Salam, 
  Biar orang ngaji sampai mencret, agama TERBUKTI setelah ber-abad tidak 
mempunya manusia atau dunia lebih baik. Malah makin terpuruk.Sadarlah! Kalau 
masih dapat melepaskan dari brainwashing yang telah diterima ala komunis sedari 
 dalam kandungan.
  Namun kalau Anda BERBAHAGIA dan COCOk dengan agama Anda, laksanakan 
se-baik2nya, asal tidak mengganggu orang lain meskipun agama Anda mempunyai 
doktin untuk menguasai manusia seluruh dunia.Selamat menunaikan ibadah Anda 
yang akan memberikan kekuatan dan ketentraman! bagi Anda sendiri!
  Wasalam, 
Wal Suparmo
[EMAIL PROTECTED] wrote:
          
Gabril Dan Suparmo, 

Kalian itu hanya baca saja kan. tidak pernah belajar & mengaji kan. 
Umat islam itu tidak akan dianggap sebagai umat islam selama mereka tidak 
mengakui bahwa Nabi Muhammad SAW 
itu sbgai Rosul yg terakhir. 
Itu tidak bisa ditawar2 lagi. 
sama dengan kristen katolik & protestan mereka beda tidak bisa disamakan. 

coba baca postingan dari fabian, sebelum kalian bicara, klo kalian pengen tau 
banyak tentang Islam & Ahmadiyah. 
klo ahmadiyah pengen bikin kepercayaan sendiri silahkan, 
tapi jangan bawa2 nama islam, jangan pake Al Qur'an dan jangan pake apapun yg 
menyangkut islam 
seperti Kristen & Hindu itu benar2 beda dengan islam tapi orang islam kan mau 
mengakui perbedaan. 
masalahnya, Ahmadiyah itu mengatasnamakan islam & sebagian ajarannya sama 
dengan islam 
berarti itu merusak islam. 



Best Regards, 

Nuryani
Marketing Dept.
PT. Yamaha Motor Electronics Indonesia
E-mail : [EMAIL PROTECTED] 


        Wal Suparmo <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]   06/07/2008 07:37 AM           
Please respond to
[email protected]


            To
  [email protected]       cc
        Subject
  RE: :: Milist NB :: Status Ahmadiyah Ditentukan Bulan Ini
          



Salam,   Setuju ! 
Kalau menyangkut kelangsungan hidup organisasi mengapa tidak.Demikian juga 
ALQIADAH.Kalau emua fihak ngotot ini salah satu siasat. 
Wasalam, 
Wal Suparmo

Andik Yudiarto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
ANDA LUPA YA…..INDONESIA JUGA MEMEGANG UU TENTANG HAK PATEN hehehe…..SUPAYA 
SEIRING SEJALAN SEMUANYA....PALING GAMPANG AHMADIYAH GAK PAKE NAMA ISLAM. 
JADI NEGARA MENJAMIN KEBEBASAN BERAGAMA AHMADIYAH...DISAMPING ITU GAK ADA 
PELANGGARAN HAK PATEN ATAS ISLAM, nah....YANG RIBUT SEBENARNYA BUKAN 
AHMADIYAH....TAPI KRISTEN KAYAK GABY INI, KENAPA YA?   
  
---------------------------------
  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of 
Gabriella Rantau
Sent: Thursday, 05 June 2008 5:22 PM
To: [email protected]
Subject: Re: :: Milist NB :: Status Ahmadiyah Ditentukan Bulan Ini 
BANG HARYADI, rupanya anda dan banyak umat Islam yg tidak menyadari bhw UUD 
1945 menjamin kebebasan setiap warga negara Indonesia melakukan ibadah sesuai 
dg iman-kepercayaannya. Jadi ini soal hukum yg berlaku di negara sekuler ini.

Selain itu Indonesia turut menanda-tangani UN Charter on Human Rights yg 
menjamin kebebasan beragama! Jadi seharusnya semua orang yg menjunjung tinggi 
UUD 45 dan percaya akan keadilan HAM mendukung kebebasan umat Ahmadiyah 
menjalankan ibadah sesuai dg kepercayaan mereka.

Di samping itu Qur'an juga menyatakan bhw 'Tidak ada paksaan dlm Islam'. Perlu 
diingat bhw dlm Islam terdapat beberapa mazhab di samping perbedaan antara umat 
Sunni dan Syah yg cukup banyak perbedaan ajarannya.

Gabriela Rantau 
----- Original Message ----
From: Hariyadi Nugroho <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, June 5, 2008 10:04:27 AM
Subject: Re: :: Milist NB :: Status Ahmadiyah Ditentukan Bulan Ini 
Assalamualaikum. .. 
apa sih yang dipikirin lagi??? 
kok lama buyanget mutusin gitu aja. 
kalo ahmadiyah itu nggak ngakuin Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir, 
ya jangan ngaku agamanya islam, dah simpel kan... bikin agama baru, agama 
ahmadiyah, atau ikut struktur oranisasi agama lain yang mbelain 
kalian...(tengok mencak mencak nggak mereka kalau (misal..) nggak ngakuin Isa 
itu Yesus, or menambahkan nama pimpinan mereka sebagai Dewa yang wajib disembah 
selain dewa2 yang sudah ada di Klentheng... ) 
kumpulin formulirnya di depag; 
nama agama apa? 
nama kitab apa? 
nama nabi apa? 
masa jabatan nabinya berapa lama? (halah kayak daftarin partai aja ya..) 
memang sih agama itu urusan pribadi masing masing... tapi mbok ya nalarnya 
mentri mentri itu jalan... (jangan jalannya kayak mentri catur.. miriiiing 
terus...) wong yang solatnya pake basa jawa aja ditegur... masa ini udah jelas2 
nggak ngakuin Muhammad SAW sebagai rasul terakhir, masih dibela2 dengan dalih 
HAM... 
HAMburger kali ya... 
Saya juga nggak ngeh sama orang2 yang bela Ahmadiyah, (yang non-islam mungkin 
saya pahamlah, karena kalian kan nggak ngerti banget apa dan bagaimana Islam 
itu, mohon jangan asal koar2 ikutikutan membela Ahmadiyah... ) parah lagi ngaku 
islam, mbelain Ahmadiyah dengan dalih kebebasan beragama??? udah kebablasan 
itu.... 
Ya Allah SWT, sadarkan dan bukakan pintu hati nurani pimpinan ahmadiyah, tegur 
mereka dengan lembut, ingatkan mereka bahwa Muhammad SAW itu adalah rasul 
utusanMu yang terakhir, tiada yang lainnya lagi... 
Untuk FPI, kita tengok fakta 2 dipengadilan besok, siapa yang memicu 
keributan... jangan asal demo2an gak tahu WHAT IS THE REAL ROOT CAUSE!!! \ 
Selalu ada 2 sisi koin, kita coba lihat dari kedua sisi tersebut, jangan 
melihat dari satu sisi, kalah sama Tukul, dia aja pake 4 mata... 
Jangan sampai kekerasan yang diambil FPI menjadikan Ahmadiyah bebas menyebarkan 
agama sesatnya di Indonesia.. 
Ada komen dari temen2 pengikut Ahmadiyah? 
Wassalamualaikum. 
----- Original Message ----- 
From: Reporter Milist 
Sent: Thursday, June 05, 2008 8:42 AM 
Subject: :: Milist NB :: Status Ahmadiyah Ditentukan Bulan Ini 
Catatan Reporter: mbok yang tegas... Setelah Terjadi Korban masihkah harus 
plinplan 
Kamis, 05 Juni 2008 
Status Ahmadiyah Ditentukan Bulan Ini 
Menteri-Sekretaris Negara Hatta Rajasa memastikan keputusan mengenai status 
Ahmadiyah akan ditetapkan bulan ini. 
JAKARTA – Menteri-Sekretaris Negara Hatta Rajasa memastikan keputusan 
mengenai status Ahmadiyah akan ditetapkan bulan ini. "Juni ini sudah keluar," 
katanya di gedung Dewan Perwakilan Rakyat kemarin.

Dia mengatakan pembahasan mengenai surat keputusan bersama tiga menteri terkait 
dengan hal ini sudah mencapai tahap akhir. Namun, ia juga mengakui proses 
tersebut terkesan lamban. Alasannya, kata Hatta, masalah Ahmadiyah merupakan 
persoalan yang tidak sederhana. "Begitu (keputusan) keluar, harus membuat 
suasana jadi tenang," ujarnya. 

Menanggapi penyerangan yang dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI) terhadap 
Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, ia mengatakan apa 
pun bentuknya, kekerasan tak bisa dibenarkan. "Ini negara hukum, negara 
beradab, harus mengedepankan dialog," katanya. 

Dalam kesempatan berbeda, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Agung Laksono mendesak 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera memutuskan status Ahmadiyah. 
Kelambanan pemerintah ia nilai menjadi penyebab utama terjadinya penyerangan 
Front Pembela Islam terhadap anggota Aliansi Kebangsaan. "Pemerintah diharap 
mempercepat keputusannya, " katanya kemarin. 

Agung menyarankan Presiden menyikapi surat keputusan bersama menyangkut masalah 
Ahmadiyah ini secara bijaksana. Aspek kemanusiaan dan persatuan bangsa, 
katanya, harus menjadi pertimbangan utama Presiden. "Agar tidak memberi peluang 
terjadinya kekerasan." 

Menurut Agung, apa pun keputusan Presiden terhadap surat keputusan bersama yang 
diajukan tiga menteri itu saat ini masih tetap bisa dikoreksi. "Bisa 
diperbaiki, karena ini terkait langsung dengan ketertiban masyarakat." TOMI | 
DWI RIYANTO AGUSTIAR 
Sumber : Tempo 


-- 
************ ********* ********* ****
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist
************ ********* ********* ****** 
   Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com   


                           

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke