Wah pak, kalo mengorangkan prt mah, memang sy tidak pernah menganggap mrka 
bukan org koq, di rumah sy piring, gelas, sendok pakai sama2, makan juga sama 
lauk pauk, gaji mereka bersih, semua sy sediain, sakit sy bw ke dokter, baju sy 
beliin 3 bln sekali, kalo pergi2 pst sy tawarin makan, tp kdg kan kt sudah baik 
sama mrka tp ada aja yang ga tahu diri, tau2 berenti, ga mau tau kita lg repot. 
Saya pernah dpt yg anak sy sakit, sy sakit, main pulang aja.
 Tapi kalo dapat yg baik, sy jg lebih baik ke mrka, puasa pun tiap sore sy 
beliin bukaan kolak, biji salak atau apa deh dr ktr. Sy sudah makan asam garam 
deh sama yg di baikkin, di bohongin, padahal kita sudah sangat pengertian dan 
baik sm mrka.

 Dr tgl 24 sampai detik ini sy ga ada prt, sy ada anak umur 2 tahun 4 bln, sy 
kerjain semua sampai tiap malam,tidur jam 1 malam, tp sy enjoy aja. Mereka 
belum dpt tiket walaupun sy ganti ongkosnya, jd yah tunggu. 

Jd intinya, ga ada prt sy msh bisa hidup, tp kalo mrka ada sy juga sangat 
menghargai mrka. Suster sy yg sy ceritakan br lahiran, sy kirim paket ke solo 
[asalnya]. 

Bapak sgt sgt beruntung dpt prt yg bs betah bgt lama, di syukuri saja pak.

Sent from my BlackBerry�
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: M Yusuf <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Thu, 09 Oct 2008 10:54:56 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [parentsguide] Maaf tentang PRT/BS


[EMAIL PROTECTED] at 09/10/2008 10:26 wrote:
>Kadang mungkin pembantunya sendiri msh mau kerja, tp kalau dpt suami 
>kebanyakan udah ga mau yah mbak, ada plan2 sendiri. Suster sy yg 
>dulu jg gt, suami jg baik, akhirnya hamil, yah mau gimana lagi, 
>terpaksa berenti deh.

***Prinsipnya kita sudah siap ditinggal kapan pun.
Tapi saya berusaha untuk mempertahankan.
Konsep saya sederhana yakni mengorangkan orang.
Jadi siapapun PRT/BS saya, saya harap dia krasan.

Saya akan cerita konsep mengorangkan orang di email terpisah.

   Terima kasih
   M.Yusuf.web.id
   
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
   Barangsiapa memburu (mengejar) dua ekor burung
   dia akan kehilangan dua-duanya.
   - [Pepatah] -
   
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Kirim email ke