Gabril Dan Suparmo,

Kalian itu hanya baca saja kan. tidak pernah belajar & mengaji kan.
Umat islam itu tidak akan dianggap sebagai umat islam selama mereka tidak 
mengakui bahwa Nabi Muhammad SAW
itu sbgai Rosul yg terakhir.
Itu tidak bisa ditawar2 lagi.
sama dengan kristen katolik & protestan mereka beda tidak bisa disamakan.

coba baca postingan dari fabian, sebelum kalian bicara, klo kalian pengen 
tau banyak tentang Islam & Ahmadiyah.
klo ahmadiyah pengen bikin kepercayaan sendiri silahkan,
tapi jangan bawa2 nama islam, jangan pake Al Qur'an dan jangan pake apapun 
yg menyangkut islam
seperti Kristen & Hindu itu benar2 beda dengan islam tapi orang islam kan 
mau mengakui perbedaan.
masalahnya, Ahmadiyah itu mengatasnamakan islam & sebagian ajarannya sama 
dengan islam
berarti itu merusak islam.



Best Regards, 

Nuryani
Marketing Dept.
PT. Yamaha Motor Electronics Indonesia
E-mail : [EMAIL PROTECTED]



Wal Suparmo <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
06/07/2008 07:37 AM
Please respond to
[email protected]


To
[email protected]
cc

Subject
RE: :: Milist NB :: Status Ahmadiyah Ditentukan Bulan Ini






Salam,
Setuju !
Kalau menyangkut kelangsungan hidup organisasi mengapa tidak.Demikian juga 
ALQIADAH.Kalau emua fihak ngotot ini salah satu siasat.
Wasalam,
Wal Suparmo

Andik Yudiarto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
ANDA LUPA YA…..INDONESIA JUGA MEMEGANG UU TENTANG HAK PATEN 
hehehe…..SUPAYA SEIRING SEJALAN SEMUANYA....PALING GAMPANG AHMADIYAH GAK 
PAKE NAMA ISLAM.
JADI NEGARA MENJAMIN KEBEBASAN BERAGAMA AHMADIYAH...DISAMPING ITU GAK ADA 
PELANGGARAN HAK PATEN ATAS ISLAM, nah....YANG RIBUT SEBENARNYA BUKAN 
AHMADIYAH....TAPI KRISTEN KAYAK GABY INI, KENAPA YA?

From: [email protected] 
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Gabriella Rantau
Sent: Thursday, 05 June 2008 5:22 PM
To: [email protected]
Subject: Re: :: Milist NB :: Status Ahmadiyah Ditentukan Bulan Ini
BANG HARYADI, rupanya anda dan banyak umat Islam yg tidak menyadari bhw 
UUD 1945 menjamin kebebasan setiap warga negara Indonesia melakukan ibadah 
sesuai dg iman-kepercayaannya. Jadi ini soal hukum yg berlaku di negara 
sekuler ini.

Selain itu Indonesia turut menanda-tangani UN Charter on Human Rights yg 
menjamin kebebasan beragama! Jadi seharusnya semua orang yg menjunjung 
tinggi UUD 45 dan percaya akan keadilan HAM mendukung kebebasan umat 
Ahmadiyah menjalankan ibadah sesuai dg kepercayaan mereka.

Di samping itu Qur'an juga menyatakan bhw 'Tidak ada paksaan dlm Islam'. 
Perlu diingat bhw dlm Islam terdapat beberapa mazhab di samping perbedaan 
antara umat Sunni dan Syah yg cukup banyak perbedaan ajarannya.

