BANG HARYADI, rupanya anda dan banyak umat Islam yg tidak menyadari bhw UUD 
1945 menjamin kebebasan setiap warga negara Indonesia melakukan ibadah sesuai 
dg iman-kepercayaannya. Jadi ini soal hukum yg berlaku di negara sekuler ini.

Selain itu Indonesia turut menanda-tangani UN Charter on Human Rights yg 
menjamin kebebasan beragama! Jadi seharusnya semua orang yg menjunjung tinggi 
UUD 45 dan percaya akan keadilan HAM mendukung kebebasan umat Ahmadiyah 
menjalankan ibadah sesuai dg kepercayaan mereka.

Di samping itu Qur'an juga menyatakan bhw 'Tidak ada paksaan dlm Islam'. Perlu 
diingat bhw dlm Islam terdapat beberapa mazhab di samping perbedaan antara umat 
Sunni dan Syah yg cukup banyak perbedaan ajarannya.

Gabriela Rantau


----- Original Message ----
From: Hariyadi Nugroho <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, June 5, 2008 10:04:27 AM
Subject: Re: :: Milist NB :: Status Ahmadiyah Ditentukan Bulan Ini


Assalamualaikum. ..
 
apa sih yang dipikirin lagi??? 
kok lama buyanget mutusin gitu aja.
kalo ahmadiyah itu nggak ngakuin Muhammad SAW 
sebagai nabi dan rasul terakhir, ya jangan ngaku agamanya islam, dah simpel 
kan... bikin agama baru, agama ahmadiyah, atau ikut struktur oranisasi agama 
lain yang mbelain kalian...(tengok mencak mencak nggak mereka kalau (misal..) 
nggak ngakuin Isa itu Yesus, or menambahkan nama pimpinan mereka sebagai 
Dewa yang wajib disembah selain dewa2 yang sudah ada di Klentheng... ) 
kumpulin formulirnya di depag;
nama agama apa?
nama kitab apa?
nama nabi apa?
masa jabatan nabinya berapa lama? (halah kayak 
daftarin partai aja ya..)
 
memang sih agama itu urusan pribadi masing 
masing... tapi mbok ya nalarnya mentri mentri itu jalan.... (jangan jalannya 
kayak mentri catur.. miriiiing terus...) wong yang solatnya pake basa jawa aja 
ditegur... masa ini udah jelas2 nggak ngakuin Muhammad SAW sebagai rasul 
terakhir, masih dibela2 dengan dalih HAM... 
HAMburger kali ya...
 
Saya juga nggak ngeh sama orang2 yang bela 
Ahmadiyah, (yang non-islam mungkin saya pahamlah, karena kalian kan nggak 
ngerti 
banget apa dan bagaimana Islam itu, mohon jangan asal koar2 ikutikutan membela 
Ahmadiyah... ) parah lagi ngaku islam, mbelain Ahmadiyah dengan dalih kebebasan 
beragama??? udah kebablasan itu...
 
Ya Allah SWT, sadarkan dan bukakan pintu hati 
nurani pimpinan ahmadiyah, tegur mereka dengan lembut, ingatkan mereka bahwa 
Muhammad SAW itu adalah rasul utusanMu yang terakhir, tiada yang lainnya 
lagi...
 
Untuk FPI, kita tengok fakta 2 dipengadilan besok, 
siapa yang memicu keributan... jangan asal demo2an gak tahu WHAT IS THE REAL 
ROOT CAUSE!!! \
Selalu ada 2 sisi koin, kita coba lihat dari kedua 
sisi tersebut, jangan melihat dari satu sisi, kalah sama Tukul, dia aja pake 4 
mata...
 
Jangan sampai kekerasan yang diambil FPI menjadikan 
Ahmadiyah bebas menyebarkan agama sesatnya di Indonesia..
Ada komen dari temen2 pengikut 
Ahmadiyah?
 
Wassalamualaikum.
 
 
----- Original Message ----- 
From: Reporter Milist 
Sent: Thursday, June 05, 2008 8:42  AM
Subject: :: Milist NB :: Status Ahmadiyah  Ditentukan Bulan Ini

Catatan Reporter:  mbok yang tegas... Setelah Terjadi Korban masihkah harus  
plinplan

 
Kamis, 05 Juni 2008
Status Ahmadiyah Ditentukan  Bulan Ini
Menteri-Sekretaris Negara  Hatta Rajasa memastikan keputusan mengenai status 
Ahmadiyah akan ditetapkan  bulan ini. 
JAKARTA –  Menteri-Sekretaris Negara Hatta Rajasa memastikan keputusan mengenai 
status  Ahmadiyah akan ditetapkan bulan ini. "Juni ini sudah keluar," katanya 
di  gedung Dewan Perwakilan Rakyat kemarin.

Dia mengatakan pembahasan  mengenai surat keputusan bersama tiga menteri 
terkait dengan hal ini sudah  mencapai tahap akhir. Namun, ia juga mengakui 
proses tersebut terkesan lamban.  Alasannya, kata Hatta, masalah Ahmadiyah 
merupakan persoalan yang tidak  sederhana. "Begitu (keputusan) keluar, harus 
membuat suasana jadi tenang,"  ujarnya. 

Menanggapi penyerangan yang dilakukan oleh Front Pembela  Islam (FPI) terhadap 
Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan  Berkeyakinan, ia mengatakan 
apa pun bentuknya, kekerasan tak bisa dibenarkan.  "Ini negara hukum, negara 
beradab, harus mengedepankan dialog," katanya. 

Dalam kesempatan berbeda, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Agung Laksono  mendesak 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera memutuskan status Ahmadiyah.  
Kelambanan pemerintah ia nilai menjadi penyebab utama terjadinya penyerangan  
Front Pembela Islam terhadap anggota Aliansi Kebangsaan. "Pemerintah diharap  
mempercepat keputusannya, " katanya kemarin. 

Agung menyarankan Presiden  menyikapi surat keputusan bersama menyangkut 
masalah Ahmadiyah ini secara  bijaksana. Aspek kemanusiaan dan persatuan 
bangsa, katanya, harus menjadi  pertimbangan utama Presiden. "Agar tidak 
memberi peluang terjadinya  kekerasan." 

Menurut Agung, apa pun keputusan Presiden terhadap surat  keputusan bersama 
yang diajukan tiga menteri itu saat ini masih tetap bisa  dikoreksi. "Bisa 
diperbaiki, karena ini terkait langsung dengan ketertiban  masyarakat." TOMI | 
DWI RIYANTO AGUSTIAR
 
Sumber : Tempo

-- 
************ ********* ********* ****
Memberitakan  Informasi terupdate untuk Rekan  Milist
************ ********* ********* ******     


      

Kirim email ke