--- Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Anda betul. Pada musim kompetisi sekarang ini anggota poros halang yang
> ditengah seperti Matori Abdul Jalil , Efendi Khoirie, Panda Nababan, Theo
> Syafei,dll. mesti kita pantau bersama. Tingkah laku para begundal itu amat
> merepotkan orang reformis macam Arifin Panigoro, Heri Akhmadi,dll pendekar
> kita di PDIP, satu-satunya partai yang lejitimit  Jangan sampai pujaan kita
> dan harapan kita dan junjungan kita Megawati Sukarnoputeri di telikung dari
> belakang.  Kita bakalan tidak punya apa-apa lagi !  Apa modal kita, kalau
> kita berani jujur ? Lha wong anggota partai kita banyak yang gebleg!

He-he pendukung permainan cantik pinter ngeles. Enggak usah heran ada poros halang 
baru, sebab ada
gurunya. Orang Indonesia khan 'gumunan', makanya ada yang sukses langsung ditiru. 
Untunglah orang
PDIP dan PKB yang cepat belajar dari poros tengah dan golkar. Sehingga poros tengah 
yang sudah
bermetamorfasis jadi fraksi reformasi 'setengah hati' cs, ikut kelabakan. Dan sekarang 
bikin
jebakan politik yang canggih. Gagal dijebakan isu mentri utama, sekarang ribut tap 
khusus. Entar
kalau usul tap khusus buat mega sampai di voting, siap-siap saja sebar-sebar duwit, 
lagi-lagi
permainan cantik, dan seperti biasa dagang sapi. Menarik juga untuk disimak akrobat 
pakar
permainan cantik, amien mringis, yang ikut-ikutan jadi blantik.

> 
> Baik pula kita dengarkan suatu alternatip lain . Biarkanlah Gus Dur
> berkiprah terus dengan bebas empat tahun lagi. Negeri ini toh sudah
> terlanjur bobrok. Meskipun misalnya akan bertambah bobrok dan nyungsep masuk
> comberan tidak usah kita peduli. Biarlah semua tahu rasa. Kenapa dulu Mega
> tidak dipilih, sehingga airmata kita berjatuhan seperti itu. Perihnya kan
> terus terang masih terasa dalam sumsum sampai sekarang ini. Empat tahun lagi
> barulah kita keluarkan Dewi kita .....Dewi Piningit , Satria tanpa Suara,
> pemegang Keris Nogososro Sabuk Inten....!

Biarlah juga rakyat belajar, bagaimana krisis ini jadi berkepanjangan karena 
orang-orang tanpa
nurani bermain cantik dan menguasai MPR dan DPR, sehingga pelajaran permainan cantik 
bisa lancar
bertumbuh kembang.
 
> Wassalam
> Abdullah Hasan.
> ( Hidup PDIP !)

Lho pendukung PDIP tho, baru aku tahu. Pantesan, gak heran... Menurut William Liddle, 
dari
penelitian muthakirnya, 63% pemilih PDIP adalah santri. Ini tentunya santri yang pejah 
gesang
nderek tuan, pemuja dewi piningit.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Mail � Free email you can access from anywhere!
http://mail.yahoo.com/

->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke