Trims.
Menurut saya pembahasan pengamanan saung FMIPA ini satu hal yang tepat
dibahas panjang lebar di kalangan pimpinan dan mahasiswa FMIPA, dalam
rangka melatih pengaturan keamanan dalam suatu masyarakat yang masih kecil
(sebagai latihan).

Pandangan pribadi saya adalah, peralatan yang dipakai umum perlu direlakan
untuk hilang, daripada saung menjadi 'kering' dan tidak nyaman
menyenangkan. Akan tetapi peralatan pribadi yang berharga perlu jangan
ditinggal di sana.
Konsekuensi : Lembaga setiap tahun menyediakan sejumlah anggaran untuk
mengganti peralatan itu.

Yang menurut saya amat penting adalah bahwa kehilangan terakhir ini
dipublikasikan secara besar-besaran di papan pengumuman, agar pencurinya
tahu bahwa tindakannya itu tidak diterima baik dan direlakan; dan semoga
dia menyesal karena diberi jalan untuk mengembalikannya.
Mungkin dia sedang butuh uang lalu salah jalan; atau dia sakit kleptomani
tanpa menyadarinya; atau ada sebab lain yang tak terpikirkan saat ini oleh
kita.

Silakan dibicarakan di kalangan mahasiswa; menurut saya ini tidak perlu
dicampuri oleh dosen atau lembaga FMIPA; cukup diketahui dan dipantau.

Salam,          A Rusli 18 Mar 99

At 12:34 PM 3/16/99 +0700, you wrote:
>
>       Kembali terjadi lagi, kehilangan barang berharga milik mahasiswa
>FMIPA yang berada di saung. Ini sudah untuk kesekian kalinya terjadi sejak
>(kalau tidak salah) lebih setahun yang lalu. Seingat saya, barang-barang
>berharga yang hilang termasuk televisi, radio-tape, komponen komputer, dan
>terakhir sebuah printer berikut mousenya.
>       Kejadian ini seharusnya membuat kita (yang peduli), berpikir
>kembali tantang masalah keamanan saung. Menurut saya ada dua pilihan untuk
>menyikapi hal ini agar tidak terjadi lagi kehilangan di kemudian hari.
>Pertama, perketat keamanan saung sampai batas setidaknya cukup menjamin
>keamanan barang-barang di dalamnya. Ini sebenarnya telah pernah dilakukan,
>antara lain dengan mengganti kunci pintu saung tersebut. Tetapi toh
>terbukti, kehilangan kembali terjadi lagi setelah dilakukannya upaya ini.
>       Pilihan kedua, mengosongkan saung FMIPA dari adanya barang-barang
>berharga. Jadi pengamanan tetap dilakukan seperlunya. Sekedar
>perbandingan, memang saung FMIPA katanya adalah yang "paling nyaman".
>Mungkin alasan keamananlah yang menyebabkan sekretariat lembaga mahasiswa
>jurusan lain di Unpar ini tidak "senyaman" saung FMIPA.
>       Memang kenyamanan kerja mahasiswa FMIPA sedikit berkurang kalau
>nantinya saung dikosongkan dari peralatan berharganya. Tapi saya kira ada
>baiknya pilihan ini dipertimbangkan dengan serius, terutama oleh
>calon-calon pimpinan lembaga yang akan datang.
>       Demikian sumbang saran saya. Terima kasih.
>
>

Kirim email ke