makasih mas iman...!
saya sangat mendukung pendapat mas iman dalam menanggapi masalah penembakan
di KRB. saya rasa itu tindakan yang pantas untuk menjaga keseimbangan alam.
kemarin ada pendapat dari saudara agus supaya (kowak di tangkap dan di bawa
aja ke aceh). saya berharap saudara saya agus cuma bercanda, menurut saya
jangan pernah membawa satwa-satwa lain untuk masuk ke hutan aceh apabila di
hutan aceh memang tidak ada jenis tadi, karena saya takut satwa yang di
datangkan tadi akan menjadi predator dan menggangu keseimbangan alam aceh
dengan hadirnya satwa baru dengan pola hidup yang baru dan itu akan menggangu
rantai makanan yang sudah terbentuk di alam aceh.
MAKASIH,
Imanuddin Imanuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Teman,
Menarik juga membaca tulisan teman-teman mengenai penembakan kowak di
KRB.Saya coba melihat dari sudut pandang lain. Sekedar informasi saja
sebenarnya juga ini bukan satu-satunya satwa yang pernah dimusanahkan oleh
pihak kebun raya. Ketika saya masih mahasiswa saya dan mengambil kuliah
ornithologi, sempat berkunjung ke Bapak Dedy Darnaedi yang waktu itu direktur
KRB. Dalam pertemuan itu pak Dedy sempat dipusingkan oleh ulah monyet-monyet
nakal yang dilepas oleh pengunjung dan berkembang biak baik di KR Bogor dan KR
Cibodas. Dampak kehadiran monyet-monyet tersebut sangat besar karena merusak
koleksi tanaman yang ada dan sangat merugikan upaya konservasi ex situ yang
dilakukan oleh pihak KRB. (Bisa dibayangkan kalau ternyata mereka mengkoleksi
suatu spesimen hidup yang sangat langka dan akhirnya musnah gara-gara sekawanan
monyet, Atau misalnya bunga amorpophalus titanum mereka mati karena monyet.....
) Meliha tkondisi ini pihak KRB melakukan upaya eliminasi terhadap
monyet-monyet yang ada demi tercapainya upaya konservasi. Ternyata kasus yang
serupa juga terjadi lagi meskipun dengan satwa yang berbeda yaitu kowak malam.
Saya pikir bagaimanpun juga upaya pengurangan populasi burung kowak di KRB
tidak sepenuhnya salah dan juga barangkali tidak sepenuhnya benar. Namun yang
pasti pihak KRB memiliki kewajiban dan kewenangan untuk menjaga kelangsungan
hidup koleksi tumbuhan mereka dengan segala upaya. Selain itu perlu juga kita
lihat dari segi daya dukung areal danau gunting.
Daya dukung ini kalau kata dosen saya istilah yang mengawang-ngawang dan
rumit menghitungnya. Tapi kita bisa mengetahui apakah daya dukung lingkungan
danau situ gunting sudah terlampaui cukup dengan melihat kondisi lingkungannya,
apakah ada pohon yang menjadi rusak karena kotoran burung atau kepadatan burung
yang terlalu tinggi dalam satu pohon dan lain-lain (saya pikir teman2 yang suka
ngamatin burung lebih paham kalau untuk soal ini). Barangkali ini yang perlu
teman2 pikirkan sebelum menilai upaya yang dilakukan KRB adalah salah atau
tidak pantas.
Selain itu ada hal lain yang perlu teman-tema ketahui bahwa dalam suatu
pengelolaan kawasan konservasi baik ex situ maupun in situ, yang namanya
pengurangan populasi adalah hal yang diperbolehkan untuk dilakukan agar daya
dukung lingkungan tidak terlampaui. Salah satu kasus yang bisa saya ungkapkan
misalnya: pada tahun 70 an (kalau gak salah) Departemen Kehutanan pernah
melakukan pengurangan populasi kerbau liar di Taman Nasional Baluran demi
melindungi populasi banteng jawa. Tentu saja caranya dengan ditembak.
Lain lagi kasus di negara tetangga, kata teman saya yang orang singapura,
pihak kota singapur dalam hal ini kementrian lingkungan hidup, secara rutin
mengurangi populasi gagak rumah agar tidak menggangu kehidupan penduduk kota
singapur. Meskipun kita tahu yang namanya kota singapura lebih ramah bagi
kehidupan burung secara keseluruhan. Tetapi tetap mereka melihat kehadiran
burung dan kaitannya dengan kenyamanan hidup warganya. Barangkali kalo menurut
versi KRB "warga" mereka ya tanaman-tanaman langka itu......
Barangkali ini saja yang bisa saya sampaikan, tidak ada maksud membela
siapa-siapa, hanya berusaha melihat dari sudut pandang yang lain.
salam
Iman
----- Original Message ----
From: adefadli <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, October 3, 2007 10:38:31 AM
Subject: Re: [SBI-InFo] Penembakan di KRB
mungkinkah penembakan tersebut dikomunikasikan ke KRB agar tak lagi
ditembak?
atau karena masalah virus ya... sehingga harus ditembak :-)
ataukah sbi masih belum menyentuh masalah pengurangan burung di alam?
af
Kutilang Indonesia wrote:
> Weh....weh.. .maksud hati mau cari kabar flagnya londo, tapi malah lagi
> ada diskusi yang menarik....
>
> kasus ini bisa jadi virus baru, tunggu aja sebentar lagi pasti akan
> menular ke kompleks-kompleks kampus yang saat ini juga di tongkrongin
> sama banyak ardeide (mulai dari kuntul, cangak sampai kowak).....
>
> mungkin kalau kita mau sedikit jauh merenung, kesalahan ini sebenarnya
> bukan hanya kesalahan si penembak atau yang menyuruh menembak tapi
> kita-kita ini juga salah....kecuali kita bisa memberikan solusi (yang
> artinya bukan omong doang) atas persoalan ikutan yang sebenarnya kita
> juga berperan di dalamnya.... .jangan tidak pernah mengaku bahwa
> kerusakan habitat burung di Jawa ini....kita juga menjadi bagian di
> dalamnya.... karena ketika ada persoalan di depan mata dan kita tidak
> terlibat dalam penyelesaiannya maka kita sebenarnya menjadi bagian
> dari persoalan itu.....weh. ..weh.... udah jadi simbah-simbah saya ya....
>
> kalau ingat waktu masih muda dulu....ketika ada 3 ekor merak dikurung
> di kampus maka....munculah hari berkabung bagi puspa dan satwa....
> segera bikin pasukan ! 5 orang cukup. pakai pakaian hitam-hitam, lebih
> bagus satu orang didandani seperti kowak ! trus jalan kaki dengan
> spanduk dan leaflat keliling kebun raya.....jangan lupa barisan media
> diundang semua......peringat an keras ! kegiatan ini hanya untuk yang
> muda....yang sudah menua seperti saya ngak ikutan ya.... hehehe......
>
> setelah itu baru buka dialog publik di radio atau jaktv..... rawe-rawe
> rantas mbok sikile' buntung ! (maaf; maksudnya apapun yang terjadi
> LAWAN ! bahkan ketika kaki sudah patah )
>
> kompornjeblukdarija uh
>
> ige
>
Personal: http://adefadli. hijaubiru. org
Blog: http://timpakul. hijaubiru. org
Mirror Blog: http://timpakul. multiply. com
PLH: http://pendidikan. lingkungan. org
Diskusi: http://cinta. lingkungan. org
---------------------------------
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search.
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers