Dear Teman semuanya... singkawang sekarng bisa lebih maju.. karena di bukanya jalan sambungan ke malaysia.. yg membuka jalan dagang.. itu rencana yg baik dari pemerintah.. tapi selanjutnya apa.. semuanya tergantung rakyat singkawang yang jalani sendiri.. yg usaha sendiri.. lalu pendagang dari luar tahu sejarah dan kependudukan singkawang dari mana??????????? boleh di katakan dari mereka berhubungan langsung dengan rakyat singkawang.. dan bagi wisatawan.. versi singkawang banyak sekali.. karena hanya dengar cerita rakyat singkawang.. yg mungkin..atau boleh di bilang mereka hanya tahu kehidupan..sehari2.. dan sedikit kebudayaan transmigran dari jawa madura.. dan pelaut bugis..dan lain... Tapi sebenarnya sejarah Kota singkwang rakyat singkawang sendiri tidak tahu... Karena ada penghapusan sejarah sebenarnya... mungkin org2 tua yg uda umur 60th keatas dan yg sensitif + mengalami perkembangan sejarah singkwang...... tahu kali ya??? so.. Museum Kota singkawang dan paparan sejarah sebenarnya sangat penting.. agar rakyat singkwang tahu dan mengerti mengapa harus mencintai tanah singkawang lewat asimilasi/campuran dan penhargaan budaya sesama yg beda suku... tapi satu dalam tanah singkawang! Salam
Jung Jung --- On Wed, 9/24/08, United.Singkawang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: United.Singkawang <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [Singkawang] Bangunan Museum Memiliki Arti dan Multifungsi To: [email protected] Date: Wednesday, September 24, 2008, 12:18 PM Walikota Singkawang, Hasan Karman, bersikap bijak terkait dua keinginan kelompok masyarakat yang bertolak belakang, atas rencana bakal dibangunnya museum di Kota Singkawang. Kelompok pertama berpandangan, Kota Singkawang perlu memiliki museum. Namun, kelompok lainnya menilai, Singkawang belum saatnya memiliki gedung menyimpan barang bersejarah tersebut. Memandang dua keinginan itu, Hasan Karman saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, yang diperlukan Singkawang bukan hanya sekedar museum, tapi lebih dari itu. Sebagai Kota Pariwisata, Kota Singkawang memerlukan gedung sebagai pusat informasi pariwisata. “Gedung pusat informasi tersebut berisikan replika-replika yang berkaitan dengan Kota Singkawang,” kata Hasan Karman. Menurutnya, di gedung itu akan disediakan tempat pementasan dan pagelaran seni budaya. Tempat khusus bagi barang bersejarah, serta tempat lainnya. Dengan kata lain gedung itu akan dibangun satu komplek yang berisi beragam hal, terkait dengan Kota Singkawang. “Gedung yang saya inginkan itu sesuai dengan rencana Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Singkawang,” kata Hasan Karman. Sumber : www.borneo-tribune.net
