Eddy Setyawan wrote: > wah klo masalah "agama" bisa tambah ruwet nich karena rpm dan dep punya > kelebihan dan kekurangan masing2 dan apalagi masalah fanatisme juga, > bagaimana klo kita bikin "agama" sendiri saja :) ya untuk sementara > bahas konsep dulu saja, buat packager yang lebih user friendly (seperti > install shieldnya winblows)
wah kalau konsep/visi anda mengenai 'packager'/package management system adalah seperti installshield (yang mana adalah installer dan bukan PMS), lebih baik saya gak ikutan 'agama' baru anda deh. :p IMO rpm & deb is far more superior than installshield/setup.exe/msisetup/whatever. i never want to go back to "installers". soal user friendliness itu bisa diatur di frontend. > jadi sisi user lebih merasa mudah saat > melakukan instalasi dan usul saya setiap package untuk small library > (bukan qt / gtk / wx) distatic linking saja, siapa tahu konsep nya bisa > berujung sampai ke implementasi :) ini lagi... static linking... saya gak ikutan deh :) static linking adalah solusi yang kasar sekali untuk masalah yang seharusnya diselesaikan dengan cara yang berbeda. well, untung linux gak seperti windows. :) -- Steven Haryanto | PT. Master Web Network (MWN) http://people.masterwebnet.com/steven | Ged Cyber Lt9, Kuningan Barat 8 Y!:stevenharyanto | Jaksel 12710. Ph: (021) 5269311 http://egroups.com/group/id-regex http://egroups.com/group/id-perl http://egroups.com/group/id-mysql http://egroups.com/group/id-python http://egroups.com/group/id-ruby http://egroups.com/group/id-postgresql http://egroups.com/group/id-php http://egroups.com/group/diskusihosting -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

