Beberapa kali saya mendengar Fadel banyak dipuji-puji oleh masyarakat.
   
  Satu contoh, disebutkan “…pada waktu Fadel baru terpilih (periode 1)…” ….. 
(itu artinya pada masa sebuah propinsi baru saja dibentuk …. dan pada umumya 
sebuah propinsi baru….. baik rakyatnya maupun pemerintah daerah dan gubernurnya 
umumnya bersemangat membangun yang tinggi)……….
   
  Fadel disebutkan sebagai …" 'mengeluh’… tentang kelakuan birokrasi 
(pemdanya)"….. 
  Padahal namanya juga dari semula visi pemda tingkat kabupaten menjadi visi 
tingkat propinsi….oleh kurang lebih SDM yang sama…sepertinya untuk tahun-tahun 
awal bukankah itu adalah hal yang tak dapat dihindarkan.. apalagi mengingat 
bahwa banyak SDM dari pemda adalah umumnya hasil nepotisme… bukan hasil seleksi 
ketat……. 
   
  Lalu Fadel disebutkan sebagai berkata : “….bagaimana ekonomi gorontalo maju, 
kalau membangun jalan yang dipentingkan hanya dari ibukota provinsi ke ibukota 
kabupaten terus ke ibukota kecamatan... padahal lahan yang luas dengan potensi 
luar biasa tidak  mempunyai akses... “.
   
  Dalam pikiran saya, makanya Gorontalo  dibuat menjadi propinsi baru …. salah 
satu sebabnya adalah karena semula ia termasuk “wilayah tertinggal”…… dimana 
salah satu cirinya adalah jaringan jalan-jalannya tak sempurna,… seperti  
dengan belum dibukanya jalan-jalan kewilayah pedalamannya….. dan jalan-jalan 
utamanyapun umumnya juga belum memadai…
  Dengan dana yang umumnya terbatas maka kiranya wajar bahwa Gorontalo tentu 
harus membangun jaringan jalannya secara mencicil……
  Saya hanya berpikir bahwa jalan-jalan dari  ibukota propinsi keibukota 
kabupaten dan terus kekota-kota kecamatannya (yang jumlahnya jelas dan 
terbatas)  tentu polanya adalah linier…dan jumlah panjang jalannya (tentu nya) 
terbatas…..
  Sementara itu jalan-jalan ke “lahan yang luas dengan potensi luar biasa”  …… 
itu pengertiannya sepertinya bukan pola jalan linier…  dan total mileagenya 
tentu jauh lebih panjang dari total jalan-jalan propinsi,  kabupaten dan 
kecamatannya…… 
  Dan dari semula “tidak ada”….. kalau untuk tahap pertama “sekedar dibuka 
dulu,  dan terbuat dari jalan tanah saja dulu”…. tentunya juga itu sudah dapat 
dikatakan sebagai “luar biasa”……
  Jadi kalaupun dengan dana terbatas Gorontalo akan ‘mengutamakan’ pembangunan 
jaringan “jalan pedalamannya”… rasanya tetap saja.. pada tahun-tahun pertama 
juga kiranya tak akan banyak mileage pembangunan jalan yang dapat dibuatnya…… 
  Jadi kiranya masalah pembangunan jalan dengan dana terbatas … mau 
diputar-puter bagaimanapun.. tetap saja.. hasilnya ya masih itu-itu juga…. 
artinya tahun-tahun pertama tentu tetap saja belum dapat amat memuaskan 
hasilnya …. atau dengan kata lain….. tak ada masalah serius dengan prioritas 
pembangunan jalan-jalan di Gorontalo sana… kecuali ada korupsi besar-besaran 
atasnya……..
  …….
  Selanjutnya …. tentang strategi jagung  (model pertanian 120 hari panen)……
  bahwa seseorang telah diangkat sebagai gubernur.. sebuah jabatan tinggi, 
dengan kekuasaan cukup tinggi dan fasilitas yang cukup….. wajar bahwa ia 
dituntut harus dapat memberikan karya nyatanya …..
  wajar bahwa seorang gubernur harus dapat mendorong produktivitas warga 
masyarakatnya…. dengan modal ruang yang ada …. baik untuk ditanami dengan 
produk pertanian … atau mungkin dilakukan bermacam budidaya lainnya… atas ruang 
yang ada…
   
  Menurut saya…. prestasi seperti yang dicapai Fadel seharusnya merupakan 
“kriteria standar” dari seorang pemimpin ……. bekerja keras, tidak korupsi, dan 
memajukan daerahnya……karena wong si gubernur itu sendiri juga 
keluarganya..."sudah dimajukan derajatnya" dengan ia diangkat sebagai 
gubernur........
   
  Saya jadi kurang jelas….. sebenarnya kriterianya “gubernur hebat” itu seperti 
apa ya?...... apakah model yang ….”sudah diakhir masa jabatannya tidak 
diseret-seret kekejaksaan dan pengadilan,… sudah begitu masih memberikan  
‘karya nyatanya pula”?….
   
  Kalau begitu, lalu kriterianya gubernur yang “biasa-biasa saja” itu yang 
bagaimana ya?... lalu gubernur yang "tidak bagus" itu yang bagaimana, lalu 
kalau "gubernur yang tercela" itu yang bagaimana?.........
   
  salam,
  farid

       
---------------------------------
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out. 

Kirim email ke