On Thu, 18 Mar 1999, A Rusli wrote:
> Pandangan pribadi saya adalah, peralatan yang dipakai umum perlu direlakan
> untuk hilang, daripada saung menjadi 'kering' dan tidak nyaman
> menyenangkan. Akan tetapi peralatan pribadi yang berharga perlu jangan
> ditinggal di sana.
* Satu hal yang perlu diluruskan. Printer bukanlah perlatan yang dipakai
secara umum, tapi hanya untuk keperluan kegiatan lembaga mahasiswa.
Sehingga setiap pemakaian printer untuk keperluan pribadi tidak diijinkan.
> Konsekuensi : Lembaga setiap tahun menyediakan sejumlah anggaran untuk
> mengganti peralatan itu.
* Kendala : semua harga barang-barang yang telah hilang sangatlah mahal,
sehingga rasanya akan sangat sulit untuk menggantinya. Lagipula kegiatan
lembaga pun semakin lama semakin banyak dan semakin membutuhkan biaya
besar.
>
> Yang menurut saya amat penting adalah bahwa kehilangan terakhir ini
> dipublikasikan secara besar-besaran di papan pengumuman, agar pencurinya
> tahu bahwa tindakannya itu tidak diterima baik dan direlakan; dan semoga
> dia menyesal karena diberi jalan untuk mengembalikannya.
> Mungkin dia sedang butuh uang lalu salah jalan; atau dia sakit kleptomani
> tanpa menyadarinya; atau ada sebab lain yang tak terpikirkan saat ini oleh
> kita.
* Yah, kita berharap saja semoga pencurinya bertobat dan mau mengembalikan
barang-barang tersebut. (Itu pun kalau belum dijual :).. )
* Dan ngomong-ngomong, kalau pencurinya sama dengan yang dulu-dulu,
berarti pencurinya udah punya komputer lengkap, yah :)
salam,
KuRniawan.