On Mon, Mar 12, 2007 at 12:06:43PM +0700, Resza Ciptadi wrote: > Wah jadi mesti ikutan komentar kayaknya.
anda mengomentari yang mana nih :-) Linux memang cuman kernel, tidak ada yang bisa mengubah itu, tidak dikecilkan dan tidak dibesarkan :D Linux plus bbrp perangkat lunak bantu (utility) dan glibc membentuk sistem operasi. Sistem operasi yang dikemas dengan bbrp aplikasi lain membentuk distro. Jadi, distro adalah sistem operasi, tapi sistem operasi bukan distro. Sejauh saya tahu, tidak ada satu pun distro yang benar-benar murni hanya operating system saja. Distro vs sistem operasi vs kernel ini has nothing todo with GNU/Linux vs Linux (saja) vs kernel, ora ono hubungane karo Freesoftware vs Opensource. Setidaknya tidak secara langsung. > Bila sampai pada tahap tidak mengakui GNU/Linux sebagai dasar dari > suatu distro inilah yang dimaksud BERBAHAYA. Yang dipermasalahkan RMS itu, dalam hal ini, adalah nama kernel itu harus GNU/Linux, bukan cuman Linux saja. Tapi ini ditolak, karena Linux(tm) itu kepunyaan Linus Torvalds, dan tidak ada yang berhak mngganti itu selain Linus. Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

