On Sun, 2005-05-15 at 01:30 +1000, Ronny Haryanto wrote: > > Kalo Indonesia cuma punya satu distro aja saya kurang setuju. Saya > prefer punya option, dan saya prefer orang lain juga punya option. Dan > tidak semua distro itu punya philosophy, target audience/users, dan > target deployment mode (desktop, workstation, server, embedded, > router, thin clients, etc.) yang sama.
Distro BlankOn ditargetkan untuk desktop. Distro De2UI berasal dari Ubuntu atau setidaknya keluarga dekat dari Ubuntu. Ubuntu itu sendiri dispesialisasikan untuk desktop. Ada alasan kenapa tidak digabung kecuali masalah "agama" ( rpm dan deb )???? -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

