On Tue, 9 May 2000, GIGIH NUSANTARA wrote:

> Yang paling akurat, adalah tayangan langsung tadi
> malam, Indonesia Baru, dipandu Natalia Subagyo, yang
> bertelepon langsung dengan Nadim Zuhdi, Ketua Tim
> Ombudsmen Jawa Pos, yang ditugasi untuk mempelajari
> kasus JP tersebut. Tim ini mempelajari semua keberatan
> terhadap pemberitaan JP.

WAM:
Ya, saya ikuti juga program ini.
 
> Natalia mengomentari, 'Wah kecolongan dong ombudsmen
> JP'
 
> Nadim Zuhdi menjawab 'Ya, kami melakukan kesalahan.
> Mengutip berita dan memuatnya begitu saja, tanpa
> melakukan konfirmasi'

WAM:
Konfirmasi yang mana lagi? Ke Tempo? Barangkali, itu benar.
Kalau konfirmasi ke Hasyim Wahid (?), itu dibahas dalam acara Anteve Senin
malam. Itu sudah dicoba, tapi tidak ditanggapi.

Kalau harus konfirmasi ke Tempo, memangnya mass media sini juga konfirmasi
dulu waktu melansir artikel Time tempo hari tentang Suharto? Saya sepakat,
jika cek and ricek itu harus dilakukan. Tapi, yang perlu saya tanya,
apakah itu harus dilakukan karena sasaran tulisannya bukan Suharto, atau
harus berlaku umum? Saya nggak yakin kalau anda berani berkata _harus
berlaku secara umum_. 
 
> Masih nekad ?

WAM:
Masih. Apalagi kalau melawan hipokrisi. 


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke