semuanya bener dan bener sekali. Yang nggak bener itu yang si WAM itu sendiri. Wong 
Bapak saya nggak tahu apa-apa tentang pabusacilat kok diikut sertakan, disangkut 
pautkan dengan nama seperti ini. Bagaimana kalau ada orang yang bertindak sama kepada 
WAM. Misalnya ngatai istri WAM sebagai ngotwe. Khan repot juga. Hayo marah lagi.

Saya tetap bertanggunmg jawab terhadap ide, gagasan dan ungkapan saya. Wong hanya di 
internet saja kok. Tetapi kalau ternyata nama samaran ini menjadi topik minggu ini, 
dan ternyata memang demikian, saya akan menggantinya dengan yang lebih elegan dan 
sopan menurut ukuran si WAM itu. Wong dia sendiri juga sering berpendapat yang tidak 
sopan kok. Ini khan cerminan kadar demokrasi ala indonesia yang tertatih-tatih itu.

Pabu sacilat tetap berterima kasih kepada rekan-rekan, saudara-saudara yang telah 
secara tidak langsung membela saya. Pabu sacilat memang  anjing bajingan. Dan itu 
semua disadari oleh pabusacilat. Akan tetapi kita harus menyadari bahwa tidak setiap 
manusia itu humanis. Banyak yang anjing bajingan seperti si Pabusacilat itu. Tidak 
bertanggung jawab, menyembunyikan identitasnya, pecundang, munafik, provokator, 
politikus kampungan, dan seterusnya.

Pabusacilat ingin memberikan oto kritik kepada diri kita masing-masing. Apakah kita 
juga dapat dikategorikan seperti di atas itu. Kejujuran untuk melihat diri kita 
sendiri alias instropeksi diri, tidak hanya monopoli miliknya Meneer Van Danoe (Mantan 
Menhub zamannya Suharto). 

Ide saya mengenai PAN dan Si Amin itu sebenarnya untuk oto kritik bagi diri kita 
sendiri. Kita kadang kala mengungkapkan bahwa diri kita adalah demokratis. Tetapi di 
balik itu ada kepentingan yang tersembunyi yang pada initinya sifatnya busuk. 
Demokrasi hanya dipergunakan dan berlaku bagi kelompoknya sendiri. Tetapi bagi 
kelompok lain nanti dulu. Demokrasi hanya dipergunakan untuk justifikasi atas 
tindakannya sendiri. Tetapi bagi tindakan orang lain engko disik. Sopan santun hanya 
dikukur dari dirinya sendiri, sementara untuk orang lain monggo kerso. Kebenaran hanya 
diukur berdasarkan penilaian berdasarkan ideologinya sendiri, sementara kebenaran yang 
diaungkapkan oleh orang lain dianggap menimpang dari ideologi, bahkan mungkin agamanya 
sendiri. 

Jadi Pabusacilat mempergunakan posting ini, semata-mata merupakan bentuk protes baik 
pada diri sendiri maupun khayalak ramai yang menganggap dirinya serba paling. Paling 
demokratis, paling berbudi luhur, paling beretika tinggi, Paling bermoral, paling 
benar.

Kalau kita menyadari bahwa seluruh fenomena yang ada di jagad ini sifatnya relatif, 
maka segala sesuatu yang menyebutkan PALING pada hakikatnya adalah melanggar kodrat 
alam semesta. 

Mas WAM tahu nggak kalau yang namanya pendapat atau teori atau iptek (termasuk BBPT) 
bukan merupakan institusi atau sesuatu yang paling berhak untuk menilai kebenaran dan 
hakikat hidup.

Kuli tinta sebagai media komunikasi, diskusi, debat eyel-eyelan, sebenarnya khan 
merupakan sarana untuk mencari kebenaran melalui curah pendapat. Nah kalau dalam 
rangka mencari kebenaran tersebut ternyata budakn gagasan atau ide yang direspon, 
melainkan nama atau sifat dari seseorang, apa bedanya kita dengan orede baru. Apa 
bedanya kita dengan Pabusacilat itu. Apa bedanya kita dengan orang-orang zaman 
phitecan tropus paleo javanicus alias zaman purba kala yang belum mempunyai peradaban.

Saya sengaja menyampaikan uneg-uneg panjang lebar semacam ini, sebenarnya untuk 
membuka kesadaran kita, bahwa media ini (internet) mengandung nilai positif maupun 
negatif.

Saya sengaja mempergunakan posting dengan nama samaran PABU SAJILAT alias anjing 
bajingan, sebenarnya bertujuan untuk memancing respon dari saudara-saudara semua. 
Adakah diantara kita yang serta-merta langsung menanggapi seperti si WAM itu. Ataukah 
lebih bijaksana lagi tanpa melihat dan mengartikan sebuah nama.

Lain daripada itu, saya mempergunakan nama samarean ini juga ingin mengetahui secara 
jujur, siapa saja yang dalam diskusi mempergunakan nama asli dan alamat lengkap. Kalau 
ada siapa sajakah itu.

sekali lagi: 
bersatu kita jujur bercerai kita tetap jujur. 
Bersatu kita rendah hati bercerai ya tetap rendah hati.
Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.
bersatu kita menuju kebenaran bercerai ya tetap menuju kebenaran (walau sukar untuk 
menuju kebenaran sejati).
--

On Mon, 14 Feb 2000 19:02:52   Phantom Stranger wrote:
>> WAM:
>> Suatu fakta tidak selalu diketahui semua orang.
>> Bisa saja ada yang tidak tahu. Atau tidak mau tahu.
>> Tidak akan ada diskusi jika semua orang mempunyai tingkat informasi yang
>> sama terhadap fakta yang ada.
>
>PS :
>ya memang tidak selalu diketahui semua orang, tapi kalo anda bilang public
>domain, berarti kan banyak yang tau..
>kalo yang ndak mau tau ya ndak ada masalah toh? pan ndak mau tau.
>biarpun semua orang tau faktanya, tetap aja kok bisa ada diskusi, diskusinya
>adalah bagaimana pandangan kita tentang fakta itu kan? kalo fakta tetap
>dibiarkan sebagai fakta, alias kita tidak
>menafsirkan/menilai/menterjemahkan/menghubung2kan dsb fakta tsb, baru ndak
>akan ada diskusi.
>
>> Yang penting ide-idenya, kata anda. Tidak, bagi saya.
>> Kalau anda hanya mementingkan ide, bagaimana jika ide yang dikemukakan
>> adalah ide _gila_? Kecuali ide, diperlukan tanggung jawab terhadap ide
>> itu. Dan tanggung jawab itu hanya akan ada pada orang yang jelas-jelas
>> mencantumkan identitasnya. Naif sekali mengharapkan tanggung jawab dari
>> orang yang tidak diketahui identitasnya.
>
>PS :
>kalo idenya gila? ya itu kan penilaian orang2.
>justru di internetlah, ide2 gila itu dapet tanggapan, baik setuju, tidak
>setuju, dimodifikasi, dicaci maki, dsb.
>dan kalo ternyata setelah melalui itu semua, ide itu ternyata bagus, ya
>semua orang yang membacanya kan bisa mendapatkan sesuatu dari ide itu, tanpa
>perlu tau ide itu dari siapa, dan bisa dirasakan sebagai ide bersama.
>dan masalah tanggung jawab, kalo orangnya bertanggung jawab, ya dia tidak
>akan bikin fitnah disana sini dong.
>
>
>
>- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
>-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


Join 18 million Eudora users by signing up for a free Eudora Web-Mail account at 
http://www.eudoramail.com

- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke