SETUJUUUUUUUUUUUUUU 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Junianto M
Sent: Tuesday, October 30, 2007 11:23 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [mxrider] oot Fwd: Fw: [Guyon-Yook] Makin Taik Aja [sensor]

nah untung ada yg ngerem pake crita membangun gini..
bos gw yg orang PH aje, lebih milih tinggal di ID daripada balik ke negara
asal..
10thn disini, natalan 7 kali di indo, alasannya simpel "enakan indo",

daripada bacot sana sini provokasi doang, mending ngajarin descendant biar
bangun negara..


Regards,
Junianto M

heru herlambang wrote:
> 
> 
> bukan masalah itu bro, sedikit banyak hal ini cukup mempengaruhi 
> perspektif kita terhadap sesuatu, secara mayoritas. kita senang kalo 
> lagu atau kebudayaan kita di bawakan oleh bangsa lain bahkan bangga. 
> tp tidak dengan menjadikannya hak komersial dan mengklaim atas 
> miliknya sendiri. ini yang tidak di benarkan, suatu saat ente nyanyi 
> lagu rasa sayange atau makan getuk lindri kudu bayar paten kemereka 
> mau??? kalo mereka mengatakan ini lagu yang sudah umum di kawasan 
> asean bahkan singapura pun pernah menyanyikannya, tp apa pernah mereka 
> mematenkannya?? ini yang gak bener, tp gue dah tahu bagai mana ciri 
> bangsa yang beradab itu, asal jangan kita mengklaim barang mereka 
> milik kita, justru orang kita yang bodoh, beli barang di sono tp made 
> in indonesia, kayak gue pas di singapura nyaris ketipu mo beli spatu 
> ternyata made in cibaduyut, bener gak ada indonesianya, tp gue kan gak 
> bodoh cibaduyut itu dari mana hhehehehhe...... intinya, sekalipun ini 
> masalah yang berbau politis dan bukan dalam bidang lingkup bahasan 
> kita, setidaknya kita mulai sekarang mulai membuka mata kita dan 
> berbenah diri, jangan sampe anak2 kita gak hapal pancasila, atau 
> sumpah pemuda seperti kejadian beberapa waktu lalu di media tivi. 
> sistem pembenahan harus lebih di fokuskan lagi, pendidikan sejarah 
> harus di tekankan lebih dari yang lain, intinya agar mereka tetep 
> memiliki wawasan kebangsaan yang baik.
> Gue jujur, lebih senang jaman orde baru, kenapa?? jaman itu politik 
> dan ekonomi kita tergolong stabil, wawasan kebangsaan kita benar2 
> terasa utuh. sekalipun gue puyeng belajar sejarah indonesia, tp 
> sekarang gue sadar bahwa hal itu sangat penting.
> 
> sekarang gue kasih pesen sama anak bini gue, sebisa mungkin hindari 
> berpergian kemalaysia, karena kerabat dekat gue juga beberapa waktu 
> lalu ketiban sial di sono, sudah nunjukin pasport asli masih di bilang 
> palsu sama RELA (pamong praja Malaysia), sampai2 harus berurusan di 
> kantor polisi dan dipaksa nandatangani statement bahwa kerabat gue 
> telah melakukan tindak pencurian dan telah di jaminkan, padahal dia 
> ada kepentingan bisnis dengan rekanan disana. Gue sekalipun dari dulu 
> tidak ada cita2 hijrah kalo terpaksa ke sana, lebih memilih negara 
> lain sekalipun tidak kaya tp masih beradab. sorry gue bukan cuma 
> subjektif, tp temen kantor gue juga kawin sama orang malay, dan dia 
> cerita juga disana kalo keadaan disana seperti apa setiap kali dia 
> berkunjung ke mertuanya.
> 
> So mulai sekarang, ayo, kita pertahankan dan lestarikan budaya bangsa 
> dan berbuatlah untuk negaramu, lupakan malaysia yang hanya bikin 
> kepala kalian puyeng, lebih baik gimana caranya IPTN bisa di 
> bangkitkan lagi, karena dulu gue berkunjung kesana, gue kagum dengan 
> hasil karya bangsa yang bsia sampe ke negeri korea hingga amerika, 
> bahkan Maleo (Calon
> mobnas) pun pernah berada di dalam peti yang siap di kirim ke new 
> zealan dan australia untuk di pasarkan di sana..... gue tahu bangsa 
> kita pandai, tp yang gue gak tahu, bangsa kita gampang di perdayai 
> khususnya dengan uang..., guru2 gue juga banyak di pakai di negeri 
> tetangga, dan selalu bercerita bagaimana mereka mengajari murid2 
> disanan bernyanyi lagu nasional indonesia karena mereka tidak tau lagu 
> daerah atau nasional mereka. Sayang di negara kita, orang pandai tidak 
> punya tempat, hanya yang punya power saja sekalipun bodoh yang bisa hidup
di sini.
> berbeda dengan negara tetangga satu saja yang pandai, minta ampun 
> dihargainya mereka, disini kalo mo dihargai kudu ngeluarin duit baru 
> bisa di hargai.
> Ayo mulai sekarang maksimalkan produk dalam negeri, agar kita bisa 
> tahu kualitas bangsa kita dan tidak terlalu bergantung pada mereka. 
> ayo, bantu sodara-sodaramu agar mereka tidak di sebut pendatang haram 
> di negeri yang mengundang mereka untuk membantu kerjaan mereka. jangan 
> egois, tp pedulilah barang sedikit.
> 
> salam
> heru herlambang
> malang
> "Orang yang prihatin dengan bangsa sendiri"
> 


======================================================================
MX Rider Community (MXRC) Official Website : http://www.mxrider.or.id/

- Posting     : email ke [email protected]
- Berlangganan: email ke [EMAIL PROTECTED]
- Berhenti    : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Digest      : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Baca di web : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Reset email : email ke [EMAIL PROTECTED]
- Bouncing    : http://groups.yahoo.com/myprefs?edit=2
- Mailinglist : http://groups.yahoo.com/group/mxrider/
======================================================================
*** SAVE BANDWIDTH!,  Mohon buang message yang tidak diperlukan ***

Moderator [mxrider]
Yahoo! Groups Links





Kirim email ke