Copy-paste dari Mandiri online hari ini agak membingungkan:

Panglima darurat militer Timtim Mayjen TNI Kiki Syahnakri dalam suatu 
upacara tertutup di Dili, Senin pagi, menyatakan telah terjadi penyerahan 
tanggung jawab secara resmi kepada Interfet. Hal itu dibantah oleh komandan 
Interfet Mayjen Peter Cosgrove, yang bersikukuh dirinya dalam pertemuan itu 
hanya menerima ucapan selamat tinggal dari Kiki dan tidak ada penyerahan 
kekuasaan apa pun sehingga tanggung jawab keamanan masih berada di tangan 
TNI.

"Menurut resolusi PBB, Indonesia bertanggung jawab atas keamanan propinsi 
itu sampai dengan tahapan tertentu, saya kira saat MPR memutuskan (menerima 
hasil pepera) dan pengaturan baru efektif berjalan," kata Cosgrove.

Jadi mana yang benar? Kalau memang Cosgrove masih mengakui kekuasaan TNI di 
Timtim ya sekalian aja pasukan Multinasional itu diajak AMD. Lumayan kan?

Oh ya, apa masih boleh bingung ya?

Yap
>

______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke