SINGKAWANG-Sedikitnya, ada 1058 orang guru swasta yang memperoleh bantuan 
sosial dari Pemerintah Kota Singkawang. Pembagiannya bantuan sosial langsung 
oleh Wakil Wali Kota Singkawang, Drs H Edy R Yacoub Msi, Rabu (24/9) kemarin di 
Pemkot Singkawang. Guru swasta yang memperoleh bantuan sosial ini terdiri dari 
guru TK swasya sebanyak 28 sekolah, jumlah gurunya mencapai 142 orang. 
Sementara, guru sekolah dasar swasta sebanyak 230 orang dari 23 sekolah yang 
memperoleh. Sekolah menengah lanjutan guru swastanya memperoleh 299 orang 
terdiri 26 sekolah.

Guru swasta yang mengajar di SMA banyak 277 orang berasal dari 19 sekolah. 
Bukan hanya guru yang memperoleh bantuan sosial ini, para TU (tata usaha) pun 
juga memperolehnya yakni sebanyak 110 orang. "Semuanya yang memperoleh 1.058 
orang," kata salah satu guru kepada Pontianak Post, kemarin. Setiap guru 
memperoleh bantuan sosial sebesar Rp280 ribu perguru. Salah satu guru swasta di 
Kota Singkawang, Herman Buhing SPd kepada Pontianak mengucapkan banyak terima 
kasih atas bantuan sosial yang diberikan pemerintah kota kepada seluruh guru 
swasta yang ada. Kata Buhing, guru berharap, pemerintah terus memperhatian 
kondisi guru swasta.

"Kita berharap terus diperhatikan. Tunjangan fungsional, seharusnya tak ada 
perbedaan dengan guru PNS. Sebab, semua guru tujuan ingin mencerdaskan 
kehidupan berbangsa dan bernegara. Jadi, seharusnya tidak ada perbedaan antara 
swasta dan negeri," kata Buhing mengungkapkan.

Buhing juga berharap, kepada DPRD khususnya Komisi C yang membidangi pendidikan 
supaya memperhatikan kondisi anggaran untuk bidang pendidikan, misalnya BOS 
pusat, BOS daerah, tunjangan fungsional atau tunjangan lainnya yang sudah 
dianggarkan dalam APBD. Pantauan Pontianak Post, dengan tertib guru swasta ini 
mengambil jatahnya masing-masing. "Alhamdulillah, bantuan sosial ini bisa 
menambah untuk lebaran yang sudah dekat," kata salah satu guru wanita, kepada 
Pontianak Post, kemarin. Mereka tentu sangat berharap, tahun depan ditingkatkan 
lagi jumlah bantuan sosialnya. "Kita berkeinginan ditingkatkan terus, paling 
mendekati tunjangan fungsional guru negeri," kata mereka. (zrf)

Sumber : www.pontianakpost.com

Kirim email ke