Sepertinya sangat "memojokan wiranto" yg memang beberapa
peristiwa Dia yg "seakan-akan harus bertanggung jawab".

Masih ingatkah, ketika Dia menolak dicalonkan menjadi Wapres
bersaing dengan Mega, walaupun banyak yg menilai kekuatan
massa Mega akan melakukan revolusi bila pilihannya tidak terpilih.
apakah Dia memang "takut" akan hal itu ?
Inti penolakannya "rasa persatuan dan kesatuan" berbangsa dan bernegara
dan misi seorang prajurit tetap di junjung tinggi olehnya.

Entah, bagaimana arti"kebenaran" saat ini , bila ditunjang data lendkap danbelum
tentu
"benar", dan apa arti kebenaran bila tidak diterapkan.

Bila memang akan terjadi kudeta, revolusi atau disintegrasi bangsa, Siapa takut
?

-----



-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke