wassalamu'alaikum wr wb Terima kasih ukh atas tanggapannya, bukan maksud saya narsis (he he he meski kata orang ndak narsis nggak eksis , just kidding). Maksud diri membuka diri, karena saya prihatin ukh. BUkan saatnya kita saling membuka aib dan kelemahan untuk saling menjatuhkan antar sesama muslim. Kemudian lalai terhadap kemaksiatan yang merajalela disekitar kita. saya prihatin bahwa kita kadang lebih fokus mengkritisi dan mencari-cari kelemahan sesama saudaranya di forum umum. padahal seorang saudara wajib menjaga nama baik saudara lain, menjaga kehormatannya, tidak mencela, tidak menzalimi, menghina dan membuat malu atau menyerahkannya pada musuh. Bila saya diperbolehkan melihat musuh kita itu sama (sistem kuffur), masalah hidup yang kita alami sama, kenapa kita tak fokus menyelesaikan hal ini. Sungguh saya yakin darimana pun latarbelakang dan organisasi Anda, dalam diri Anda akan tumbuh rasa ingin terjalin ukhuwah, persatuan umat dan kerinduan penerapan syariat Islam secara kaffah, tidakkah ini yang difokuskan? Itulah kenapa secara pribadi saya lebih suka mencari titik kesamaan dan menghindari hal-hal sensitif. Kalau pun itu harus dilakukan saya tak ingin melakukannya di forum umum seperti milis ini. Ok, bila masing-masing pihak merasa benar, itu wajar, mestinya memang demikian, kalau kita tak yakin bagaimana kita bisa memilih dan melaksanakan syariah. Namun tetaplah menghargai muslim yang lain, di masa khilafah pun beranekaragam mahzab, gerakan tumbuh dan khilafah membiarkan. Paling ektremnya Umar Bin Abdul Aziz memanggil khusus orang Khawarij (golongan diluar Islam) untuk jangan memisahkan diri dari khilafah dan membuat kerusakan. Kebebasan juga dilindungi oleh syariat Islam asal tak bertentangan dengan Islam. Saya juga paham seperti layaknya mas Nizami atau Ahmad Badrun, di milis ppiindia, walau cara kami berbeda kami saling menghargai dan saling menguatkan. Meski kita berlatarbelakang beda. Karena saya tahu mas berdua tersebut juga sama ingin menerapkan syariat Islam kafaah seperti saya. Saya mohon, saatnya kita saling berkomunikasi, berlapang dada untuk saling bersaudara. Bersama ini saya lampirkan kitab atau buku Ad daulah, silakan dibaca, didalamnya terdapat konsep yang antum ingin pelajari. Menurut saya konsep ini semata merupakan bentuk kesungguhan Ht dalam upayanya meneggakkan syariah dan khilafah dan merupakan tawaran konsep bagi siapa pun nanti yang menjadi khalifah. Kalau pun Anda mencela itu hak Anda, namun alangkah baiknya Anda juga memberikan alternatif lain dan solusinya. Sungguh, khilafah dan penerapan syariat Islam tak bisa idterapkan hanya satu golongan, tapi perlu sinergis dari seluruh umat Islam apa pun latarbelakang Anda. ad-daulah yg arab ada di http://www.hizb- ut-tahrir. org/index. php/AR/bshow/ 42/. sedangkan yg english coba ke http://www.hizb- ut-tahrir. org/index. php/EN/bshow/ 178/. semoga membantu Mohon maaf lahir batin, semoga Allah memberkahi hidup kita semua an kelapangan dada... Amin
eka rahmawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote: ass, saya belum anggota HTI,pengin tau gambaran umum aja dulu. tulisan Aris S membuat saya bertanya dalam hati,al : 1.benar kalau semua berjalan sebagaimana bentuk khilafah di jaman Rasullullah SAW yang permasalahan kenegaraan belum sekompleks sekarang,terasa kehidupan damai akan terasa. yang jadi masalah apakah khilafah yang akan dibentuk dari tiap-2 negara akan terformat sama? bukankah tiap negara mempunyai masalah yang berbeda-beda?akan dipilih satu pemimpin tuk seluruh dunia atau pemimpin tuk tiap-tiap negara. 2.setau saya dulu khilafah yang ada setelah masa Rasulullah, berakhir pada bentuk negara kerajaan, karena dalam khilafah yang sumber hukumnya harusnya Alqur'an dan hadist pembuat hukum diputuskan oleh khalifah dan pelanggaraan yang terjadi juga hukumannya atas keputusan khalifah, jaman sekarang apa ada orang yang sekaliber itu?apalagi jika harus satu khalifah tuk seluruh dunia. maaf jika pertanyaan ini dirasa tidak perlu dijawab , tapi memang saya belum tau format yang ditawarkan HTI rielnya seperti apa? jazakallah --- aris solikhah wrote: > wa'alaikusalam wr wb > Akh Nizami, izinkan saya mengkritisi yang antum > tulis: > "Mungkin AS dan Israel menyusupkan agen2 mereka ke > situ. Tapi kita tidak boleh takut." > > Maksudnya? antum sedikit menuduh nih ^_^. Akh, > sulit untuk menjadi anggota HT itu. Karena syarat > menjadi anggota HT adalah sukarela dan matang > tsaqofah Islamnya. Siapa pun yang ingin bergabung di > HT harus mengikuti pola pembinaan dari awal dimulai > dari pemantapan akidah Islam dll. Ada kontrol > manajemen kuat didalamnya, Insya Allah. Jika anggota > HT ketahuan pacaran, cukup membuat dia diperingatkan > dan jika membandel dikeluarkan. > > Akhi-Akhi dan teman-teman sekaliyan, > Alhamdulillah HT di Indonesia lumayan diterima, > ini karena kebaikan hati orang Indonesia, sifat yang > openmind serta keramahannya. Kelembutan hati orang > Indonesia yang Subhanallah. sangking baiknya, yah > sampai pada penjajah neoliberalisme negara kita, > diterima dengan senyum manis dan sambutan > spesial.^_^ > > Berbeda di luar negeri atau di negeri muslim yang > represif. Di Irak jurbir HT dibunuh oleh tentara > atau agen AS karena hampir berhasil menyatukan Syiah > dan Sunni. Di Uzbekistan, semua penjara sana penuh > sesak oleh aktivis HT. Islam Karimov, Presiden Uzbek > sangat keras terhadap aktivis syariat Islam. > > Di Turki, jurbir HT ditangkap. Di Mesir nasib > aktivis HT mirip aktivis Ikhawanul Muslimin > ditangkap dan disiksa pula. Di Eropa, aktivitas HT > dilarang. Di Inggris buku-bukunya tidak boleh > diterbitkan. He he he jadi teringat perkataan > sahabat dari Inggris, (ini cerita teman saya), yang > kaget melihat buku-buku HT mudah di dapat di sini. > > Resiko perjuangan itu ada akh semua sudah > diberitahu sebelum orang-orang mau bergabung > didalamnya bahkan dikaji di buku khusus 'At > Takatul'. walau sudah dikasih tahu resikonya he he > he, tetap saja saya belum bisa membayangkannya. > Semoga di Indonesia tidak yah. > > Paling banter kan tuduhan teroris, fundamentalis, > orang pengkhayal, dituduh sesat dan Khawarij oleh > saudara muslim sendiri, ;-(( dll Masya Allah. Yah, > itu masih jauh sangat ringan dibanding resiko > saudara di negeri lain... > > Yah, kita harus saling melengkapi Akh, sebab tak > ada yang sempurna dalam hidup ini. Kita hanya > berusaha melakukan yang terbaik.... > > > > > > > > > > Assalamualaikum wr wb, > Masalah Khilafah yang dikampanyekan HT hendaknya > kita > sambut gembira. Bukan dengan pesimis apalagi > cemohan. > > Kita tahu Allah telah menetapkan hukum-hukumnya > seperti qishash, qital (perang), jihad, hudud, > hukuman > bagi pezina, pencuri, pembunuh, dsb, zakat, dll. > Semua > itu memerlukan pemimpin/khalifah untuk > menjalankannya. > > Nabi memerintahkan bahwa jika kita pergi berdua, > bertiga, dsb hendaknya menetapkan 1 pemimpin. Dalam > Al > Quran Allah memerintahkan kita untuk memilih > pemimpin > yang saleh. > > Kemelaratan dan kemiskinan yang diderita ummat Islam > saat ini terjadi karena ummat Islam tidak memilih > pemimpin yang saleh. Tidak menjalankan hukum-hukum > Allah. > > Kesatuan Khilafah penting. Pada zaman Nabi dan para > sahabat, bahkan hingga dinasti Muawiyah ummat > Islam > adalah satu negara dan satu pemimpin. Padahal zaman > Nabi luas wilayah pemerintahan Islam seluas negara > Arab Saudi, Yaman, Oman, dan Qatar (sekitar 2,5 juta > km2 lebih luas dari daratan Indonesia) > > Karena bersatu, orang kafir Quraisy, Yahudi, Romawi, > dan Persia tidak mampu mengalahkan ummat Islam. > Yahudi > terusir dari Madinah. Sementara ibu kota Romawi, > Constantinople jatuh ke tangan Islam dan berganti > nama > jadi Istambul hingga sekarang. Begitu pula dengan > Baghdad, ibu kota Persia. > > Sekarang karena terpecah, maka ummat Islam ditindas > oleh negara-negara Barat. Kekayaan alam > negara-negara > Islam seperti minyak, gas, emas, perak, tembaga di > Indonesia dikuras oleh perusahaan-perusaha an Barat. > Akibatnya negara Barat jadi kaya raya, sementara > ummat > Islam jadi miskin. Kefakiran dekat dengan kekufuran. > Sebagian ummat Islam murtad karena kelaparan dengan > iming2 supermi. > > "Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) > Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan > ingatlah > akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa > Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah > mempersatukan > hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, > orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada > di > tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu > dari > padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya > kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk." [Ali > Imran:103] > > Jadi persatuan Khilafah yang dikampanyekan oleh HT > sangat penting. Jika kita belum melaksanakannya, > minimal kita bisa mempelajari dan menghayatinya. > Baru > kemudian mencari jalan untuk melaksanakannya. Bukan > justru melecehkan sesuatu hal yang justru > diperintahkan oleh Allah. Apalagi HT berusaha > merangkul kelompok lain seperti pak Hidayat > Nurwahid, > Aa Gym, Amien Rais, dsb. > > Mungkin AS dan Israel menyusupkan agen2 mereka ke > situ. Tapi kita tidak boleh takut. > > Kelompok yang lain bisa mengisi kekurangan HT. > Sehingga saling melengkapi. Misalnya dengan memilih > pemimpin informal yang bisa menggerakkan > perekonomian > rakyat, membina rakyat dengan dakwah, dsb. Meski > saya > bukan anggota HT, tapi sebagai saudara seiman insya > Allah saya mendukung perjuangan mereka selama > lillahi > taala. > > Wassalam > > > > Kemajuan mustahil terjadi tanpa perubahan. Dan, > mereka yang tak bisa mengubah pemikirannya tak bisa > mengubah apa pun. (George Bernard Shaw, 1856-1950) > pustaka tani > kampusku > nuraulia > Griyaku, Griya Female Reader: Gabung yuk! : > [EMAIL PROTECTED] > > --------------------------------- > Ready for the edge of your seat? Check out tonight's > top picks on Yahoo! TV. > > [Non-text portions of this message have been > removed] > > ________________________________________________________ Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/ Kemajuan mustahil terjadi tanpa perubahan. Dan, mereka yang tak bisa mengubah pemikirannya tak bisa mengubah apa pun. (George Bernard Shaw, 1856-1950) pustaka tani kampusku nuraulia Griyaku, Griya Female Reader: Gabung yuk! : [EMAIL PROTECTED] --------------------------------- Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! FareChase. [Non-text portions of this message have been removed]

