RADAR MOJOKERTO Jumat, 11 Agt 2006

--------------------------------------------------------------------------------
  
Rabu, 09 Agt 2006
Kasek SMAN 2 Bakal Dicopot


Rekomendasi Tim PSB Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan
JOMBANG - Dikritik tak komprehensif dalam melakukan telaah 
terkait insiden siswa "siluman" di SMAN 2, membuat Tim 
Pendaftaran Siswa Baru (PSB) Dinas Pendidikan gerah. Untuk 
melengkapi upaya pengumpulan data dan fakta, Tim PSB 
Disdikkab kembali melangkah dengan melakukan pemeriksaan 
secara maraton.

Secara berantai, para pihak yang menjalani pemeriksaan 
intensif itu antara lain, jajaran panitia PSB SMAN 2, 
sejumlah guru pengajar dan Kasek Mangkuwan.

"Dalam kasus SMAN 2 ini kita sudah melakukan pemeriksaan. 
Semuanya telah diketahui letak permasalahannya," tutur Plh 
Kepala Dinas Pendidikan Jombang HM. Arifin, di sela-sela 
hearing dengan Komisi D DPRD Jombang, kemarin.

Menurut HM. Arifin, proses pemeriksaan maraton tersebut 
dilakukan untuk mengetahui kronologi penerimaan siswa 
"siluman". Peristiwa itu terjadi karena, siswa berinisial 
PA yang juga putri seorang guru SMAN 2 sendiri dinyatakan 
tidak diterima. Namun, dengan dalih mengisi pagu yang 
kosong, yang bersangkutan dinyatakan diterima melalui 
jalur belakang.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa Kasek Mangkuwan 
telah melakukan kesalahan saat proses PSB berlangsung. 
Keputusan penerimaan siswa berinisial PA dilakukan tanpa 
melibatkan panitia PSB. Prosedur pendaftaran seperti saat 
penerimaan berkas pendaftaran yang dilakukan panitia di 
loket pendaftaran, juga tak dilampaui. Hal itu semakin 
menguatkan dugaan aksi kolutif dalam PSB. "Fakta ini sudah 
diakui, Karena itu, panitia dalam hal ini tidak bersalah. 
Semuanya lebih mengarah pada kepala sekolah yang menjadi 
penanggung jawab!" tegas HM. Arifin.

Untuk itulah, pihaknya meminta kepada seluruh dewan guru, 
agar tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab mengajar 
dengan baik. Hal itu perlu dilakukan, supaya siswa tidak 
dirugikan atas perkembangan kasus tersebut. Dalam waktu 
dekat, pihaknya akan menyerahkan hasil pemeriksaan 
intensif itu kepada Bupati Jombang, selaku pemegang 
kewenangan dalam mengeluarkan keputusan akhir.

Apakah Kasek Mangkuwan akan dicopot? Arifin tidak berani 
menyebut kepastian sanksi tersebut. Alasannya, kapasitas 
kewenangan dirinya yang hanya sebagai pelaksana harian 
(Plh) kepala Dinas Pendidikan.

Secara terpisah, Ketua Dewan Pendidikan Jombang Abdul 
Mukhid Djaelani menyatakan, bila lembaganya mengeluarkan 
beberapa rekomendasi penting terkait insiden tersebut. 
Antara lain mengeluarkan siswa bersangkutan, serta 
melengserkan Kasek saat ini, karena dinilai ceroboh dalam 
melaksanakan proses PSB. "Karena beberapa kali membuat 
permasalahan dan kesalahan PSB yang fatal inilah, 
menjadikan posisi jabatan tersebut harus dievaluasi dengan 
mutasi!" tandas Mukhid. (bin)
  
  
===========================================================
Webmail Plasa.com telah dilengkapi dengan
fitur SpamFilter Management
Keterangan lebih lanjut, silakan buka
http://www.plasa.com/informasi/spam/
===========================================================


----Hapus qoute yang tidak relevan jika me-reply!----
Arsip milis ada di:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Situs sekolah ada di:
http://www.smun2-jbg.sch.id 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://uk.groups.yahoo.com/group/smu2jombang/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://uk.docs.yahoo.com/info/terms.html
 


Kirim email ke