Eddy Setyawan wrote:
wah klo masalah "agama" bisa tambah ruwet nich karena rpm dan dep punya kelebihan dan kekurangan masing2 dan apalagi masalah fanatisme juga, bagaimana klo kita bikin "agama" sendiri saja :) ya untuk sementara bahas konsep dulu saja, buat packager yang lebih user friendly (seperti install shieldnya winblows) jadi sisi user lebih merasa mudah saat melakukan instalasi dan usul saya setiap package untuk small library (bukan qt / gtk / wx) distatic linking saja, siapa tahu konsep nya bisa berujung sampai ke implementasi :)
Pemula seperti saya paling mengharapkan penyebaran "bandar CD" di daerah-daerah, kan lebih baik daripada bandar judi. Sebab kalau masih pake dial-up sama juga bohong. Saya mimpi aja gak pernah untuk make apt.
Sepertinya memang berbeda dengan Window, distro linux itu WYSWYG. Susah banget nginstall paket yg gak default ada pada waktu nginstall pertama. Solusi buat repo, ya itu bandar cd menurut saya.
-- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

