--- Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> awak kapal selam keluar masuk. Lebih parah lagi yang
> menceritakan bahwa di
> masa lalu ada kapal selam RI bernama Monginsidi.
> Dikiranya saya nggak tahu
> aturan penamaan kapal perang RI. Aturan penomoran
> lambung kapal pun saya
> paham.

---------

Terlepas tolol tidaknya diriku ini, maka bagian ini
adalah jatah saya untuk menjawabnya. Sebab saya ingat
betul, ketika me-reply posting saya, WAM telah
menyebut mengenai 'kesalahan' saya mengenai 'KRI
Monginsidi kok kapal selam'.

Saya menyebut 'kesalahan' dalam tanda kutip, sebab
saya benar-benar tidak menulis hal itu. Kalau masih
punya simpanan posting saya di situ, maka yang saya
sampaikan adalah:

1. Beda dengan WAM, yang ngeliat KRI Pasopati ketiak
sudah jadi tontonan di pinggir Kalimas, maka aku dulu
sudah keluar masuk ketika Pasopati dan beberapa kapal
selam RI lainnya, masih aktif.

2. Untuk mendukung pernyataan saya di atas, maka aku
sampaikan sedikit riwayatku, bahwa bapakku adalah
seorang anggota TNI AL, dan aku dibesarkan di daerah
basis AL. Malah, ayahku pernah jadi komandan di RI
(dulu belum KRI) Sisingamangaraja.

Lihat, tak ada saya menyebut Sisingamangaraja itu
kapal silem (yang dikelirukan oleh WAM sebagai
Monginsidi). Tapi wong WAM, mana dia percaya sama
pengutaraanku tersebut (lalu dia munculkan posting KRI
Monginsidi kok kapal silem? dikira aku mau bohongi
dia).

Kalau penamaan kapal-kapal, sedikit aku tahu. Soal
nomor lambung, aku nggak paham. Misalnya, kapal-kapal
LST (landing ship tank), selalu memakai nama 'Teluk'
di depannya. Terus yang PR (Penyapu Ranjau) pakai
nama-nama pulau, yang kalau disingkat jadi PR, seperti
Pulau Rupat. Sementara kapal silem (yang tak
berjendela, tentu) memakai nama-nama senjata
pewayangan. jadi ada Pasopati, Candrasa, Nenggala,
Cakra, dan masih ada beberapa yang lain (kalau nggak
salah ada 12). Untuk kapal silem berjendela aku nggak
tahu, maaf. Sementara untuk jenis Fregat dan
Destroyer, pakai nama-nama pahlawan. Ayahku waktu ikut
operasi Jayawijaya, pengembalian Irian Barat ke
pangkuan RI, kapalnya RI Hasanudin. Ini jelas bukan
kapal silem. Lebih-lebih berjendela. berjendilan,
mungkin.


=====
Sugih durung karuwan, sombong didisikno...

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Mail � Free email you can access from anywhere!
http://mail.yahoo.com/

->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke