Kujadi ingat.  Setahuku, sebenarnya dari tahun 1991 pun udah ada koq kelas 
tambahan.  Yaitu satu kelas yang isinya murid2 yang sebenarnya masuk melalui 
jalur khusus, gak tahu apakah tersembunyi, terang2an diberitahukan di awal 
ato apalah namanya.  Yang pasti pas udah masuk, hampir semua siswa baru 
tahu.  SPP dan hak sih sama, cuma mungkin uang masuknya yang berbeda.

Cuman tahun selanjutnya tidak diberlakukan lagi (kelas khusus), mungkin 
menimbulkan kesenjangan, atau dipandang sebelah mata ama guru dan siswa yang 
lain.  Tapi mungkin juga jatah kelas tambahan tersebut dibagi2, dikit2 masuk 
ke semua kelas... jadi ganampak banget.  Trus pas tahun aku masuk, ada juga 
temen yang isyunya masuk karena ibunya guru di situ.  Tapi ya... kita2 ga 
ada kepentingan buat tahu yang sebenarnya...jadi yowis.

Klo mau SMUDA versi swasta, terang2an kan dah ada, kalo gasalah PGRI 1 kan? 
kalo gaksalah semua fasilitas sama ma (Masih adakah?) Cuman mungkin saja 
sistemnya bukan subsidi silang, tapi proyek tambahan...

intinya... praktek2 macam itu udah adalah sejak dulu, cuman kita aja yang 
baru sadar sekarang, atau mungkin juga sekarang  prosentasenya lebih tinggi 
aja.  Memang sayang sih, mengingat kita dilahirkan dari sana... tapi memang 
apa yang bisa kita perbuat?

Tentang pamor SMUDA yang biayanya mahal, swasta yang bagus (emang udah ada 
di Jombang?) he... kayaknya kudah ketinggalan banget gak update lagi data 
kota kelahiran.  Jadi kangen ama SMUDa tercinta.. he he...



----- Original Message ----- 
From: "S. Pandu Murti" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, August 09, 2006 8:57 PM
Subject: RE: [smu2jombang] Kasus Smuda


~ zZz ~ <[EMAIL PROTECTED]> wrote:    hmm ... sebenarnya, kasus ini 
simple aja. cuman, karena berhubungan dengan suatu instansi pemerintah yang 
seharusnya bersih, maka jadi "borok" tersendiri bagi instansi tersebut.
  kenapa saya sebut simple? coba kita bayangin, bagi orang tua, apa sih yang 
enggak buat anak kita? sebagai orang tua, pastinya ingin memberikan yang 
terbaik bagi anaknya. meskipun, mungkin, anaknya tidak memenuhi syarat, tapi 
sebagai orang tua pasti berusaha bagaimana caranya agar anaknya bisa 
memenuhi syarat. bener g?

  ********
  Sakjane sih masih banyak kok sekolah2 swasta yg bagus untuk anak2 seperti 
mereka. Seperti halnya banyak kampus2 swasta bagus. ora usah mekso mlebu 
negri, malah ngisin2i. dipandang sebelah mata. itu menurut saya.

  Kalo misalnya SMUDA dengan terang2an bilang taun ini diterima siswa 
melalui jalur khusus, jatahnya sekian kursi. mungkin ora opo2. seperti 
kampus2 negri yg udah melakukannya untuk memenuhi defisit anggarannya. Lha 
kalo ini kan gak legal, mangkane jadi banyak yg protes.

  Trus sing gak oleh kursi harus sekolah dimana? Ini butuh diskusi 
sendiri.... bukan begitu?

  ************

  trus, apakah membuat putra - putri kita bahagia dengan cara lobby sana 
lobby sini adalah suatu kesalahan?
  apakah membuat putra - putri kita bahagia dengan cara hutang sana hutang 
sini adalah suatu kesalahan?

  ************

  Lha kalo lobinya merugikan orang lain ya salah to.
  berhutang utk tujuan nyogok ya gak bagus juga....

  ************

  masih banyak yang harus kita pikirkan lagi di dunia ini kawan ...
  marilah kita berpikir dan berpikir sampai otak kita tidak mampu untuk 
berpikir lagi ...

  *********************

  Lha ini saya setujuuu..

  *******************


  ~ zZz ~ <[EMAIL PROTECTED]> wrote:    yah itulah hidup. mana yang 
bener dan mana yang salah, zaman sekarang hampir tidak ada bedanya.
  benar bagi orang yang satu belum tentu benar bagi orang yang lain.
  menjadi dewasa itu memang pilihan, tapi dewasa belum pada waktunya itu 
bukanlah pilihan. ya tho?
  memang di mana" sekolah mengajarkan kita agar bisa membedakan mana yang 
bener n mana yang salah. tapi aplikasi di lapangan sudah jauh berbeda. orang 
indonesia klo tidak di manja dan di puji", bakalan susah untuk mendapatkan 
persetujuannya. ya g? coba lah dipikir lagi. semasa kuliah, klo kita tidak 
melobby dosen untuk acc skripsi gimana? klo kita tidak mendekati senior dan 
mengambil hatinya, mana boleh kita pinjam buku"nya? sesimple itu. hanya 
saja, kita salah menerapkan persoalan lobba lobby itu alias g pada tempatnya


  *********************

  Kita hati kecil untuk melihat mana yg bener mana yg salah.......


---------------------------------
Get your email and more, right on the  new Yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]



----Hapus qoute yang tidak relevan jika me-reply!----
Arsip milis ada di:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Situs sekolah ada di:
http://www.smun2-jbg.sch.id
Yahoo! Groups Links











----Hapus qoute yang tidak relevan jika me-reply!----
Arsip milis ada di:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Situs sekolah ada di:
http://www.smun2-jbg.sch.id 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://uk.groups.yahoo.com/group/smu2jombang/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://uk.docs.yahoo.com/info/terms.html
 



Kirim email ke