iya yaa.... 

jangan-2 kterlibatan masyarakat dalam penataan ruang, manajemen kota, dsb...
sudah bisa dianggap cukup dengan ikut Pemilu tiap 5 tahun...

toh semua tindakan pemerintah tidak akan legal tanpa legislatif....

jangan-2.. selama ini kita dengan semangat heroisme menggembar-gemborkan
the so called 'participatory planning' seakan mengabaikan 'inefektifitas' 
lembaga perwakilan yg sudah ada?

minimal, kita tambal sulam saja dari kebolongan yg ada...

atau...  malah dengan melakukan 'participatory planning or what ever', baik 
dalam busway, gusur menggusur, dll... kita seakan 'membiarkan' lembaga 
perwakilan yg ada bekerja dibawah ekspektasi demokrasi perwakilan... dengan 
pembenaran; yg penting perencanaan bisa jalan dan rakyat bisa sejahtera dan 
damai... masalah wakil rakyat nya tidak bekerja baik... ya sudah laah...

salam hangat, 
-K-

 
Harya Setyaka
Duren Tiga Selatan 89
Jakarta INDONESIA




Bambang Tata Samiadji <[EMAIL PROTECTED] id> wrote:
                             

Kembali pada pelibatan masyarakat yang dipersoalkan  Bung Deden. Mengapa Pemda 
DKI dalam rencana pembangunan busway tidak  melibatkan masyarakat PI yang akan 
terkena dampak eksternalitas dari rencana  busway? Isu tentang pelibatan 
masyarakat dalam perencanakan secara eksplisit  termuat dalam UU No. 26/2007 
tentang Penataan Ruang, khususnya pasal 26 bahwa  masyarakat berpartisipasi 
dalam penyusunan rencana tata ruang. Petanyaannya  adalah, apakah rencana 
busway itu termasuk perencanaan tata ruang? Tentu  saja bagian dari RTR karena 
jalan termasuk struktur tata ruang   yang menjadi bagian dari RTR, tapi soal 
busway ini adalah aspek  perlalulintasan  pada struktur tata ruang yang sudah 
ada, artinya  tidak ada perubahan tata ruang atas ruang yang sudah direncanakan 
(RTR DKI  Jakarta). Dengan kata lain, soal rencana busway ini soal
 keteknikan atau  manajemen lalu lintas. Apakah soal keteknikan atau manajemen 
haruskah melibatkan  masyarakat? Jawabnya bisa YA, bisa juga TIDAk. Bisa YA, 
apabila outcome dari  hasil keteknikan/manajeme n itu punya dampak 
eksternalitas yang bisa merugikan  masyarakat; atau  bisa juga TIDAK karena 
soal keteknikan/manajeme n ini  adalah soal hitungan kelayakan apakah hasilnya 
lebih menguntungkan masyarakat  luas atau tidak? Jadi ini soal studi kelayakan 
saja, seberapa jauh studi itu  dilakukan dengan benar atau tidak. Dalam studi 
kelayakan ini tentunya si  konsultan meneliti seberapa jauh masyarakat PI yang 
dirugikan oleh busway ini  dibandingkan dengan masyarakat luas yang 
diuntungkan. 
  
 Dalam meneliti masyarakat PI yang akan dirugikan,  perlu dipertanyakan 
masyarakat  PI yang mana? Dan apa yang dirugikan ?  Berdasarkan lajur rencana 
busway yaitu di Jl. MPI,
 yang secara langsung  berkaitan adalah rumah-rumah di sepanjang Jl. MPI yang 
"suwung" itu. Tapi apa  yang dirugikan? Kalau soal nilai lahan, dengan fungsi 
jalan utama itu (baik ada  busway ataupun tidak), nilai lahan menjadi sangat 
tinggi. Justru yang merugikan  adalah kesepakatan masyarakat PI sendiri yang 
tidak mau mengubah fungsi menjadi  komersial sehingga rumah-rumah bernilai 
tinggi itu daya tawarnya menjadi rendah,  alias tidak laku disewakan ataupun 
dijual. Yang saya baca dari media bahwa  keberatan dari masyarakat PI tentang 
busway ini bukan soal nilai lahan  (berkaitan dengan hak yang dimiliki), tetapi 
soal kekhawatiran JL. MPI akan  semakin macet saja. Jadi soal kemacetan, bukan 
hak-hak properti yang tereduksi.  Nah, kalau soal kemacetan yang akan semakin 
parah bukan hanya pemilik mobil  masyarakat PI, tapi termasuk pemilik mobil 
masyarakat Cinere, Ciputat, dan  Pondok Cabe. Itu persoalannya. Kasusnya sama 
ketika ada rencana busway di  koridor
 I
 (Sudirman-Thamrin- Kota), dan koridor-koridor (II, III) yang  lain, juga ada 
protes semacam itu. Tapi, berdasarkan proses alami "moda  assigment", ketika 
proses pembangunan busway memang terjadi kemacetan luar  biasa, tetapi setelah 
beberapa waktu, kemacetan di koridor I, II, III menjadi  "normal" kembali. Jadi 
apa relevansinya soal rencana busway ini melibatkan  masyarakat kalau yang 
dipersoalkan hanya kemacetan yang semakin macet di tahap  awal? Kalau soal 
kemacetan yang semakin parah, sebenarnya pembangunan  "under-pass" itu patut 
dikritik, tapi setelah "under-pass" selesai, ternyata  semakin lalu lintas jadi 
lancar. Begitu juga busway nantinya. Yang jelas bahwa  pemilik mobil (termasuk 
saya jelek-jelek juga punya mobil)  terus "dirugikan" dengan kebijakan Gubernur 
Sutiyoso ini. Tinggal bagaimana  si pemilik mobil ini mau mengubah gaya hidup 
secara smart tanpa mengurangi  tujuan hidup itu sendiri.
  
 Rencana busway memang termasuk bagian dari proses  perencanaan tata ruang 
sesuai dengan UU 26/2007, tetapi karena lingkupnya bukan  pengubahan tata 
ruang, yaitu soal keteknikan/manajeme n perlalulintasan, maka ia  terkait 
dengan UU 14/1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan  dan  Peraturan DKI 
Jakarta no. 9/1992 tentang Lalu LIntas dan Angkutan Jalan di DKI  Jakarta. 
Dalam UU dan perda tersebut saya tidak menemukan pasal bahwa dalam  pembinaan 
lalu lintas itu harus melibatkan masyarakat untuk ikut menyusun  
perencanaannya. 
  





 



<!--

#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->



<!--

#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->



<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->








       
____________________________________________________________________________________
Building a website is a piece of cake. Yahoo! Small Business gives you all the 
tools to get online.
http://smallbusiness.yahoo.com/webhosting 

Kirim email ke