memberi nasihat kepada Novanto itu. Tidak lebih.

��: Lihat dia menuduh KKG bermain politik
        padahal kalau KKG tidak ngomong dia
        belium tentu menyuruh Novianto untuk
        mengembalikan uang itu. Susah deh
        ngomongin orang ini. Nggak ada
        learning pointnya dan bahkan mungkin
        malah kena virusnya.


Fakta 2 : Ketika ketahuan dia mengantar surat bantahan kepada
Hbb, alasannya
lain lagi, bagian tugas dari Ketua DPA. Juga ketika ketahuan dia
berusaha
menggusur Glenn Yusuf.
Anehnya pada waktu fakta 2 ini terungkap, nggak ada yang bertanya
tentang
fakta 1, yang katanya tidak lebih dari memberi nasihat kepada
Novanto.
Seandainya itu ditanyakan, yang menunjukkan kebohongannya, apa ya
yang kira
kira dia jawab?

��: Lha wong dia yang ditunjukin suratnya
        kepada Hbb oleh Ridwan di RCTI saja
        masih berusaha menolak. Apa nggak
        sakit yang nonton.


Yap:
Akhir pekan mas. Senang mendapat pencerahan.

��: Yogya mulai gerimis malam minggu ini.
        Menulis tanggapan ini dimalam minggu
        brought memory  pada saat SMA
        njot-enjotan di 80 meter. Roger?

73 dan 88













______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke