Saya sependapat dengan bung Gigih.
Hampir mustahil kalau ada yang mau melakukan 
Kudeta, apalagi bila dilakukan oleh Militer.

Semua juga tahu bahwa Kudeta adalah perbuatan
yang tidak disukai oleh hampir seluruh Negara-negara
2 di-dunia, apalagi bila dilakukan oleh Militer terhadap
Pemerintahan yang jelas-jelas 'sah' dan legitimate.

Happy Holidays, dan selamat menunaikan Puasa
di-sepuluh hari terakhir.


Salam,
bRidWaN

At 05:17 PM 12/29/99 -0800, GIGIH NUSANTARA wrote:
>Saya hampir di atas 90 persen tidak percaya
>kemungkinan akan adanya kudeta tersebut. Lebih-lebih
>pakai nunggu lebaran segala. Jika ada kudeta, maka
>detik ini juga pasti sudah jalan. Setiap aktivitas
>operasi militer selalu dilakukan dengan pendadakan.
>Nunggu lebaran bukan masuk kategori pendadakan. Toh
>begitu, ada bagusnya waspada.
>
>Militer sekarang beda dengan ketika diketiaki oleh
>Soeharto, di mana hampir semua lini strategis
>benar-benar sudah teken mati setia setiap saat
>terhadap bliouw-nya. Model main incar antara komandan
>dan wakilnya, dan wakilnya lagi dipasang dengan rapih,
>sehingga memungkinkan gerakan para komandan yang
>coba-coba mainkan langkah lain di luar skenario
>Orbaniyah sudah akan tercium cepat oleh wakil, dan
>wakil, dan wakil, terus sampai ke yang di bawah.
>Rejeki berlebihan yang dinikmati komandan pasti
>membuat ngiler para wakil yang ambisius, membuat
>mereka lebih tajam mengincar komandan (atasan)
>dibanding incaran mereka terhadap perusuh keamanan
>yang sebenarnya. Lihat saja, mana turun gangguan
>keamanan dibanding gonta-ganti komandan.
>
>Sekarang, pengincar-pengincar bukan datang dari wakil,
>tetapi datang dari rakyat banyak, yang sudah bersumpah
>untuk tak mau dikadalin lagi. Ini cukup efektif,
>sehingga para provokator bayaran pun rada keder untuk
>macam-macam lagi. Meski sekali dua masih terjadi.
>
>Juga, pemikir-pemikir reformatif pun sudah bertebaran
>di seantero lini militer. Bagaimana Djadja mau
>macam-macam, kalau Pangdam-nya adalah Ryamizad?
>Taruhlah kekuatan Kostrad semua tunduk sama Djadja,
>termasuk Kopassus, Pangdam pasti mendapat backup dari
>Marinir, Paskhas, dan jangan remehkan satuan-satuan
>non-komando yang dimiliki oleh TNI-AL dan TNI-AU. Itu
>dari militer. Sementara dari non-militer juga tak
>kalah kuat. Sebut Banser atau Satgas PDI-Perjuangan.
>
>Saat ini, sekedar mengincar keuntungan sesaat rasanya
>sudah bukan kebiasaan lagi. Beda dengan era Orba
>sebelumnya, yang demi keuntungan sesaat mereka rela
>sekali untuk menjungkalkan kawan seiring. Resikonya
>besar sekali, selain negeri yang masih terpalut krisis
>dan butuh sokongan dari luar, juga menjadi pemerintah
>dalam kondisi super bobrok seperti saat ini bukan
>keadaan ideal yang bisa membuat ngiler. Lebih-lebih
>jika yang melakukannya adalah faksi militer, yang
>seantero dunia rasanya sudah mencibir. Sebuah bunuh
>diri, namanya.
>
>Yang paling aku kuatirkan bukanlah kudeta benar-benar,
>tetapi adalah upaya menggoyang kredibilitas pemerintah
>dengan menciptakan sejumlah kerusuhan, yang kualitas
>kengeriannya bukan main-main. Bukan sekedar
>jambret-jambretan belaka, tetapi model bunuh-bunuhan
>dengan jumlah mati yang lumayan banyak.
>
>Jadi ?
>
>Diperlukan aktivitas intelijen dengan intensitas
>tinggi untuk bisa memantau tiap gerakan, dan
>mematahkan kegiatan tersebut sebelum benar-benar
>parah, dan jangan lupa ungkap siapa mereka ini sebenarnya.
>
>=====
>Sugih durung karuwan, sombong didisikno...
>__________________________________________________
>Do You Yahoo!?
>Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
>http://messenger.yahoo.com
>
>-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
>dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>

-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke