Pak Eka Dj, rekan referensier ysh. Membaca pertasnyaan pak Eka ... kembali saya sangat khawatir. Pada saat kita bicara standar internasional ... pada saat kita menggunakan teori-teori internasional ... pada saat itulah kita berhadapan dengan sebuah keniscayaan tentang keamburadulan penanganan masalah tersebut.
Saya tidak mengharamkan kita mendalami permasalahan dengan penggunaan teori-teori dan konsep yang dibangun dari struktur pemikiran barat (standardisasi, efisiensi, ekonomi dlsb) .... saat sekarang itulagh kekisruhan yang terjadi ... karena rakyat dibawah ... bebnar2 yang dibawah ... bahasanya adalah kepercayaan ... bahasanya adalah ke taqlidan ... bahasanya adalah total loyality terhadap value yang dia pegang. Akibatnya .... benturan ini. Kebetulan saya tahu kejadian di priok itu penyebabnya apa. Karena salah satu pemimpibn proyek "pembangunan peti kemas" tersebut adalah teman angkatan 73 ITB. Pendekatannya adalah sangat struktural. Memang dia mendalami budaya ... tetapi sekali lagi budaya yang struktural dengan pendekatan rasio didepan. Ini yang mengakibatkan semua terjadi. Saya tidak menyalahkan dia ... tetapi memang para ahli teknik dan yang mengaku ahli teknik cenderung menggunakan pendekatan tersebut .... Artinya ... bila kita bicara dengan pendekatan struktural dan fungsional ... maka yang muncul adalah sebuah kekisruhan. Karena dimasyarakat ... hal itu tidak dikenal. Salam bambang sp ps. maaf kalau ini dianggap memindahkan topik masalah ...... saya tidak akan berhenti untuk meneriakkan bahwa sudah saatnya kita menukik dengan berpegang pada BUDAYA SENDIRI DENGAN PEMAHAMAN DAN CARA PANDANG KITA.

