Hi-hi si Bung Hasan kayaknya sewot banget sama paman janggut,
barangkali rumahnya kebanjiran air mata gara-gara menangis
terus-terusan. Nangisi PDIP serta nangisi nasib guru.
Guru rupanya sekarang sudah sadar, enggak tau apakah itu dipengaruhi
paman Jenggot atau benar-benar kepepet. Sehingga menggunakan
senjatanya orang-orang Marxis yakni boycott dan mogok(sebenarnya sih
enggak perlu ajaran Marx, kondisi obyektif akan terbentuk dengan
sendirinya, kisah orang Samin di Blora misalnya). Barangkali
guru-guru itu sedang Nyamin he.he..
Bung Hasan, ajaran Marx yang diterapkan dan terbuka pada kritik
sebenarnya bisa menghasilkan sesuatu yang baik. Kapitalisme yang
dianut Bung Hasan sampai sekarang bisa hidup karena dia terbuka dan
berani menerima kritik serta memperbaiki diri. Demikian juga Marx
yang sudah jadi sosialisme seperti di Eropa. Bahkan Amerika pun
secara enggak sadar telah menerapkan sosialisme. Komunis RRC, Vietnam
adalah Marxisme yang telah mengalami koreksi.
Islam yang ditafsirkan punya apa pun di dalamnya, juga bisa
menyejahterakan bila dia terbuka terhadap koreksi, serta kritik. Dia
akan busuk dengan sendirinya bila kebal koreksi atau kritik, macam
komunisme dulu.
Perkara orang tua itu ya biar saja, mereka sebentar lagi akan
tergusur oleh waktu dan akan jadi situs arkeologis.
Semoga rumahnya tambah banjir
chevia
--- Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> From: che <[EMAIL PROTECTED]>
>
> "..Eh mbah, kok bikin cerita yang kontras banget sih, tambah
> nelangsa
> yang di Indo sini. ...."
>
> Betul mbak... Saya malahan sampai mberebes mili nggak karuan...
> Apalagi melihat masih banyaknya generasi muda yang lebih suka
> menyimpan otaknya dalam lemari. Kalau yang sudah tua nggak
> usah terlalu diurusin ( Pram umpamanya...)
>
> Contoh sukses seperti jepang sudah amat gamblang nggak mau di
> contoh... Malah cari ideologi sampah yang terbukti , gagal, gagal,
> dan gagal lagi. Itu lho pikiran lama dari pak jenggot marx...
> Contoh suksesnya kan belum ada. Selalu nyungsep kalau dicoba
> diterapkan... Maunya membela kemanusiaan , faktanya kan
> menyengsarakan manusia.
>
> Mbok mobil tua macam Castro dijadikan cermin...
> Lusuh, tua, rabun , gagal total,tapi keras kepala.
> Jangan ngelamun terus.. Turunlah kebumi. Dan sadarlah...
> Gimana ya mbak Che caranya menginsafkan meraka..
>
> Wassalam
> Abdullah Hasan.
>
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Send online invitations with Yahoo! Invites.
http://invites.yahoo.com
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!