On Tue, Jun 20, 2006 at 09:02:45AM +0000, pinguin meriang wrote:
> 1. Nggak perlulah.. ngributin masalah kata-kata free software /
> opensource. NGGAK PERLU disini bukan berarti benar-benar TIDAK PERLU.
> Saya sangat peduli dengan apa yg bapak-bapak dan abang-abang senior
> sekalian diskusikan. Nggak perlu disini dlm artian, saatnya belum pas
> (tepat)? Sebab, menurut saya yang paling penting saat ini adalah
> bagaimana caranya untuk "merehabilitasi" saudara-saudara sebangsa dan
> setanah air kita yg TERTIPU dan KECANDUAN "NARKOBA"(*1) bahkan
> TERJEBAK dalam MONOPOLI oleh "evil corporation"(*2)!!

narkoba + evil corporation itu nanti dulu :-)
ok, sepakat tidak usah pusing soal istilah. terus formulasi usulan
nanti berbentuk seperti apa? jangan-jangan nanti cuma mengulang semua
yang sudah didokumentasikan di http://www.fsf.org.

ok, sepakat tidak usah pusing soal istilah. masalahnya, gerakan opensource
yang didengung-dengungkan orang itu sebenarnya banyak memiliki 'trap',
ini suka tidak suka. lebih menyedihkan lagi, sebenarnya kita pun tidak
peduli dengan opensource, tapi cenderung lebih peduli dengan gratissource
atau gratisware.

btw, sebenarnya masalah gratisware ini bisa dijadikan ide untuk membuat
satu gerakan baru, katakanlah: sontoloyoware(tm), misi dari sontoloyoware
ini adalah:
- inventarisasi perangkat lunak gratis
- mencarikan solusi/bantuan hukum bagi legaligas penggunaan
  perangkat lunak gratis
- mengeluarkan SSI (Sontoloyo Software Initiative), dan mengapprove, lisensi
  lisensi apa saja yang masuk ke kategori sontoloyoware.

misi ini dijalankan dengan motto:

   "humanity for all, software harus gratis, mau open kek, mau free kek, mau
    telanjang kek, EGP, yang penting gratis.

Terus bikin yayasan terus minta dana, dan mulai pergerakan.

ayo siapa yang mau jadi tokoknya saingan sama rms/esr he..he.. 
siapa tahu ada yang bisa lebih beruntung dibandingkan esr.

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke