~ zZz ~ <[EMAIL PROTECTED]> wrote: hmm ... sebenarnya, kasus ini simple aja.
cuman, karena berhubungan dengan suatu instansi pemerintah yang seharusnya
bersih, maka jadi "borok" tersendiri bagi instansi tersebut.
kenapa saya sebut simple? coba kita bayangin, bagi orang tua, apa sih yang
enggak buat anak kita? sebagai orang tua, pastinya ingin memberikan yang
terbaik bagi anaknya. meskipun, mungkin, anaknya tidak memenuhi syarat, tapi
sebagai orang tua pasti berusaha bagaimana caranya agar anaknya bisa memenuhi
syarat. bener g?
********
Sakjane sih masih banyak kok sekolah2 swasta yg bagus untuk anak2 seperti
mereka
Seperti halnya banyak kampus2 swasta bagus
ora usah mekso mlebu negri,
malah ngisin2i
dipandang sebelah mata
itu menurut saya
Kalo misalnya SMUDA dengan terang2an bilang taun ini diterima siswa melalui
jalur khusus, jatahnya sekian kursi
mungkin ora opo2
seperti kampus2 negri yg
udah melakukannya untuk memenuhi defisit anggarannya. Lha kalo ini kan gak
legal, mangkane jadi banyak yg protes
Trus sing gak oleh kursi harus sekolah dimana? Ini butuh diskusi sendiri....
bukan begitu?
************
trus, apakah membuat putra - putri kita bahagia dengan cara lobby sana lobby
sini adalah suatu kesalahan?
apakah membuat putra - putri kita bahagia dengan cara hutang sana hutang sini
adalah suatu kesalahan?
************
Lha kalo lobinya merugikan orang lain ya salah to
berhutang utk tujuan nyogok ya gak bagus juga....
************
masih banyak yang harus kita pikirkan lagi di dunia ini kawan ...
marilah kita berpikir dan berpikir sampai otak kita tidak mampu untuk
berpikir lagi ...
*********************
Lha ini saya setujuuu
.
*******************
~ zZz ~ <[EMAIL PROTECTED]> wrote: yah itulah hidup. mana yang bener dan
mana yang salah, zaman sekarang hampir tidak ada bedanya.
benar bagi orang yang satu belum tentu benar bagi orang yang lain.
menjadi dewasa itu memang pilihan, tapi dewasa belum pada waktunya itu
bukanlah pilihan. ya tho?
memang di mana" sekolah mengajarkan kita agar bisa membedakan mana yang bener
n mana yang salah. tapi aplikasi di lapangan sudah jauh berbeda. orang
indonesia klo tidak di manja dan di puji", bakalan susah untuk mendapatkan
persetujuannya. ya g? coba lah dipikir lagi. semasa kuliah, klo kita tidak
melobby dosen untuk acc skripsi gimana? klo kita tidak mendekati senior dan
mengambil hatinya, mana boleh kita pinjam buku"nya? sesimple itu. hanya saja,
kita salah menerapkan persoalan lobba lobby itu alias g pada tempatnya
*********************
Kita hati kecil untuk melihat mana yg bener mana yg salah.......
---------------------------------
Get your email and more, right on the new Yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
----Hapus qoute yang tidak relevan jika me-reply!----
Arsip milis ada di:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Situs sekolah ada di:
http://www.smun2-jbg.sch.id
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://uk.groups.yahoo.com/group/smu2jombang/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://uk.docs.yahoo.com/info/terms.html