On Mon, 3 Apr 2000, Phantom Stranger wrote:
> > WAM:
> > Komunisme inherently are anti democracy. Itu alasannya.
> PS :
> hanya karena itu?
> kalo sebuah ideologi yang berarti adalah sebuah pemikiran dilarang, apa hal
> itu tidak bertentangan dengan demokrasi?
WAM:
Masih jadi bahan perdebatan. Apakah melarang sebuah ideologi yang
jelas-jelas bertentangan dengan demokrasi itu anti demokrasi apa tidak.
Kalau saya, selagi saya bisa milih, saya akan ikut melarang. Kecuali sudah
ada bukti bahwa komunisme itu bisa berarti baik.
> > WAM:
> > Jepang belum pernah mengalami pemberontakan komunis, itu alasannya.
> > Anda boleh merasa _itu lebih baik_. Tapi, saya juga punya hak yang sama
> > untuk mengatakan _itu lebih buruk_. Bisa jadi, keluarga saya termasuk yang
> > bakal dihabisi PKI seandainya tahun 65 mereka menang.
> PS :
> betul..jadi jepang bisa menerimanya dengan obyektif..
> bukankah kita seharusnya juga bisa menerimanya dengan obyektif?
WAM:
Obyektif?
Baru bisa dikatakan obyektif kalau Jepang bisa menerima senjata nuklir.
Karena mereka pernah jadi korban nuklir.
Apa anda mau bilang, kita yang pernah menjadi korban PKI dua kali, itu
menjadi subyektif manakala melarang gerakan ini?
> btw, kita tidak berbicara tentang tahun 65..
WAM:
Kita tidak bisa melepaskan kejadian di tahun itu. Suka atau tidak, jika
kita bicara PKI akan melibatkan kejadian tahun 48 dan 65.
> > WAM:
> > Jelaskan dulu, di mana komunisme berarti baik?
> > Yang saya dapat, komunisme SELALU berarti buruk. Jika tidak, Eropa Timur
> > tetap akan berbentuk komunis/sosialis. Di negara komunis, anda tidak bisa
> > bebas mendiskusikan kemungkinan keluar dari sistem komunis.
> > Tidak pernah saya dengar cerita PKI berbuat baik. Dus, untuk apa kita
> > mimpi PKI akan berbuat baik, jika mereka berkuasa?
> PS :
> ini berarti bicara tentang ideologi komunisme ya, dan bukan PKI dan
> perbuatan2nya yang lalu..
WAM:
Apakah PKI dan kebiadabannya akan ada jika tidak ada ideologi komunis?
Keduanya tidak bisa dipisahkan.
> ------------------------
> dari http://www.geocities.com/~johngray/index.htm
> Communism is a society without money, without a state, without property and
> without social classes.
WAM:
Ya. Menurut yang saya pelajari dari kuliah PSP, komunisme yang kita kenal
pada hakekatnya baru mencapai tahap sosialis. RRC dan Kamboja pernah
berusaha menjadi sebuah negara komunis (dalam artian teori ekonomi). Lihat
betapa drastis _upaya_ yang mereka lakukan. Dalam hal kemanusiaan, maksud
saya. Coba anda cari majalah Time/Newsweek tahun 1975-80. Anda akan
mengerti tingkat _keberadaban_ komunis.
> People come together to carry out a project or to
> respond to some need of the human community but without the possibility of
> their collective activity taking the form of an enterprise that involves
> wages and the exchange of its products. The circulation of goods is not
> accomplished by means of exchange: quite the contrary, the by-word for this
> society is "from each according to their abilities, to each according to
> their needs".
WAM:
Dan teori itu cuma ada dalam teori. Komunisme sebagai suatu ajaran ekonomi
telah gagal. Namun, bukan berarti tidak ada lagi kelompok yang ingin
bereksperimen menjalankan sistem politik ini.
> With communism the government of people gives way to the administration of
> things. Contrary to the illusion produced by the present society the state
> and its institutions are not the inevitable result of the growth and
> complexities of societies, but the opposite, the result of the frantic
> socialisation of the species without community. The necessity for distinct
> organs of administration, repression and assistance has its cause in the
> maintenance of class society. The state is the defender of the dominant
> class which is increasingly integrated into it. It is forced to alleviate
> destitution which is increased by a social life where man becomes a predator
> for man.
> With communism the oppositional but complementary relationship between the
> political and economic spheres disappears, i.e. between the citizen
> supposedly governing society in freedom and equality, and the producer as a
> slave to material necessity, hierarchy and the despotism of the factory.
> Communist theory and struggle are a critique of economy and politics.
> -----------------------------
> kalo dilihat di sini, komunisme adalah salah satu idealisme yang tidak
> berbahaya (mungkin ada lagi arti komunisme yang lain dari yang saya kutip,
> saya belum tahu)..
WAM:
Sebagai suatu teori, komunisme memang benign. Sama saja dengan teori
ekonomi lain. Begitu juga fasisme. Tapi, prakteknya kita sudah lihat
sendiri. Jauh lebih bagus kapitalisme daripada fasisme dan komunisme.
Jadi, jangan hanya lihat teorinya saja.
> tapi saya tidak tahu dengan pelaksanaannya..mungkin itu tergantung dari
> caranya, ataupun pemahaman dari idealisme komunis itu sendiri..
WAM:
Sudah saya sebut di atas. Jangan anda pura-pura mengatakan _tidak tahu
dengan pelaksanaannya_. Wong sudah jelas banget kok.
> bahkan agama pun yang katanya baik ndak ada buruknya, juga ada aliran
> ekstrim kiri kanan depan belakang, ada yang pake cara2 keras/kejam, pake
> cara2 lembut..dsb..
> jadi mungkin memang tergantung pemahamannya..
WAM:
Agama baru bertengkar manakala ada salah satu kelompok yang terlebih
dahulu memulai. Tapi, komunisme selalu menghabisi kelompok lain yang tidak
sepaham, manakala mereka mulai punya kekuatan. Sebaliknya, manakala mereka
lemah, seolah-olah semua pihak mereka rangkul. LIhat contoh kasus di
Nikaragua. Kaum Katolik pun pada mulanya mereka rangkul, ketika hendak
menjatuhkan Somoza. Begitu Sandinista menang, kaum Katolik mereka tendang.
Itu adalah gaya klasik kaum komunis.
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!