Gabriela Rantau
----- Original Message ----
From: Hariyadi Nugroho <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, June 5, 2008 10:04:27 AM
Subject: Re: :: Milist NB :: Status Ahmadiyah Ditentukan Bulan Ini
Assalamualaikum. ..
apa sih yang dipikirin lagi??? 
kok lama buyanget mutusin gitu aja.
kalo ahmadiyah itu nggak ngakuin Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul 
terakhir, ya jangan ngaku agamanya islam, dah simpel kan... bikin agama 
baru, agama ahmadiyah, atau ikut struktur oranisasi agama lain yang 
mbelain kalian...(tengok mencak mencak nggak mereka kalau (misal..) nggak 
ngakuin Isa itu Yesus, or menambahkan nama pimpinan mereka sebagai Dewa 
yang wajib disembah selain dewa2 yang sudah ada di Klentheng... ) 
kumpulin formulirnya di depag;
nama agama apa?
nama kitab apa?
nama nabi apa?
masa jabatan nabinya berapa lama? (halah kayak daftarin partai aja ya..)
memang sih agama itu urusan pribadi masing masing... tapi mbok ya nalarnya 
mentri mentri itu jalan... (jangan jalannya kayak mentri catur.. miriiiing 
terus...) wong yang solatnya pake basa jawa aja ditegur... masa ini udah 
jelas2 nggak ngakuin Muhammad SAW sebagai rasul terakhir, masih dibela2 
dengan dalih HAM... 
HAMburger kali ya...
Saya juga nggak ngeh sama orang2 yang bela Ahmadiyah, (yang non-islam 
mungkin saya pahamlah, karena kalian kan nggak ngerti banget apa dan 
bagaimana Islam itu, mohon jangan asal koar2 ikutikutan membela 
Ahmadiyah... ) parah lagi ngaku islam, mbelain Ahmadiyah dengan dalih 
kebebasan beragama??? udah kebablasan itu....
Ya Allah SWT, sadarkan dan bukakan pintu hati nurani pimpinan ahmadiyah, 
tegur mereka dengan lembut, ingatkan mereka bahwa Muhammad SAW itu adalah 
rasul utusanMu yang terakhir, tiada yang lainnya lagi...
Untuk FPI, kita tengok fakta 2 dipengadilan besok, siapa yang memicu 
keributan... jangan asal demo2an gak tahu WHAT IS THE REAL ROOT CAUSE!!! \
Selalu ada 2 sisi koin, kita coba lihat dari kedua sisi tersebut, jangan 
melihat dari satu sisi, kalah sama Tukul, dia aja pake 4 mata...
Jangan sampai kekerasan yang diambil FPI menjadikan Ahmadiyah bebas 
menyebarkan agama sesatnya di Indonesia..
Ada komen dari temen2 pengikut Ahmadiyah?
Wassalamualaikum.
----- Original Message ----- 
From: Reporter Milist 
Sent: Thursday, June 05, 2008 8:42 AM
Subject: :: Milist NB :: Status Ahmadiyah Ditentukan Bulan Ini
Catatan Reporter: mbok yang tegas... Setelah Terjadi Korban masihkah harus 
plinplan
Kamis, 05 Juni 2008
Status Ahmadiyah Ditentukan Bulan Ini
Menteri-Sekretaris Negara Hatta Rajasa memastikan keputusan mengenai 
status Ahmadiyah akan ditetapkan bulan ini. 
JAKARTA – Menteri-Sekretaris Negara Hatta Rajasa memastikan keputusan 
mengenai status Ahmadiyah akan ditetapkan bulan ini. "Juni ini sudah 
keluar," katanya di gedung Dewan Perwakilan Rakyat kemarin.

Dia mengatakan pembahasan mengenai surat keputusan bersama tiga menteri 
terkait dengan hal ini sudah mencapai tahap akhir. Namun, ia juga mengakui 
proses tersebut terkesan lamban. Alasannya, kata Hatta, masalah Ahmadiyah 
merupakan persoalan yang tidak sederhana. "Begitu (keputusan) keluar, 
harus membuat suasana jadi tenang," ujarnya. 

Menanggapi penyerangan yang dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI) 
terhadap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, ia 
mengatakan apa pun bentuknya, kekerasan tak bisa dibenarkan. "Ini negara 
hukum, negara beradab, harus mengedepankan dialog," katanya. 

Dalam kesempatan berbeda, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Agung Laksono 
mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera memutuskan status 
Ahmadiyah. Kelambanan pemerintah ia nilai menjadi penyebab utama 
terjadinya penyerangan Front Pembela Islam terhadap anggota Aliansi 
Kebangsaan. "Pemerintah diharap mempercepat keputusannya, " katanya 
kemarin. 

Agung menyarankan Presiden menyikapi surat keputusan bersama menyangkut 
masalah Ahmadiyah ini secara bijaksana. Aspek kemanusiaan dan persatuan 
bangsa, katanya, harus menjadi pertimbangan utama Presiden. "Agar tidak 
memberi peluang terjadinya kekerasan." 

Menurut Agung, apa pun keputusan Presiden terhadap surat keputusan bersama 
yang diajukan tiga menteri itu saat ini masih tetap bisa dikoreksi. "Bisa 
diperbaiki, karena ini terkait langsung dengan ketertiban masyarakat." 
TOMI | DWI RIYANTO AGUSTIAR
Sumber : Tempo


-- 
************ ********* ********* ****
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist
************ ********* ********* ****** 

 Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com 
 

Kirim email ke