oke-oke..

--- On Wed, 4/4/12, kangduren <[email protected]> wrote:

From: kangduren <[email protected]>
Subject: [saham] Re: Kata Fuad Rahmany,saham = asetnya orang kaya yg harus 
dipajaki
To: [email protected]
Date: Wednesday, April 4, 2012, 2:16 PM
















 



  


    
      
      
      
kalo si fuad ada otaknya sih, minimal dia bilang pajak mobil naik krn BBM 
subsidi.
--- In [email protected], TerryAstradika <astradika@...> wrote:
>
> berapa besar sih kebocoran di sektor pajak? kenapa ga ini dulu ya yang 
> diperbaiki performanya, bukan buat-buat aturan namun aturan main di 
> internalnya ga pernah dievaluasi.
> kuatirnya pemasukan berapa? kebocorannya pun lubangnya semakin buesarr.. 
> rakyat sendiri yang miris dan mangkel ati.
> --- On Wed, 4/4/12, Irwan Ariston Napitupulu irwanariston@... wrote:
> 
> From: Irwan Ariston Napitupulu irwanariston@...
> Subject: Re: [saham] Kata Fuad Rahmany,saham = asetnya orang kaya yg harus 
> dipajaki
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, April 4, 2012, 12:34 PM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 
>   
> 
> 
>     
>       
>       
>       Hmmmm.....bisa2 nanti kepemilikan atas emas juga dipajakin tiap tahun, 
> kepemilikan atas berlian juga dipajakin tiap tahun, kepemilikan atas deposito 
> dan obligasi juga akan dipajakin tiap tahun (bukan bunganya karena bunganya 
> sudah dipajakin), kepemilikan atas reksadana juga akan dipajakin tiap tahun. 
> Atau bahkan kepemilikan atas uang di atas Rp2 milyar (batasan dari LPS) juga 
> akan dipajakin tiap tahunnya. :)
> 
> 
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
> 
> 2012/4/4 Nico Adhitya nico.adhitya@...
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>         
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Fuad Rahmany
> menyebut, orang-orang kaya di Indonesia masih belum maksimal membayar pajak.
> Total hanya Rp 1,2 triliun saja sumbangan pajak dari 1200 orang kaya yang
> membayar pajak di Indonesia. »Kami  enggak punya database mereka. Kami
> juga enggak punya akses,â€ï¿½ kata Fuad saat mengungkap kendala pemungutan 
> pajak
> orang kaya di lapangan di kantor Tempo, Senin 26 Maret 2012 lalu.
> 
> Seharusnya, kata Fuad, Dirjen Pajak punya akses ke bank. Sehingga
> bisa menghitung rekening orang-orang kaya tersebut. Atau menelisik
> transaksi-tranksaksi binis jumbo mereka.
> 
> Kendala kedua, kata Fuad, adalah sistim perundang-undangan yang
> memang tidak memungkinkan memaksimalkan potensi tersebut.  Ia
> mencontohkan, bahwa pemilik suatu perusahaan hanya dikenakan pajak dividen
> saja. Yakni sebesar 10 persen saja. »Padahal Dirutnya kena 20 persen,â€ï¿½
> ujarnya.  Ini karena, pajak hanya
> dikenakan pada penghasilan. Bukan saham.
> 
> Lain lagi cerita Fuad, ia mengungkap, belum ada yang mencover harta atas 
> kepemilikan saham. Karena
> undang-undang masih menggunakan patokan tanah dan bangunan atau Pajak Bumi dan
> Bangunan seperti tahun 1980-an.  »Untuk
> pajakin orang kaya, enggak cukup dengan PBB. Yang triliunan itu kan bukan
> rumah, berupa saham,â€ï¿½ katanya.
> 
>  Dari data Direktorat Jenderal Pajak, terungkap bahwa,
> terdapat 1200 orang kaya yang terdaftar sebagai wajib pajak. Hingga Maret 
> 2012,
> pajak yang mereka sumbangkan pada negara mencapai Rp 1,2 triliun. Atau
> rata-rata 1 orang kaya di Indonesia menyumbang hanya Rp 1 miliar.
> 
> FEBRIANA FIRDAUS
> 
> 
>   
> Sumber http://id.berita.yahoo.com/orang-kaya-indonesia-ternyata-bayar-pajak-lebih-rendah-004437204.html
> 
> 
> Bagaimana pendapat rekan rekan?
>




    
     

    
    






  








Kirim email ke